Cara Membuat Minyak Cabai Serbaguna Sendiri, Mudah dan Awet

10 hours ago 10
  • Cara membuat minyak cabai agar tidak pahit bagaimana?
  • Berapa lama minyak cabai bisa disimpan?
  • Apakah cabai harus direndam sebelum diolah?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Membuat bumbu pedas sendiri di rumah kini semakin populer, terutama bagi Anda yang ingin menyesuaikan rasa sesuai selera. Salah satu yang banyak dicari adalah cara membuat minyak cabai yang aromatik, gurih, dan tahan lama. Selain lebih hemat, Anda juga bisa memastikan kualitas bahan yang digunakan tetap segar dan higienis.

Tidak hanya chili oil, ada juga olahan lain seperti abon cabai kering yang praktis dijadikan taburan atau lauk pendamping. Kedua resep ini cocok untuk stok di rumah karena bisa disimpan cukup lama dan digunakan untuk berbagai hidangan, mulai dari mie, nasi goreng, hingga camilan sederhana. Berikut cara membuat minyak cabai sendiri, dirangkum Liputan6.com pada Selasa (31/3/2026). 

Cara Membuat Minyak Cabai di Rumah

Minyak cabai ala kanal YouTube Devina Hermawan dikenal memiliki rasa yang kompleks, tidak hanya pedas tetapi juga gurih dan harum. Kombinasi cabai kering, ebi, dan bawang membuat hasil akhirnya lebih kaya rasa dibanding chili oil biasa. Resep ini cocok untuk Anda yang ingin stok sambal minyak serbaguna.

Bahan:

  • 250 gr minyak goreng
  • 60 gr cabai kering
  • 25 gr bawang putih
  • 25 gr bawang merah
  • 25 gr ebi (rendam air hangat 10 menit)
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt gula
  • ½ sdt penyedap
  • 2 sdm kecap asin

Langkah:

  1. Mulai dengan menghaluskan cabai kering menggunakan blender atau food processor hingga teksturnya menyerupai bubuk kasar. Jangan terlalu halus agar tekstur minyak cabai tetap menarik. Sisihkan terlebih dahulu.
  2. Selanjutnya, masukkan bawang putih, bawang merah, dan sebagian minyak ke dalam blender. Proses hingga benar benar halus sehingga aromanya nanti keluar maksimal saat dimasak.
  3. Tambahkan ebi yang sudah direndam ke dalam blender. Cukup blender sebentar saja, sekitar 10–15 detik, agar teksturnya masih sedikit terasa dan tidak menjadi pasta.
  4. Panaskan sisa minyak di wajan, lalu tuangkan bumbu halus. Masak dengan api sedang sambil diaduk perlahan agar tidak gosong. Saat aroma mulai keluar, tambahkan garam, gula, dan penyedap sebelum kadar air bawang benar benar mengering.
  5. Setelah bumbu terlihat matang dan sedikit mengeluarkan minyak, masukkan cabai kering yang sudah dihaluskan. Aduk rata dan lanjutkan memasak hingga minyak berubah warna menjadi merah pekat. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 5–7 menit.
  6. Tuangkan kecap asin, aduk kembali hingga tercampur sempurna. Masak sebentar sekitar 1–2 menit untuk menyatukan rasa.
  7. Angkat dan dinginkan minyak cabai, lalu simpan dalam botol kaca yang sudah disterilisasi agar tahan hingga 2–3 minggu di suhu ruang.

Resep Abon Cabe Kering

Jika Anda menyukai tekstur kering dan renyah, abon cabai dari kanal YouTube Domo Bramantyo bisa jadi pilihan menarik. Rasanya pedas manis gurih dan cocok ditaburkan di atas nasi hangat atau mie instan. Selain praktis, abon cabai ini juga bisa disimpan lebih lama dibanding sambal basah.

Bahan:

  • 150 gr cabai kering
  • 30 siung bawang putih, iris tipis
  • 9 sdm bawang merah goreng
  • 2 bungkus kaldu bubuk
  • 3 sdm gula pasir
  • 200 ml minyak goreng (untuk menggoreng)

Langkah:

  1. Rendam cabai kering dalam air panas selama 10–15 menit hingga teksturnya sedikit lunak. Setelah itu, tiriskan dan potong potong agar lebih mudah diolah.
  2. Panaskan minyak dalam jumlah cukup, lalu goreng bawang putih iris hingga berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan, pastikan tidak gosong agar rasanya tidak pahit.
  3. Gunakan sisa minyak untuk menggoreng cabai kering dengan api kecil. Proses ini penting agar cabai menjadi kering dan renyah tanpa hangus. Goreng sekitar 5–8 menit sambil diaduk perlahan.
  4. Setelah cabai matang, tiriskan lalu blender kasar bersama bawang putih goreng. Jangan terlalu halus agar tekstur abon tetap terasa.
  5. Masukkan campuran ke dalam wajan tanpa minyak, lalu tambahkan bawang merah goreng, kaldu bubuk, dan gula pasir. Aduk rata di atas api kecil selama 3–5 menit hingga bumbu meresap.
  6. Koreksi rasa, jika sudah pas, angkat dan dinginkan sebelum disimpan dalam wadah kedap udara. Abon cabai bisa tahan hingga 3–4 minggu jika disimpan dengan benar.

Tips Membuat Minyak Cabai

  • Gunakan cabai kering berkualitas agar warna merah lebih keluar dan tidak kusam.
  • Pastikan kadar air bahan seperti bawang dan ebi sudah berkurang saat dimasak agar minyak lebih tahan lama.
  • Gunakan api sedang cenderung kecil untuk menghindari rasa pahit akibat gosong.
  • Sterilisasi botol dengan air panas selama 5 menit sebelum digunakan.
  • Simpan di tempat sejuk atau kulkas untuk memperpanjang masa simpan hingga 1 bulan.

Pertanyaan dan Jawaban seputar Topik

Cara membuat minyak cabai agar tidak pahit bagaimana?

Gunakan api kecil hingga sedang saat memasak dan jangan sampai bawang atau cabai gosong. Pastikan juga bahan tidak terlalu lama digoreng setelah matang.

Berapa lama minyak cabai bisa disimpan?

Jika disimpan dalam botol steril, minyak cabai bisa bertahan 2–3 minggu di suhu ruang dan hingga 1 bulan di kulkas.

Apakah cabai harus direndam sebelum diolah?

Untuk abon cabai, perendaman membantu melembutkan tekstur. Namun untuk minyak cabai, cabai kering bisa langsung diblender tanpa direndam.

Kenapa minyak cabai tidak merah pekat?

Biasanya karena kualitas cabai kurang bagus atau proses memasak terlalu cepat. Memasak selama 5–7 menit membantu warna keluar lebih maksimal.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |