Liputan6.com, Jakarta - Seorang pelari ultra profesional asal Amerika Serikat (AS), Tyler Andrews, akhirnya berhasil mencetak rekor baru dalam pendakian Gunung Everest tercepat di dunia. Ia mencapai puncak Everest dari Base Camp dalam waktu 9 jam 55 menit 43 detik pada 28 Mei 2026.
Mengutip People, Kamis (4/6/2026), prestasi itu tercapai hanya empat hari setelah Andrews (36) terpaksa menghentikan upaya sebelumnya karena masalah logistik dan cuaca meskipun berada pada kecepatan rekor dan hanya 400 meter di bawah puncak, menurut siaran pers.
"Ini adalah hal tersulit yang pernah saya lakukan, secara mental dan fisik. Saya telah mempersiapkan ini selama hampir enam tahun, tujuh kali percobaan selama tiga musim," kata Andrews.
Ia menyatakan dalam pendakian itu, ia berada dalam kondisi fisik terbaik. Namun, kebugaran saja tidak cukup karena ia juga membutuhkan 'kerja sama dari gunung, cuaca, dan kerumunan'. "Semuanya harus selaras," ucap Andrews lagi.
Andrews mengatakan ia mulai berangkat dari Base Camp Everest pada pukul 19.11 pada 27 Mei 2026 dan mencapai puncak pada pukul 05.06 keesokan harinya melalui jalur punggung tenggara. Waktu tempuhnya melampaui rekor sebelumnya, yaitu 10:56:46 yang dicetak Lhakpa Gelu Sherpa pada 2003, menurut Fastest Known Time Listing.
Andrews juga mencetak rekor perjalanan pulang pergi baru, yakni kembali ke Base Camp dalam waktu 16 jam 32 menit. Itu hampir dua jam lebih cepat dari rekor sebelumnya, yaitu 18 jam 30 menit. Baik Andrews maupun Gelu Sherpa menggunakan oksigen tambahan selama pendakian mereka yang memecahkan rekor.
Rekor Pendakian Dikonfirmasi
Menurut siaran pers yang dibagikan, pendakian tersebut mencakup sekitar 18 mil dan lebih dari 12.467 kaki kenaikan dan penurunan ketinggian, sebuah perjalanan yang biasanya membutuhkan waktu lima hingga tujuh hari bagi pendaki ekspedisi. Bagi orang-orang terdekat Andrews, keberhasilan pendakian tersebut bukanlah suatu kejutan.
"Ty kembali dari pendakian pertama itu dan langsung bertanya kapan dia bisa kembali mendaki. Saya telah menyaksikan perkembangannya sebagai pendaki Himalaya selama beberapa tahun terakhir dan melihat langsung betapa tangguhnya dia dan betapa kerasnya dia berlatih. Dia adalah satu-satunya orang yang pernah saya lihat membawa sepeda statis ke Everest Base Camp," kata Dawa Steven Sherpa, teman Andrews dan penyelenggara ekspedisi.
Prestasi tersebut kemudian diverifikasi oleh Billi Bierling, direktur pelaksana Himalayan Database. Ia mengonfirmasi waktu pendakian Andrews setelah pengarahan pasca-ekspedisi di Kathmandu.
Profil Singkat Tyler Andrews
Andrews membangun karier sebagai pelari dan pendaki gunung profesional, mengumpulkan lebih dari 100 rekor dunia di berbagai gunung, jalan raya, dan jalur pendakian. Ia juga seorang penulis yang karyanya telah diterbitkan, penyintas kanker, advokat, dan pembicara, menurut situs web resminya.
Bahkan setelah mencapai tujuan yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diwujudkan, Andrews mengatakan bahwa ia sudah memikirkan apa yang mungkin akan terjadi selanjutnya.
"Saya masih ingin memecahkan rekor Everest tanpa oksigen tambahan, tetapi saya rasa saya perlu istirahat dari Everest untuk saat ini. Saya masih memiliki banyak perlombaan dan rekor lain yang ingin saya kejar," kata Andrews dalam siaran pers.
Di luar kompetisi, Andrews menyalurkan hasratnya untuk atletik ke dalam Yayasan Chaski, sebuah organisasi yang mendukung atlet muda di Ekuador dan Nepal. Kampanye Everest terbarunya telah mengumpulkan lebih dari USD 40.000 untuk membantu memajukan misi tersebut, menurut situs web resminya.
Rekor Pendaki Gunung Everest Terbanyak dalam Sehari
Sebelumnya, rekor baru jumlah pendaki Gunung Everest terbanyak dalam sehari tercipta pada Rabu, 20 Mei 2026. Sebanyak 274 orang berhasil mendaki Gunung Everest melalui Nepal setelah musim semi tahun ini dimulai terlambat karena bongkahan es besar yang menghalangi jalur pendakian.
Pejabat Departemen Pariwisata Nepal, Khimlal Gautam kepada Everest Chronicle mengatakan bahwa para pendaki Everest memanfaatkan kondisi cuaca yang baik untuk mencoba mencapai puncak. Pendakian dimulai pukul 03.00 waktu setempat dan berlangsung selama 11 jam, tambahnya, dikutip dari BBC, Jumat, 22 Mei 2026.
Pencapaian pada Rabu itu melampaui rekor sebelumnya yang ditetapkan pada 22 Mei 2019, ketika 223 pendaki mendaki gunung dari sisi selatan di Nepal. Sebanyak 113 pendaki tambahan juga mencapai puncak melalui jalur utara di Tibet pada 22 Mei 2019, tetapi China telah menutup jalur ini untuk pendaki asing musim ini.
Hampir 500 pendaki asing telah diizinkan mendaki puncak setinggi 8.849 m tahun ini yang ternyata juga mencetak rekor tertinggi. Di saat bersamaan, para ahli memperingatkan tentang kepadatan dan risiko keselamatan lainnya. Sebagian besar pendaki mencoba pendakian dengan setidaknya satu pemandu Nepal, yang tidak memerlukan izin.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7586370/original/077612900_1780368025-markus-winkler-DXVG6Rld_dQ-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7743338/original/045202300_1780550571-f05f3280-6a4f-4c2b-a4b4-11ca80b1f55f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5240431/original/016667400_1748920671-WhatsApp_Image_2025-06-03_at_10.07.01_76244767.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6490805/original/071485000_1779348803-unnamed_-_2026-05-21T143128.549.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4866424/original/009699600_1718687989-WhatsApp_Image_2024-06-18_at_12.11.16_1bf0923c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7757433/original/024594100_1780566666-curing_daging.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7739764/original/078842100_1780546470-bcdec3fa-08b9-48ac-9373-4273ef4d9a8c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7686752/original/087888000_1780483218-063_2279533295.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2384515/original/066579500_1539673228-bakpao_deluxtrade.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5624439/original/097808000_1778216582-Gemini_Generated_Image_ldehocldehocldeh.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7753579/original/027076200_1780562334-9520315272863094671.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7739961/original/048529900_1780546868-987210954778274337.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7752789/original/046571000_1780561371-3063785221171197188.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422170/original/010814700_1763972207-unnamed__98_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1251571/original/062286200_1464779906-halhalal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7594259/original/022335800_1780377051-IMG-20260602-WA0016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4802010/original/004623100_1713173463-IMG_2018.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7745815/original/070180100_1780553256-41795ca0-f40a-487e-ab7c-3a741a10c501.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479912/original/051677600_1768995551-Kue_Mendut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7735706/original/043960100_1780541720-cropped-eaeba4dc-349f-4e6a-968d-490d88a05477.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494624/original/004797900_1770301548-000_33YZ6V9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500323/original/022128900_1770860747-cumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496896/original/057677100_1770609023-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496077/original/078576300_1770463228-042749200_1609160437-agto-nugroho-NYMRvWePmn8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5255810/original/088495200_1750217573-7562353d-49c2-431a-8e3d-ddbe88078888.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5011743/original/058200900_1731999276-IMG-20241119-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1788667/original/039933600_1512278961-IMG-20171202-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491919/original/015759500_1770110370-gambar__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4993874/original/056837800_1730895197-fotor-ai-2024110619038.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3258137/original/033595800_1601883890-food-3232549_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502159/original/000958200_1770970294-1500_x_845.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499684/original/060708600_1770792542-Gemini_Generated_Image_fhmnxyfhmnxyfhmn.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5113396/original/015916200_1738223131-bowl-with-rice-bottle-homemade-rice-water-wooden-table-diy-skincare-product_1048944-1520705.jpg)