Liputan6.com, Jakarta - Bagi sebagian orang, keinginan untuk memastikan kualitas bahan dan proses pembuatan tempe mendorong mereka untuk mencoba membuat sendiri di rumah. Tantangan kerap muncul ketika berupaya membuat tempe tanpa menggunakan ragi komersial yang banyak dijual di pasaran. Namun, ada cara membuat tempe tanpa ragi komersial dengan memanfaatkan fermentasi alami yang dapat dilakukan sendiri.
Metode pembuatan tempe secara tradisional telah diwariskan turun-temurun, seringkali mengandalkan starter alami yang berasal dari tempe sebelumnya atau lingkungan sekitar. Pendekatan ini memungkinkan terciptanya tempe dengan karakteristik unik, sekaligus memberikan pengalaman berbeda dalam mengolah bahan pangan.
Panduan ini akan mengulas langkah-langkah lengkap untuk membuat tempe dengan metode fermentasi alami, mulai dari persiapan bahan hingga cara penyimpanannya. Simak resep lengkapnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jum'at (19/6/2026).
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan untuk Membuat Tempe Tanpa Ragi
Untuk memulai proses pembuatan tempe dengan fermentasi alami, beberapa bahan utama perlu disiapkan.
Takaran Bahan Membuat Tempe Tanpa Ragi (Fermentasi Alami):
Takaran berikut cocok untuk menghasilkan sekitar 1–1,2 kg tempe:
- 1 kg kedelai kering
- 2–3 sendok makan tepung tempe alami (dari tempe tua yang dikeringkan)
- 4–5 liter air bersih untuk perendaman, perebusan, dan pencucian
- Daun pisang atau plastik berlubang secukupnya untuk membungkus
Catatan Penting Penggunaan Bahan:
Gunakan tepung tempe secukupnya agar proses fermentasi berlangsung optimal. Kedelai harus ditiriskan hingga benar-benar kering di permukaan sebelum dicampur dengan tepung tempe. Kelembapan yang berlebihan dapat menghambat pertumbuhan jamur fermentasi.
Daun pisang dapat digunakan sebagai pembungkus untuk menghasilkan aroma yang lebih khas. Jika menggunakan plastik, buat beberapa lubang kecil agar sirkulasi udara selama fermentasi tetap terjaga.
Simpan tempe yang sedang difermentasi pada suhu ruang sekitar 28–32°C selama 36–48 jam hingga seluruh permukaan kedelai tertutup lapisan putih yang padat.
Cara Menyiapkan Kedelai Sebelum Proses Fermentasi
Persiapan kedelai merupakan tahap penting dalam pembuatan tempe tanpa ragi. Proses ini bertujuan untuk melunakkan biji kedelai, menghilangkan kotoran, serta menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan jamur fermentasi alami.
1. Mencuci dan Merendam Kedelai
Siapkan 1 kg kedelai, lalu cuci dengan air mengalir hingga bersih. Setelah itu, rendam kedelai dalam 3 liter air selama 12 jam atau semalaman. Selama proses perendaman, fermentasi asam laktat akan terjadi secara alami dan membantu menciptakan tingkat keasaman yang sesuai untuk pertumbuhan jamur tempe.
2. Merebus Hingga Lunak
Setelah perendaman selesai, tiriskan kedelai lalu rebus dalam 3–4 liter air selama 30–45 menit hingga biji menjadi lebih lunak. Jika diperlukan, kedelai dapat direndam kembali beberapa jam sebelum direbus ulang agar teksturnya semakin empuk.
3. Mengupas Kulit Ari
Saat kedelai masih hangat, remas-remas perlahan hingga kulit arinya terlepas. Tambahkan air secukupnya untuk memudahkan proses pemisahan kulit. Buang kulit ari yang mengapung agar jamur nantinya dapat tumbuh merata pada seluruh permukaan kedelai.
4. Meniriskan dan Mendinginkan
Tiriskan kedelai hingga benar-benar kering di permukaannya. Biarkan hingga suhu kedelai turun dan tidak lagi panas saat disentuh. Kedelai yang terlalu basah atau masih panas dapat menghambat proses fermentasi dan menyebabkan tempe gagal terbentuk dengan sempurna.
Cara Membuat Tempe Tanpa Ragi dengan Fermentasi Alami
Setelah kedelai siap, proses fermentasi dapat dimulai dengan menggunakan starter alami.
- Siapkan 1 kg kedelai yang telah direbus, dikupas kulit arinya, dan didinginkan hingga suhu ruang.
- Tambahkan 2–3 sendok makan tepung tempe alami ke dalam kedelai. Aduk hingga seluruh permukaan kedelai terlapisi secara merata.
- Masukkan kedelai ke dalam daun pisang atau plastik yang telah diberi lubang-lubang kecil untuk sirkulasi udara.
- Padatkan secukupnya, lalu bungkus dan rapikan agar ketebalan tempe merata sehingga fermentasi berlangsung lebih optimal.
