Kim Kardashian Pamer Bola Sepak Monogram LV, Dijual Rp 37,5 Juta di Pasar Loak

3 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Kim Kardashian kembali memamerkan koleksi barang mewahnya dan kali ini adalah bola sepak kulit dengan monogram Louis Vuitton (LV) di sekelilingnya. Bola sepak itu termasuk langka karena diproduksi terbatas. 

Louis Vuitton awalnya menciptakan bola sepak kulit edisi terbatas — lengkap dengan tali kulit berwarna cokelat — untuk Piala Dunia 1998 di Prancis. Bola itu kemudian menjadi barang koleksi yang wajib dimiliki oleh para penggemar merek tersebut. Versi bekasnya saat ini dijual di pasar barang bekas dengan harga sekitar USD 2.100 (sekitar Rp 37,5 juta), mengutip NY Post, Minggu (28/6/2026).

Pendiri Skims berusia 45 tahun itu tak sekadar menunjukkan koleksi mewah, tetapi juga mempromosikan inisiatif amal yang terkait dengan turnamen tersebut.

"Saya merasa terhormat menjadi bagian dari buku Louis Vuitton x UNICEF untuk Piala Dunia," tulis Kardashian dalam keterangan foto selfie-nya di unggahan Instagram, Selasa, 23 Juni 2026. "Semua hasil penjualan buku akan bermanfaat bagi anak-anak dari dana UNICEF ❤️."

Kardashian bukanlah selebriti pertama yang menggunakan bola desainer tersebut. Pada 2019, Rihanna membawanya ke pertandingan Liga Champions UEFA antara Juventus dan Atletico Madrid di Turin, Italia. Penyanyi itu memadukan aksesori olahraga tersebut dengan penampilan Fenty dari ujung kepala hingga ujung kaki sambil bersorak dari tribun dan berpose dengan jersey Juventus kustom.

Bola tersebut juga muncul dalam tur koleksi tas tangan Kimora Lee Simmons, terletak di sebelah bola basket karet Chanel dengan tali rantai. Kim juga memiliki sejarah memadukan sepak bola dan aksesori mewah. Pada 2023, ibu empat anak ini menjadi berita utama ketika menonton pertandingan Paris Saint-Germain vs. Al-Nassr di Osaka, Jepang dengan menenteng Hermès Himalaya Niloticus Crocodile Diamond Birkin yang diperkirakan bernilai USD 380.000.

Rancang Jam Spesial Terinspirasi Sepak Bola

Melansir Galerie Magazine, Louis Vuitton dan UNICEF pertama kali bermitra sepuluh tahun lalu untuk mendanai proyek yang bertujuan melindungi kesehatan, pendidikan, dan keselamatan anak-anak di seluruh dunia. Tahun ini, kolaborasi tersebut menghasilkan beberapa barang mewah bertema sepak bola yang dilelang sebagai bagian dari Sotheby's Luxury Week, cetak ulang buku REBONDS mereka, dan versi baru dari Silver Lockit.

Salah satu sorotan dari lelang Sotheby's adalah Louis Vuitton Time Unity Object, yakni penunjuk waktu berbentuk bola sepak emas yang terinspirasi dari sepak bola, bengkel pembuatan jam tangan La Fabrique du Temps, dan keahlian pembuatan koper Vuitton. Menyebutnya sebagai jam saja tidak cukup.

"Untuk Louis Vuitton Unity Time Object ini, kami memilih bola sepak—tema yang telah lama dieksplorasi oleh rumah mode ini," kata Matthieu Hegi, direktur artistik La Fabrique du Temps Louis Vuitton.

Koper Spesial

Hegi menerangkan bahwa pihaknya terinspirasi untuk menciptakan karya seni istimewa ini yang mengintegrasikan referensi halus ke DNA dan kode Louis Vuitton, sekaligus menggabungkan warisan kami dengan modernitas dan visi kontemporer tentang waktu. Louis Vuitton Unity Object hadir dalam koper monogram khusus buatan sendiri.

Yang juga dilelang adalah salinan buku Louis Vuitton REBONDS dan bola sepak monogram LV dengan jaring pembawa kulit vachetta masing-masing yang ditandatangani seorang selebriti. Aktor Josh Hartnett dan Chloë Grace Moretz, serta sutradara Ava DuVernay termasuk di antara nama-nama terkenal yang berpartisipasi.

Sebuah makan malam diadakan di kantor pusat Sotheby's NYC di restoran Marcel untuk menandai sepuluh tahun kolaborasi dan untuk secara resmi meluncurkan lelang Louis Vuitton Unity Time Object. Acara tersebut dihadiri oleh Jean Arnault, Direktur Jam Tangan di Louis Vuitton, Kitty Van Der Heijden, Wakil Direktur Eksekutif Kemitraan UNICEF, Dame Pat McGrath, Direktur Kreatif Kosmetik di Louis Vuitton, Derek Blasberg, Lauren Santo Domingo, dan Leandra Medine, di antara yang lainnya.

Show Louis Vuitton Berlatar Ombak Buatan

Pertunjukan fesyen Louis Vuitton pada Selasa, 23 Juni 2026, membuat mata penonton terbelalak saat ombak setinggi 26 kaki dihadirkan ke runway. Pertunjukan itu digelar di sela Paris Men's Fashion Week. Idenya datang dari Direktur Kreatif Louis Vuitton Men, Pharell Williams.

Ia yang merancang tata panggungnya yang berakar pada dunia komunitas peselancar keliling dan lanskap yang mendefinisikannya. "Ombak adalah penyeimbang yang hebat. Di pantai--pantai di seluruh dunia, dorongan yang sama menarik manusia menuju pasang surut: menuju kekuatan air yang monumental, dan ritme penyeimbang dari selancar.," bunyi siaran pers rumah mode itu, dikutip dari Elle Decor, Kamis (25/6/2026).

Para tamu tiba dan mendapati pasir di bawah kaki mereka dan suara deburan air, 'pengalaman hiper-sensorik yang khas bagi dunia Louis Vuitton Men', kata siaran pers tersebut. Sebuah pembukaan sinematik menampilkan peselancar Mikey February dan Julian Wilson, dan sebuah soundtrack orisinal, yang diproduksi di studio Louis Vuitton milik Williams dalam dialog langsung dengan pembuatan koleksi, mengiringi pertunjukan tersebut.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |