Helikopter Listrik Berpeluang Tarik Minat Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

6 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Whitesky Group memperkenalkan konsep Advanced Air Mobility, Urban Air Mobility, dan teknologi eVTOL lewat pameran dan diskusi yang berlangsung di Tangerang, Banten. Dalam kesempatan itu, mereka menunjukkan dummy helikopter listrik sebagai bagian dari sistem transportasi udara terbarukan di Indonesia.

Founder dan CEO Whitesky Group, Denon Prawiraatmadja, mengatakan bahwa Urban Air Mobility harus dipandang sebagai bagian dari transformasi ekonomi masa depan.

"eVTOL bukan hanya soal teknologi transportasi udara. Di dalamnya ada peluang baru untuk pariwisata, layanan mobilitas premium, pengalaman publik, infrastruktur, talenta, dan ekosistem kreatif berbasis teknologi. Karena itu, pembahasannya perlu melibatkan berbagai sektor, bukan hanya industri penerbangan," ujarnya ditemui di hanggar Whitesky Cengkareng, Rabu malam, 24 Juni 2026.

Menurut Denon, Indonesia memiliki modal besar untuk mengembangkan ekosistem Urban Air Mobility. Selain membutuhkan konektivitas yang tinggi, Indonesia juga memiliki kekuatan pada sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta pasar domestik yang besar. Saat ini, pihaknya sudah memesan 30 unit helikopter listrik dari Jepang dengan harga dua juta dolar AS per unit untuk menjawab kebutuhan tersebut.

"Whitesky Group menilai bahwa pengembangan Urban Air Mobility dapat menghadirkan berbagai peluang baru, mulai dari konektivitas bandara-kota, layanan mobilitas premium, pengembangan destinasi wisata, layanan logistik masa depan, hingga berbagai model bisnis berbasis teknologi yang belum banyak berkembang di Indonesia saat ini," katanya.

Peluang Datangkan Wisman

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mengapresiasi langkah Whitesky Group dalam pengadaan helikopter listrik sebagai moda transportasi udara di masa depan. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf, Muhammad Neil El Himam menyebut itu sebagai invoasi transportasi di Indonesia.

"Yang juga memiliki potensi menciptakan peluang ekonomi baru, memperkuat daya saing nasional, mendorong lahirnya talenta unggul, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara sektor teknologi, industri kreatif, pendidikan, dan transportasi," kata Neil.

Pihaknya juga mengapresiasi langkah Whitesky Group, karena perkembangan teknologi mobilitas udara tidak hanya menghadirkan inovasi dalam sektor transportasi, tetapi juga berpotensi menciptakan peluang ekonomi kreatif di Indonesia. Dengan begitu, kehadiran helikopter listrik itu diharapkan mampu mendatangkan wisatawan mancanegara yang ingin menjadikan helicopter sebagai pilihan transportasinya di Indonesia.

Sementara Whitesky masih menunggu helikopter listrik pesanannya tiba di Indonesia pada 2029, Santai Seaplane sudah mengoperasikan pesawat amfibi sekaligus pangkalan operasi baru di kabupaten paling timur Jawa tersebut, pada 10 Juni 2026.

Paket Penerbangan dengan Seaplane

"Banyuwangi adalah titik awal yang sempurna untuk ekspansi operasional kami. Lokasinya yang strategis, panorama alam yang memukau, serta kepemimpinan daerah yang visioner menjadikannya sebuah hub yang ideal," kata Wirmandi Sugriat, CEO Santai Seaplane, dalam keterangan pers kepada Lifestyle Liputan6.com, Selasa, 16 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa pangkalau baru itu akan berfungsi sebagai pusat jaringan untuk berbagai layanan penerbangan wisata yang memukau, rute konektivitas antarpulau yang krusial, serta layanan penerbangan sewa ekskuslif. 

Bersamaan dengan pembukaan pangkalan itu, Santai Seaplane merilis sejumlah rute pilihan yang dikurasi khusus. Pertama, Signature Scenic Flights, yakni tur udara tak terlupakan di atas danau kawah pirus Gunung Ijen dan lanskap megah bak dunia lain di Gunung Bromo.

Kedua, Bali Connectivity. Layanan itu mencakup rute ke Lapangan Terbang Letkol Wisnu dan Menjangan di Bali Barat Laut, penerbangan langsung ke Bandara Internasional Ngurah Rai, serta titik lepas landas dan pendaratan air di sekitarnya.

Lebih Banyak Pilihan Cara Berwisata

Ketiga, The "Beyond" Network. Itu adalah perjalanan antarpulau menuju Gili Islands, Lombok, Sumbawa Barat, dan wilayah di sekitarnya dari Banyuwangi.

Keempat, Bespoke Charters. Itu adalah layanan charter privat dari titik ke titik menuju pusat perkotaan utama di Jawa Timur, termasuk Malang dan Surabaya, yang dirancang untuk perjalanan wisata mewah maupun efisiensi perjalanan bisnis eksklusif.

Kehadiran pangkalan operasi ini merupakan wujud keberhasilan kolaborasi yang mendapat dukungan strategis dari pemerintah pusat dan daerah, InJourney, serta pihak manajemen bandara.

"Kami sangat antusias menyambut kehadiran Santai Seaplane di Bandara Internasional Banyuwangi. Operasional ini menghadirkan produk penerbangan unik yang melengkapi infrastruktur yang sudah ada, sekaligus mempertegas status bandara kami sebagai gerbang yang berkelanjutan, dinamis, dan terus berkembang di Jawa Timur," ujar Mohamad Holik Muardi, General Manager Bandara Internasional Banyuwangi.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |