Liputan6.com, Jakarta - Langkah delapan tim finalis Genera-Z Berbakti 2026 dari berbagai universitas di penjuru Indonesia resmi dimulai. Dipertemukan di Jakarta, mereka datang membawa proposal, ide, dan gagasan inovatif untuk pemberdayaan desa binaan Bakti BCA.
Setelah melewati seleksi dari ratusan proposal yang masuk dari berbagai perguruan tinggi, para finalis Genera-Z Berbakti 2026 yang terdiri dari UIN Bandung, UGM, Unpad, IPB University, UNAIR, UNCEN, UI, dan Binus University, kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya untuk mewujudkan program pengabdian masyarakat di desa binaan Bakti BCA. Panggung Genera-Z Berbakti 2026 akan menjadi tempat di mana ide, kepedulian, dan keinginan untuk memberi dampak pada desa binaan BCA akan diuji secara nyata
Di balik segala persiapannya, tersimpan cerita yang jauh lebih besar: tentang mimpi, perjuangan, keluarga, hingga keinginan untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat. Ada yang menempuh perjalanan jauh dari Papua, ada yang harus meninggalkan keluarga untuk pertama kalinya, hingga mereka yang menjadikan ajang ini sebagai pembuktian terbesar dalam hidup.
Dari Papua hingga Jawa, Semua Membawa Cerita Berbeda
Perbesar
Salah satu cerita datang dari perwakilan Universitas Cenderawasih (Uncen), Jayapura, Papua. Perjalanan menuju Jakarta menjadi pengalaman yang tak terlupakan karena untuk pertama kalinya, Elisabet Ayomi dari jurusan Sistem Informasi Uncen harus bepergian menggunakan pesawat tanpa didampingi keluarga.
"Jujur ini pertama kali naik pesawat sendirian. Biasanya selalu ditemani orang tua. Tapi kali ini saya berangkat sendiri ke Jakarta untuk mengikuti lomba BCA. Itu menjadi pengalaman yang sangat berkesan buat saya," ujar wanita yang akrab disapa Eli ini.
Sementara itu, Muhammad Ahnaf Al-Faruq dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mengaku keberhasilannya melaju hingga tahap final menjadi kebanggaan besar bagi keluarga.
"Ini sebuah kehormatan. Orang tua saya sampai menangis ketika tahu saya berangkat ke Jakarta. Bahkan bagi saya, bisa sampai di sini saja sudah bahagia," katanya.
Membawa Harapan dan Kebanggaan untuk Keluarga
Perbesar
Bagi sebagian finalis, perjalanan di Genera-Z Berbakti memiliki makna yang jauh lebih personal. Bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membuktikan diri kepada keluarga dan orang-orang terdekat yang selalu percaya pada kemampuan mereka.
Berasal dari daerah yang memiliki keterbatasan akses informasi, di perbatasan Cianjur Selatan dan Garut Selatan, Jawa Barat, Tri Febriansah dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadikan kondisi tersebut sebagai motivasi untuk terus berkarya dan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.
"Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa sampai sejauh ini. Kakek, ayah, dan keluarga saya selalu berpesan agar menjadi orang yang berguna bagi orang lain. Itu yang selalu saya ingat sampai sekarang," tuturnya.
Perbesar
Tri mengaku pernah memiliki impian sederhana, yaitu mempersembahkan salah satu pencapaiannya untuk sang kakek dengan mengajaknya hadir secara langsung. Namun, takdir berkata lain dan kesempatan itu tak pernah terwujud, karena kakek Tri keburu berpulang.
"Saya ingin mengajak kakek hadir di acara penghargaan waktu itu, tapi ternyata Allah lebih sayang sama kakek. Karena itu saya ingin terus membuktikan bahwa saya bisa menjadi orang yang bermanfaat," katanya.
Perbesar
Finalis lain juga mengaku kekuatan terbesar mereka datang dari keluarga. Yusfi Sri Wahyuningtias dari Universitas Padjadjaran (Unpad) misalnya, menyebut sang ibu sebagai sosok yang tak pernah berhenti memberi semangat selama dirinya menjalani kehidupan perkuliahan.
"Support system terbesar aku selama di kampus tentunya mama. Beliau selalu mengingatkan untuk terus bersyukur atas semua proses yang aku jalani," ujarnya.
Tiga Tahap yang Harus Ditaklukkan Finalis Top 8
Perbesar
Di Genera-Z Berbakti 2026, setiap tim harus melewati tiga tahapan utama untuk bisa melaju dan memenangkan kesempatan mengimplementasikan program mereka di desa binaan Bakti BCA.
Tahap pertama adalah Idea Pitch, di mana masing-masing tim diberikan waktu 10 menit untuk mempresentasikan program terbaik mereka.
Tahap kedua adalah Think Tank, sesi tanya jawab bersama panelis. Pada tahap ini peserta harus menjawab pertanyaan dalam waktu 60 detik dan memberikan respons balik dalam durasi yang sama.
Sementara tahap terakhir adalah Head to Head, yaitu sesi debat antar tim. Di sini para finalis harus mempertahankan ide, menjawab pertanyaan lawan, sekaligus menguji kekuatan program yang mereka usulkan.
Perbesar
Bukan hanya tiga tahap tersebut yang menjadi tantangan. Ada satu aturan tambahan yang membuat para peserta semakin terkejut yakni "Satu Orang, Satu Stage"
"Duh, skemanya berubah nih," kata Regina dari Unair
Sementara peserta lain mengaku saat terkejut saat mengetahui setiap tahap kompetisi harus diwakili anggota tim yang berbeda. "Serius? Surprise!" ujar Preti.
Nicholas Saputra, Cinta Laura dan Tri Mumpuni Datang Memberi Semangat
Perbesar
Di tengah ketegangan menghadapi battle pertama, para finalis mendapat kejutan lain. Duta Bakti BCA Nicholas Saputra, Cinta Laura, dan Tri Mumpuni, yang dalam program Genera-Z Berbakti 2026 ini menjadi panelis, hadir langsung menyapa para peserta.
Nicholas memberikan apresiasi atas perjuangan seluruh finalis yang berhasil mencapai tahap Top 8. "Saya yakin teman-teman mahasiswa sudah mempersiapkan yang terbaik dari presentasi dan segala sesuatunya. Mudah-mudahan hari ini bisa memberikan presentasi terbaik," ujar Nicholas.
Sementara Cinta Laura mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh ide yang hebat, tetapi juga keberanian untuk mewujudkannya. Cinta juga menegaskan kemajuan tidak lahir dari sekedar ide, melainkan kepeduliaan yang dibuktikan lewat tindakan yang konsisten.
"Aku bangga sekali dengan anak-anak muda seperti kalian karena mau turun langsung untuk membuat dampak," kata Cinta.
Pesan yang tak kalah menginspirasi juga datang dari Tri Mumpuni. "Indonesia membutuhkan anak-anak muda seperti kalian. Saya masih punya keyakinan bahwa kita akan menjadi bangsa yang besar karena kita memiliki generasi seperti ini," tuturnya.
Dengan format baru yang lebih menantang, dinamika tim yang semakin kompleks, serta persaingan yang semakin ketat, perjalanan Genera-Z Berbakti 2026 pun resmi memasuki babak baru.
Kini, pertanyaannya bukan lagi siapa yang memiliki proposal terbaik, melainkan siapa yang paling siap menghadapi tekanan dan membuktikan bahwa ide mereka benar-benar layak diwujudkan di desa binaan Bakti BCA.
Saksikan episode pertama Genera-Z Berbakti 2026 di YouTube Solusi BCA atau ketik bca.id/genzberbakti. Juga tersedia di Vidio.
Tentang Genera-Z Berbakti 2026
Genera-Z Berbakti merupakan program yang terbuka bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengimplementasikan ide inovatif melalui KKN, program pengabdian masyarakat, dan kegiatan serupa lainnya di desa wisata binaan Bakti BCA.
Setelah tahap seleksi proposal, program akan memasuki fase penjurian finalis, dilanjutkan pengumuman pemenang, bootcamp, hingga pelepasan peserta ke lokasi pengabdian. Fase implementasi program dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Informasi lebih lanjut mengenai Genera-Z Berbakti 2026 dapat diakses melalui bca.id/generazberbakti.
(*)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263679/original/093612000_1781955257-nasi_lemak_ayam_taliwang_singapura.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263666/original/036517800_1781954973-Kafe_view_merapi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263527/original/076575300_1781937053-Wisata_Ramah_Muslim.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5284532/original/043691700_1752640844-Depositphotos_230872812_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5323152/original/050875700_1755763529-Screenshot_2025-08-21_145805.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263516/original/090623400_1781935713-IMG_0406.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262539/original/083653300_1781835444-paola_serena.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259424/original/022929600_1781500210-Depositphotos_249180064_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4995094/original/059731900_1730979049-WhatsApp_Image_2024-11-07_at_03.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4803268/original/031399500_1713261102-WhatsApp_Image_2024-04-16_at_16.41.58_6874e0c4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8218085/original/041138200_1781077635-15475646451035007697.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519756/original/016723500_1772595902-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263006/original/005999400_1781856360-unnamed__4_.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411073/original/007533700_1762998341-nagasari.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262823/original/045461200_1781849978-gregor-moser-QGIJUqnEpCY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262870/original/048873700_1781852326-Screenshot_2026-06-19_135339.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262606/original/097264400_1781839413-cropped-3cfb11b9-89bf-40ab-9611-be13f33dd497.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548310/original/091511000_1775535738-unnamed__27_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261942/original/062090600_1781763524-15693048011429373304.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507531/original/074154500_1771496622-Depositphotos_466976098_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508830/original/006980600_1771618006-IMG-20260221-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512483/original/085737900_1771981557-IMG-20260224-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4378255/original/070392100_1680235430-luisa-brimble-aFzg83dvnAI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527628/original/088045100_1773208952-taruna_idul_fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5315665/original/049375700_1755165938-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__2_of_75_.jpg)