Cara Membuat Kaldu Ayam Kampung yang Gurih dan Kaya Nutrisi, Rahasia Kuah Lezat untuk Keluarga

12 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat kaldu ayam kampung yang gurih sebenarnya tidak sulit dilakukan di rumah. Dengan bahan sederhana dan teknik perebusan yang tepat, Anda bisa menghasilkan kaldu bening yang kaya rasa, harum, dan sarat nutrisi. Kaldu ayam kampung bahkan sering dijadikan bahan dasar berbagai masakan, mulai dari sup, bubur, hingga MPASI untuk bayi.

Tidak sedikit keluarga yang memilih membuat kaldu sendiri karena lebih hemat dibanding membeli kaldu instan atau kaldu konsentrat kemasan. Selain itu, kualitas bahan dan kebersihan proses pembuatannya juga dapat dikontrol secara langsung sehingga lebih aman dikonsumsi.

Menariknya, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kaldu ayam mengandung berbagai senyawa yang berpotensi memberikan manfaat bagi tubuh. Karena itulah kaldu ayam kampung tetap menjadi salah satu makanan rumahan yang populer dari generasi ke generasi. Berikut ulasan Liputan6.com, Senin (1/6/2026).

Cara Membuat Kaldu Ayam Kampung yang Gurih

Kaldu ayam kampung dikenal memiliki cita rasa yang lebih kuat dibandingkan ayam broiler. Daging dan tulangnya menghasilkan rasa umami alami yang kaya sehingga cocok dijadikan stok masakan sehari-hari.

Bahan-Bahan

  • 1 ekor ayam kampung ukuran besar, potong menjadi beberapa bagian
  • 10 buah ceker ayam kampung
  • 2 buah wortel, potong besar
  • 1 buah bawang bombai, belah dua
  • 10 siung bawang putih utuh
  • 2 batang daun prei
  • 3 batang seledri
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1 ruas jahe, memarkan
  • 1 sendok makan cuka apel (opsional)
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Air sekitar 2,5–3 liter

Langkah-Langkah Pembuatan

1. Bersihkan Ayam dan Ceker

Cuci ayam kampung dan ceker hingga bersih. Rebus selama sekitar 5 menit untuk menghilangkan darah dan kotoran yang menempel. Buang air rebusan pertama.

2. Siapkan Panci Kaldu

Masukkan ayam, ceker, wortel, bawang bombai, bawang putih, seledri, daun prei, serai, dan jahe ke dalam panci besar.

3. Tambahkan Air

Tuangkan air hingga seluruh bahan terendam sempurna. Jika menggunakan cuka apel, tambahkan pada tahap ini untuk membantu mengekstrak mineral dan gelatin dari tulang.

4. Rebus dengan Api Kecil

Didihkan terlebih dahulu, lalu kecilkan api. Masak perlahan selama 4–6 jam. Semakin lama proses perebusan, semakin kaya rasa dan nutrisi yang larut ke dalam kaldu.

5. Buang Busa yang Muncul

Selama proses perebusan akan muncul busa di permukaan. Angkat secara berkala agar kaldu tetap bening dan tidak berbau amis.

6. Saring Kaldu

Setelah matang, saring kaldu menggunakan saringan halus. Pisahkan tulang dan sayuran.

7. Simpan dengan Benar

Kaldu dapat disimpan dalam kulkas selama 3–5 hari atau dibekukan hingga beberapa bulan menggunakan wadah kedap udara.

Mengapa Ayam Kampung Menghasilkan Kaldu yang Lebih Gurih?

Banyak orang berpendapat bahwa ayam kampung menghasilkan rasa kaldu yang lebih kaya dibanding ayam broiler. Salah satu alasannya adalah tekstur daging yang lebih padat dan kandungan senyawa pembentuk rasa yang lebih kompleks.

Penelitian dari Universitas Airlangga mengenai karakteristik ayam broiler dan ayam kampung menjelaskan bahwa kualitas rasa daging ayam dipengaruhi oleh komposisi protein, metabolisme, serta struktur jaringan otot. Karakteristik alami ayam kampung inilah yang membuat aroma dan cita rasanya lebih kuat ketika direbus dalam waktu lama.

Selain itu, penggunaan ceker ayam kampung membantu meningkatkan kandungan gelatin alami sehingga kaldu terasa lebih "berisi" di mulut atau memiliki mouthfeel yang lebih kaya.

Kandungan Nutrisi dalam Kaldu Ayam

Kaldu ayam bukan sekadar air rebusan biasa. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nutrients tahun 2022, kaldu ayam mengandung protein, asam amino bebas, serta senyawa histidine dipeptides seperti carnosine dan anserine yang banyak ditemukan pada daging ayam dan kaldu ayam. Senyawa ini diketahui memiliki aktivitas antioksidan dan berperan dalam berbagai fungsi biologis tubuh.

Penelitian tersebut juga menjelaskan bahwa kaldu ayam telah lama digunakan sebagai makanan pendukung pemulihan karena mudah dicerna dan kaya zat gizi.

Beberapa komponen nutrisi yang umumnya terdapat dalam kaldu ayam meliputi:

  • Protein terlarut
  • Asam amino
  • Kolagen dan gelatin
  • Mineral dari tulang
  • Carnosine
  • Anserine

Meski kandungannya dapat berbeda tergantung bahan dan lama perebusan, kaldu ayam tetap menjadi sumber nutrisi yang baik sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Tips Agar Kaldu Ayam Kampung Lebih Gurih

Agar hasil cara membuat kaldu ayam kampung yang gurih semakin maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:

Gunakan Ayam Utuh

Ayam utuh yang terdiri atas daging, tulang, dan kulit menghasilkan rasa lebih kompleks dibanding hanya menggunakan bagian dada atau paha.

Tambahkan Ceker

Ceker ayam kaya kolagen yang akan larut selama proses perebusan panjang dan meningkatkan kekentalan alami kaldu.

Rebus Perlahan

Api kecil membantu ekstraksi rasa berlangsung optimal tanpa membuat kaldu keruh.

Jangan Terlalu Banyak Garam

Gunakan garam secukupnya. Kaldu yang terlalu asin akan sulit digunakan sebagai bahan dasar berbagai masakan.

Gunakan Sayuran Aromatik

Wortel, bawang bombai, seledri, dan daun prei dapat memperkaya rasa sekaligus memberikan aroma yang lebih harum.

Manfaat Kaldu Ayam bagi Keluarga

Kaldu ayam sering digunakan sebagai bahan makanan pendamping karena mudah dikonsumsi berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Menurut penelitian dalam jurnal Nutrients, komponen bioaktif pada kaldu ayam menunjukkan potensi dalam mendukung fungsi sistem imun pada model penelitian hewan melalui peningkatan berbagai indikator kekebalan tubuh. Namun, hasil tersebut masih memerlukan penelitian lanjutan pada manusia untuk mengonfirmasi manfaatnya secara lebih luas.

Selain itu, kaldu ayam juga memiliki beberapa keunggulan praktis:

  • Mudah dicerna
  • Menambah cita rasa makanan
  • Cocok sebagai bahan dasar sup dan bubur
  • Dapat digunakan untuk MPASI sesuai usia dan anjuran tenaga kesehatan
  • Membantu meningkatkan selera makan saat masa pemulihan

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat Kaldu

Beberapa kesalahan berikut dapat membuat hasil kaldu kurang maksimal:

Merebus dengan Api Besar

Api besar membuat lemak dan protein bercampur sehingga kaldu menjadi keruh.

Tidak Membuang Air Rebusan Pertama

Langkah ini penting untuk mengurangi kotoran dan sisa darah.

Waktu Perebusan Terlalu Singkat

Kaldu yang direbus kurang dari dua jam biasanya belum menghasilkan rasa yang optimal.

Terlalu Banyak Bumbu

Tujuan utama kaldu adalah menghasilkan rasa dasar yang netral dan kaya umami, sehingga penggunaan bumbu berlebihan justru dapat menutupi rasa asli ayam.

Pertanyaan Seputar Kaldu Ayam

1. Berapa lama kaldu ayam kampung direbus?

Idealnya 4–6 jam dengan api kecil. Jika ingin kaldu lebih pekat seperti bone broth, perebusan bisa dilakukan hingga 12 jam atau lebih.

2. Apakah cuka apel wajib digunakan?

Tidak wajib. Namun cuka apel sering digunakan untuk membantu proses ekstraksi mineral dan kolagen dari tulang.

3. Apakah kaldu ayam bisa digunakan untuk MPASI?

Bisa, selama bahan yang digunakan segar dan penyajiannya disesuaikan dengan usia serta rekomendasi dokter atau ahli gizi.

4. Berapa lama kaldu ayam tahan disimpan?

Di kulkas biasanya bertahan 3–5 hari. Jika dibekukan dalam freezer dapat bertahan hingga beberapa bulan.

5. Apa perbedaan kaldu ayam biasa dan bone broth?

Kaldu ayam biasa umumnya direbus 2–6 jam, sedangkan bone broth direbus lebih lama, bahkan hingga 24–48 jam, untuk mengekstrak lebih banyak kolagen dan gelatin dari tulang.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |