Liputan6.com, Jakarta - Cireng merupakan salah satu camilan khas Sunda yang telah lama menjadi favorit banyak orang karena teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih. Seiring perkembangan kuliner, cireng hadir dalam berbagai variasi isian yang membuat cita rasanya semakin menarik. Salah satu yang banyak digemari adalah cireng isi tahu pedas, perpaduan antara kulit cireng yang renyah dengan isian tahu berbumbu yang gurih dan sedikit pedas.
Menariknya, cireng isi tahu pedas tidak memerlukan daging untuk menghasilkan rasa yang lezat dan menggugah selera. Dengan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di dapur, siapa pun dapat membuat camilan ini sendiri di rumah. Selain lebih hemat, membuat cireng sendiri juga memungkinkan Anda menyesuaikan tingkat kepedasan dan bumbu sesuai selera keluarga.
Agar hasilnya sempurna, diperlukan teknik yang tepat dalam membuat adonan kulit maupun menyiapkan isian tahu. Mulai dari pemilihan tepung, pengolahan bumbu, hingga proses menggoreng perlu diperhatikan agar cireng memiliki tekstur renyah di luar namun tetap lembut di dalam.
Lantas bagaimana cara membuat cireng isi tahu pedas tanpa daging yang renyah di luar dan lembut di dalam? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (18/6/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Asal Mula Cireng Isi Tahu Pedas Tanpa Daging
Cireng isi tahu pedas telah menjadi salah satu camilan favorit yang menawarkan kombinasi tekstur unik: renyah di bagian luar dan lembut di dalamnya. Jajanan khas Jawa Barat ini, yang merupakan singkatan dari “aci digoreng”, mulai populer di kawasan Bandung dan Priangan sekitar akhir tahun 1970-an hingga awal 1980-an. Kehadirannya berawal dari upaya para pedagang kaki lima untuk menciptakan penganan murah namun mengenyangkan, dengan memanfaatkan tepung tapioka yang mudah didapat dan terjangkau.
Filosofi di balik cireng isi tahu pedas “tanpa daging” ini menyoroti penggunaan tahu sebagai isian utama. Pilihan ini tidak hanya menjadikan camilan lebih ekonomis, tetapi juga sangat cocok bagi mereka yang mencari alternatif makanan vegetarian. Tahu sendiri adalah sumber protein nabati yang kaya, mengandung berbagai mineral esensial seperti kalsium, zat besi, fosfat, kalium, dan natrium, serta vitamin B dan E. Selain itu, tahu memiliki kandungan asam lemak jenuh yang rendah dan bebas kolesterol, menjadikannya pilihan isian yang sehat dan bergizi.
Perpaduan tekstur cireng yang garing dengan isian tahu pedas yang gurih menciptakan sensasi rasa yang memuaskan tanpa memerlukan tambahan daging. Untuk mencapai tekstur cireng yang sempurna, yaitu renyah di luar dan empuk di dalam, diperlukan perhatian khusus pada pemilihan bahan dan teknik pengolahan. Kualitas tepung tapioka, suhu air, hingga cara menggoreng memegang peranan penting dalam menentukan hasil akhir camilan ini.
Mengenal Bahan Utama untuk Tekstur Cireng Sempurna
Kunci utama dalam membuat cireng terletak pada pemilihan dan takaran bahan adonan, terutama tepung tapioka. Tepung tapioka, atau aci, adalah bahan dasar yang memberikan karakteristik kenyal pada cireng. Tepung berkualitas baik akan menghasilkan adonan yang padat dan cireng yang renyah di luar namun tetap kenyal di bagian dalam. Hal ini karena tepung tapioka, yang sebagian besar terdiri dari pati, akan membentuk lapisan tipis dan kering saat digoreng, mengikat air lebih rendah, serta menciptakan rongga mikro yang berkontribusi pada tekstur ringan dan renyah. Untuk adonan utama, diperlukan sekitar 250 gram tepung tapioka, ditambah 50-100 gram untuk baluran kering.
Selain tapioka, air panas atau mendidih juga sangat krusial. Air mendidih memicu proses gelatinisasi pati pada tepung tapioka, yang membuat adonan lebih cepat kalis dan menghasilkan cireng yang empuk serta kenyal. Sekitar 150-250 ml air mendidih dibutuhkan, disesuaikan hingga adonan dapat dibentuk. Bawang putih halus (2-3 siung), garam (1 sendok teh), kaldu bubuk (1 sendok teh), dan lada bubuk (½ sendok teh) ditambahkan untuk memperkaya rasa gurih adonan, sementara irisan daun bawang (1 batang) memberikan aroma segar.
Untuk isian tahu pedas, bahan utamanya adalah tahu putih berkualitas baik, sebanyak 1-2 balok (sekitar 200-500 gram) yang akan dihaluskan. Bumbu halus untuk isian meliputi cabai rawit merah untuk tingkat kepedasan yang diinginkan, cabai merah besar untuk warna dan sedikit pedas, bawang merah untuk rasa manis gurih, bawang putih untuk aroma kuat, serta kencur sebagai pilihan untuk aroma khas dan segar. Bumbu pelengkap seperti garam, gula pasir sebagai penyeimbang rasa, kaldu bubuk, saus tiram (opsional), daun jeruk (opsional), dan lada bubuk akan menyempurnakan cita rasa isian.
Cara Membuat Cireng
Pembuatan adonan biang merupakan langkah fundamental untuk mendapatkan tekstur cireng yang kenyal dan tidak alot. Proses ini dimulai dengan mencampurkan sebagian kecil tepung tapioka, sekitar 2-5 sendok makan, dengan air yang benar-benar mendidih. Perbandingan yang umum digunakan adalah 50 gram tepung tapioka dengan 100 ml air. Campuran ini kemudian dimasak di atas api kecil sambil terus diaduk hingga mengental dan berubah menjadi pasta kental atau bening transparan.
Tahap di atas dikenal sebagai gelatinisasi pati, di mana granula pati menyerap air dan membengkak saat dipanaskan, membentuk struktur gel yang kenyal. Penggunaan air yang mendidih secara tepat sangat penting; jika air kurang panas, gelatinisasi tidak akan sempurna, dan adonan bisa menjadi keras atau alot setelah digoreng.
Setelah adonan biang siap, langkah selanjutnya adalah menyiapkan isian tahu pedas. Tahu putih dihaluskan, lalu bumbu halus yang terdiri dari cabai rawit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan kencur (jika digunakan) dihaluskan. Bumbu halus ditumis hingga harum sebelum tahu yang sudah dihaluskan dimasukkan. Tambahkan garam, gula, kaldu bubuk, lada bubuk, dan saus tiram (jika menggunakan), aduk rata, dan masak hingga isian agak kering dan matang. Setelah koreksi rasa, isian diangkat dan disisihkan.
Proses penggabungan adonan dimulai dengan mencampurkan sisa tepung tapioka dengan bumbu adonan cireng lainnya, seperti bawang putih halus, garam, kaldu bubuk, lada bubuk, dan irisan daun bawang, dalam wadah terpisah. Adonan biang yang masih panas kemudian dituang ke dalam campuran tepung kering ini.
Awalnya, adonan diaduk menggunakan sendok kayu atau spatula karena suhunya yang masih tinggi. Setelah agak dingin, adonan diuleni perlahan dengan tangan hingga tercampur rata dan bisa dibentuk. Penting untuk menghindari menguleni terlalu kuat atau terlalu lama, karena hal tersebut dapat membuat cireng menjadi keras atau alot.
Adonan yang ideal akan terasa lentur, sedikit padat, dan mudah dibentuk. Setelah itu, ambil sedikit adonan, pipihkan, beri isian tahu pedas di tengahnya, lalu tutup dan bentuk sesuai selera. Pastikan isian tidak terlalu banyak agar cireng tidak mudah pecah saat digoreng. Terakhir, cireng yang sudah dibentuk dibaluri dengan sedikit tepung tapioka kering untuk mencegah lengket dan membantu menciptakan tekstur renyah.
Teknik Menggoreng dan Tips Mencapai Cireng Ideal
Menggoreng cireng membutuhkan teknik yang tepat untuk menghasilkan tekstur renyah di luar, lembut di dalam, dan tidak berminyak. Minyak harus dipanaskan dalam jumlah yang cukup banyak (metode deep-frying) dengan api sedang, idealnya mencapai suhu sekitar 170°C hingga 180°C. Saat memasukkan cireng, hindari menggoreng terlalu banyak sekaligus. Jumlah cireng yang berlebihan dapat menurunkan suhu minyak secara drastis, menyebabkan cireng menyerap banyak minyak dan menjadi lembek. Oleh karena itu, penggorengan sebaiknya dilakukan secara bertahap.
Penggunaan api sedang selama proses penggorengan sangat penting agar bagian luar cireng tidak cepat gosong sementara bagian dalamnya belum matang sempurna. Jika minyak terlalu panas, permukaan luar akan cepat kecoklatan dan kering, namun bagian dalamnya mungkin masih mentah. Cireng digoreng hingga matang, mengembang, dan berwarna keemasan atau kecoklatan. Segera angkat setelah matang dan tiriskan dengan baik menggunakan rak kawat atau tisu dapur untuk menyerap kelebihan minyak. Menggoreng terlalu lama juga dapat membuat cireng menjadi keras.
Beberapa tips tambahan dapat membantu memastikan cireng buatan Anda selalu sempurna. Kualitas tepung tapioka sangat memengaruhi hasil akhir; tepung yang bagus akan membuat adonan lebih padat dan tidak menyerap minyak berlebihan. Konsistensi adonan juga krusial; adonan yang terlalu lembek akan menyerap banyak minyak dan hancur, sedangkan yang terlalu kering akan sulit dibentuk dan menghasilkan tekstur keras.
Selain itu, teknik double fry, yaitu menggoreng cireng hingga setengah matang, meniriskan, lalu menggorengnya kembali hingga matang sempurna, dapat menghasilkan cireng yang lebih renyah dan tidak terlalu berminyak. Penting juga untuk menggoreng cireng dalam minyak panas agar mengembang dan tidak menyerap banyak minyak, lalu mengecilkan api setelah 2-3 menit untuk mencegah gosong. Untuk penyimpanan, adonan cireng sebaiknya segera digoreng atau disimpan dalam bentuk mentah beku sebagai stok.
Cara Membuat Cireng Isi Tahu Pedas Tanpa Daging
Agar hasilnya renyah di luar dan lembut di dalam, diperlukan komposisi bahan yang tepat serta teknik pengolahan yang benar. Berikut resep lengkap cireng isi tahu pedas tanpa daging yang bisa Anda coba di rumah.
Bahan-Bahan Kulit Cireng:
- 250 gram tepung tapioka
- 2 sdm tepung terigu
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 1 batang daun bawang, iris tipis
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt kaldu bubuk
- 250 ml air panas
Bahan Isian Tahu Pedas:
- 250 gram tahu putih
- 5 buah cabai merah keriting
- 5 buah cabai rawit merah (sesuai selera)
- 3 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt gula pasir
- 1/2 sdt kaldu bubuk
- 1 sdm minyak goreng untuk menumis
Cara Membuat Isian Tahu Pedas:
- Haluskan cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih. Panaskan sedikit minyak, lalu tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
- Masukkan tahu putih yang telah dihancurkan menggunakan garpu atau tangan. Aduk rata hingga bumbu tercampur sempurna dengan tahu. Tambahkan garam, gula pasir, dan kaldu bubuk, lalu masak hingga isian agak kering.
- Setelah matang, angkat dan biarkan dingin terlebih dahulu. Isian yang sudah dingin akan lebih mudah digunakan saat proses pembentukan cireng.
Cara Membuat Adonan Kulit Cireng:
- Campurkan tepung tapioka, tepung terigu, bawang putih halus, daun bawang, garam, dan kaldu bubuk dalam wadah besar.
- Tuangkan air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan sendok. Setelah adonan cukup hangat untuk disentuh, uleni perlahan hingga semua bahan menyatu dan membentuk adonan yang lembut.
- Jangan menguleni terlalu lama karena dapat membuat tekstur cireng menjadi keras setelah digoreng. Diamkan adonan sekitar 10 menit agar lebih mudah dibentuk.
Cara Membentuk Cireng
- Ambil sedikit adonan, lalu pipihkan di telapak tangan atau di atas plastik bersih. Beri satu sendok teh isian tahu pedas di bagian tengah.
- Lipat adonan hingga menutupi isian, lalu tekan bagian tepinya sampai rapat agar isian tidak keluar saat digoreng. Bentuk sesuai selera, bisa setengah lingkaran atau bulat pipih.
- Lakukan hingga seluruh adonan dan isian habis.
Cara Menggoreng Cireng:
- Panaskan minyak goreng dalam jumlah cukup banyak menggunakan api sedang. Setelah minyak hangat, masukkan beberapa cireng sekaligus.
- Goreng hingga permukaannya berubah menjadi kuning keemasan dan terlihat renyah. Balik sesekali agar matang merata di kedua sisi.
- Setelah matang, angkat dan tiriskan. Sajikan selagi hangat agar teksturnya tetap renyah di luar dan lembut di dalam.
Tips agar Cireng Renyah di Luar dan Lembut di Dalam
1. Gunakan Air yang Benar-Benar Panas Saat Membuat Adonan
Salah satu kunci utama menghasilkan cireng yang lembut di bagian dalam adalah penggunaan air panas saat mencampur adonan. Air panas membantu sebagian tepung tapioka mengalami proses gelatinisasi sehingga adonan menjadi lebih elastis dan mudah dibentuk.
Jika menggunakan air yang kurang panas, adonan biasanya akan sulit menyatu dan menghasilkan tekstur yang lebih keras setelah digoreng. Oleh karena itu, pastikan air baru saja mendidih sebelum dituangkan ke campuran tepung.
Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk agar adonan tercampur merata. Cara ini juga membantu mengontrol kelembapan adonan sehingga teksturnya tidak terlalu lembek maupun terlalu kering.
2. Tambahkan Sedikit Tepung Terigu
Meskipun bahan utama cireng adalah tepung tapioka, penambahan sedikit tepung terigu dapat membantu menciptakan tekstur yang lebih seimbang. Tepung terigu berfungsi memberikan struktur pada adonan sehingga cireng tidak terlalu kenyal atau lembek.
Perbandingan yang umum digunakan adalah sekitar 1–2 sendok makan tepung terigu untuk setiap 250 gram tepung tapioka. Jumlah ini cukup untuk memperbaiki tekstur tanpa menghilangkan karakter khas cireng.
Dengan komposisi yang tepat, bagian luar cireng dapat menjadi lebih renyah saat digoreng, sementara bagian dalam tetap lembut dan kenyal saat disantap.
3. Jangan Menguleni Adonan Terlalu Lama
Banyak orang mengira adonan harus diuleni hingga benar-benar kalis seperti adonan roti. Padahal, untuk cireng, menguleni terlalu lama justru dapat membuat teksturnya menjadi keras dan alot setelah digoreng.
Cukup aduk dan uleni secukupnya hingga semua bahan tercampur rata. Setelah adonan dapat dipulung dan dibentuk, hentikan proses pengulenan.
Teknik ini membantu menjaga tekstur khas cireng yang lembut di bagian dalam dan tidak terlalu padat saat matang.
4. Pastikan Isian Tidak Terlalu Basah
Jika membuat cireng isi, perhatikan kondisi isiannya. Isian yang terlalu berair dapat membuat kulit cireng mudah robek dan menyebabkan hasil gorengan menjadi kurang renyah.
Sebaiknya tumis isian hingga kadar airnya berkurang dan teksturnya lebih padat. Selain memudahkan proses pembentukan, cara ini juga membantu menjaga kerenyahan kulit cireng saat digoreng.
Isian yang cukup kering akan membuat cireng lebih awet renyah dan tidak mudah lembek setelah beberapa saat disajikan.
5. Gunakan Minyak yang Cukup Banyak
Menggoreng cireng dengan minyak yang cukup akan membantu panas tersebar lebih merata ke seluruh permukaan adonan. Hasilnya, bagian luar dapat matang dengan sempurna dan membentuk lapisan renyah yang menggugah selera.
Jika minyak terlalu sedikit, sebagian permukaan cireng mungkin tidak terendam sempurna sehingga tingkat kematangannya tidak merata. Hal ini dapat memengaruhi tekstur akhir cireng.
Pastikan minyak cukup untuk membuat cireng mengapung saat digoreng agar hasilnya lebih maksimal.
6. Goreng dengan Api Sedang
Api yang terlalu besar sering menjadi penyebab cireng cepat gosong di luar tetapi masih mentah atau terlalu lembek di dalam. Sebaliknya, api yang terlalu kecil dapat membuat cireng menyerap banyak minyak.
Gunakan api sedang agar panas dapat masuk secara bertahap ke bagian dalam adonan. Teknik ini memungkinkan kulit cireng menjadi renyah tanpa membuat bagian dalam kehilangan kelembutannya.
Selain itu, suhu minyak yang stabil juga membantu menghasilkan warna kuning keemasan yang cantik dan merata.
7. Tiriskan dengan Benar Setelah Digoreng
Setelah matang, segera angkat cireng dan tiriskan minyak berlebih menggunakan rak kawat atau saringan. Hindari menumpuk cireng yang masih panas karena uap panas dapat membuat kulitnya menjadi lembek.
Proses penirisan yang baik membantu menjaga tekstur renyah lebih lama. Jika ingin hasil yang lebih maksimal, letakkan cireng di atas rak pendingin agar sirkulasi udara tetap berjalan.
Dengan cara ini, bagian luar cireng tetap garing dan tidak cepat kehilangan kerenyahannya meskipun sudah beberapa saat setelah digoreng.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Membuat Cireng Isi Tahu Pedas Tanpa Daging
1. Apa bahan utama untuk membuat cireng isi tahu pedas tanpa daging?
Bahan utama yang diperlukan adalah tepung tapioka, sedikit tepung terigu, tahu putih, cabai, bawang merah, bawang putih, daun bawang, garam, dan bumbu penyedap sesuai selera.
2. Mengapa air panas harus digunakan saat membuat adonan cireng?
Air panas membantu proses gelatinisasi pada tepung tapioka sehingga adonan menjadi lebih elastis, mudah dibentuk, dan menghasilkan tekstur yang kenyal serta lembut setelah digoreng.
3. Bagaimana cara agar cireng renyah di luar tetapi tetap lembut di dalam?
Gunakan perbandingan bahan yang tepat, jangan menguleni adonan terlalu lama, dan goreng dengan api sedang agar bagian luar renyah sementara bagian dalam tetap lembut dan kenyal.
4. Apakah cireng isi tahu pedas bisa dibuat tanpa tepung terigu?
Bisa, tetapi penambahan sedikit tepung terigu biasanya membantu memberikan struktur pada adonan sehingga cireng lebih mudah dibentuk dan tidak terlalu kenyal.
5. Tahu jenis apa yang paling cocok untuk isian cireng?
Tahu putih padat lebih disarankan karena mudah dihancurkan, mampu menyerap bumbu dengan baik, dan tidak mengandung terlalu banyak air sehingga isian tidak mudah bocor.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262308/original/045485100_1781778314-Rekomendasi_gudeg_di_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257777/original/082733800_1781255680-HL_Singkong.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262056/original/055432600_1781769332-8475137053559944514__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5139778/original/017707300_1740123296-photo__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262327/original/043599600_1781779016--FTR06125.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5185496/original/033002400_1744432974-potret_terbari_zhao_luzi__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261999/original/090897700_1781766933-Selai_Srikaya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5167171/original/010604800_1742316277-delicious-fruit-jam-bowl_23-2148563226.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261954/original/016874200_1781763820-14188462989310997566.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259881/original/054877500_1781517542-HL_es.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558947/original/071555800_1776496643-Gemini_Generated_Image_ecqau4ecqau4ecqa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261962/original/095248300_1781764587-35.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261516/original/023814500_1781735050-Depositphotos_382568282_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5195573/original/083490800_1745378677-high-angle-meat-with-herbs-garlic.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5544525/original/056374400_1775106440-a9168193-3ba2-4210-9c21-5912a92345cb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261627/original/093399800_1781751682-SnapInsta-Ai_3909167676170397888.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478831/original/039627800_1768938991-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261590/original/092831500_1781748843-Display_Berbagai_Bahan_Dasar_Tempe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257902/original/009527200_1781261745-Depositphotos_514931676_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7952613/original/021160400_1780788804-AP26157472934520.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507531/original/074154500_1771496622-Depositphotos_466976098_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508830/original/006980600_1771618006-IMG-20260221-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512483/original/085737900_1771981557-IMG-20260224-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508582/original/075041300_1771579697-ChatGPT_Image_20_Feb_2026__16.27.27.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527628/original/088045100_1773208952-taruna_idul_fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4378255/original/070392100_1680235430-luisa-brimble-aFzg83dvnAI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)