- Simpan bungkusan tempe di tempat bersih dengan suhu ruang sekitar 28–32°C. Hindari paparan sinar matahari langsung dan jangan menumpuk bungkusan terlalu rapat.
- Fermentasikan selama 36–48 jam. Pada 24 jam pertama biasanya mulai terlihat benang-benang putih halus yang menghubungkan biji kedelai.
- Tempe siap digunakan ketika seluruh permukaan kedelai telah tertutup lapisan putih padat dan biji-biji kedelai menyatu dengan kuat.
Jika fermentasi berhasil, tempe akan memiliki warna putih bersih, tekstur padat, aroma khas fermentasi yang segar, dan tidak mengeluarkan bau asam atau busuk yang berlebihan.
Cara Menyimpan Tempe Tanpa Ragi Agar Tetap Awet
Penyimpanan tempe yang tepat akan menjaga kualitas dan memperpanjang masa
Simpan di Suhu Ruang untuk Konsumsi Cepat
Jika tempe akan dikonsumsi dalam 1–2 hari, simpan di tempat yang sejuk dan memiliki sirkulasi udara baik. Hindari paparan sinar matahari langsung karena dapat mempercepat proses pembusukan.
Simpan di Kulkas Agar Lebih Awet
Untuk penyimpanan lebih lama, masukkan tempe ke dalam wadah tertutup atau bungkus dengan kertas makanan, lalu simpan di lemari es. Cara ini dapat membantu menjaga kesegaran tempe hingga sekitar 5–7 hari.
Bekukan untuk Penyimpanan Jangka Panjang
Tempe juga dapat disimpan di dalam freezer jika tidak akan segera digunakan. Potong tempe sesuai kebutuhan, simpan dalam kantong kedap udara, lalu bekukan. Tempe beku umumnya dapat bertahan hingga 1–2 bulan.
Perhatikan Tanda-Tanda Tempe Tidak Layak Konsumsi
Hindari mengonsumsi tempe yang mengeluarkan bau busuk menyengat, berlendir, atau berubah warna secara berlebihan. Tempe yang masih baik biasanya berwarna putih, padat, dan memiliki aroma fermentasi yang khas.
Pertanyaan Seputar Membuat Tempe Tanpa Ragi
Apakah tempe tanpa ragi bisa dibuat di rumah?
Ya, tempe bisa dibuat di rumah tanpa ragi komersial dengan menggunakan starter alami seperti tepung tempe dari tempe sebelumnya.
Berapa lama proses fermentasi tempe tanpa ragi?
Proses fermentasi tempe dengan starter alami umumnya membutuhkan waktu sekitar 36 jam hingga 2 hari.
Apa ciri-ciri tempe yang berhasil difermentasi?
Tempe yang berhasil akan memiliki biji kedelai yang terikat padat oleh miselium putih.
Bisakah tempe dibuat dari bahan selain kedelai?
Ya, tempe tidak harus selalu dari kedelai; bisa juga dibuat dari berbagai jenis kacang dan biji-bijian lain seperti kacang hijau atau kacang polong.
Bagaimana cara mengetahui tempe sudah busuk?
Tempe yang busuk umumnya akan berubah warna menjadi kecoklatan atau kehitaman.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4803268/original/031399500_1713261102-WhatsApp_Image_2024-04-16_at_16.41.58_6874e0c4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8218085/original/041138200_1781077635-15475646451035007697.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519756/original/016723500_1772595902-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263006/original/005999400_1781856360-unnamed__4_.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411073/original/007533700_1762998341-nagasari.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262823/original/045461200_1781849978-gregor-moser-QGIJUqnEpCY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262870/original/048873700_1781852326-Screenshot_2026-06-19_135339.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262606/original/097264400_1781839413-cropped-3cfb11b9-89bf-40ab-9611-be13f33dd497.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548310/original/091511000_1775535738-unnamed__27_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261942/original/062090600_1781763524-15693048011429373304.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/8262726/original/019746400_1781844821-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_17.15.50.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262574/original/037994100_1781838723-Depositphotos_31400479_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8204355/original/008414500_1781063069-1744287378936890020.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262600/original/072098400_1781838842-Depositphotos_322050424_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262616/original/092614000_1781840063-ChatGPT_Image_Jun_19__2026__10_33_37_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262588/original/095530700_1781838345-WhatsApp_Image_2026-06-19_at_08.43.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262601/original/021393200_1781839159-amplang_tanpa_ikan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262569/original/042039000_1781837121-cropped-328d0879-ac9c-46fd-b4ee-c254e467dfb2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507531/original/074154500_1771496622-Depositphotos_466976098_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508830/original/006980600_1771618006-IMG-20260221-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512483/original/085737900_1771981557-IMG-20260224-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508582/original/075041300_1771579697-ChatGPT_Image_20_Feb_2026__16.27.27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4378255/original/070392100_1680235430-luisa-brimble-aFzg83dvnAI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527628/original/088045100_1773208952-taruna_idul_fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)