:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8413939/original/021025500_1782298555-6af263e8-c8ca-453d-a7c8-f8e73c5a9f1a.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat cenil singkong gula merah sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Jajanan pasar tradisional ini sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan hingga kini masih bertahan di antara gempuran camilan modern. Warna-warninya yang mencolok dan teksturnya yang kenyal membuat cenil selalu habis lebih cepat dari jajanan lain di atas tampah.
Banyak yang belum tahu bahwa cara membuat cenil singkong gula merah hanya membutuhkan segelintir bahan yang mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket terdekat. Proses pembuatannya pun tidak memerlukan peralatan khusus. Cukup dengan panci, wajan, dan tangan yang mau bergerak, siapa pun bisa menghasilkan cenil yang layak dijual, bukan sekadar dimakan sendiri.
Supaya hasilnya tidak meleset dan cenil tidak bubar saat direbus, ada beberapa langkah dan tips yang perlu diikuti dengan urutan yang benar. Berikut cara membuat cenil singkong gula merah serta beberapa tips anti gagal yang bisa Anda coba di rumah, seperti yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (24/6/2026).
Bahan-Bahan untuk Membuat Cenil Singkong Gula Merah
Sebelum mulai memasak, siapkan semua bahan di bawah ini agar proses pembuatan cenil berjalan lancar tanpa perlu berhenti di tengah jalan.
Bahan Cenil:
- 250 gram tepung kanji (tapioka)
- 50 gram tepung beras
- 150 ml air mendidih
- 1/2 sendok teh garam
- Pewarna makanan merah muda, hijau, atau kuning secukupnya (pilih 2-3 warna)
Bahan Kuah Gula Merah:
- 150 gram gula merah, serut halus
- 100 ml air
- 1 lembar daun pandan
Bahan Taburan:
- 100 gram kelapa parut setengah tua
- 1/4 sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan (untuk mengukus kelapa)
Cara Membuat Cenil Singkong Gula Merah
Langkah 1: Siapkan Kelapa Parut
Campur kelapa parut dengan garam dan daun pandan, lalu kukus selama 10 menit. Proses ini penting agar kelapa tidak cepat basi dan aromanya lebih keluar saat disajikan. Angkat dan sisihkan.
Langkah 2: Buat Adonan Cenil
Campurkan tepung kanji, tepung beras, dan garam dalam satu wadah. Tuangkan air mendidih sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan spatula kayu. Setelah agak hangat, uleni dengan tangan hingga adonan kalis dan tidak lengket di telapak tangan.
Langkah 3: Beri Warna pada Adonan
Bagi adonan menjadi beberapa bagian sesuai jumlah warna yang dipilih. Tambahkan pewarna makanan pada masing-masing bagian, lalu uleni kembali hingga warna merata. Adonan yang sudah berwarna siap dibentuk.
Langkah 4: Bentuk Cenil
Ambil sedikit adonan, pulung menjadi silinder kecil sepanjang sekitar 3 cm, lalu tekan bagian tengahnya dengan ibu jari hingga sedikit pipih. Ulangi proses ini hingga seluruh adonan habis. Tidak ada aturan baku soal bentuk, asalkan ukurannya seragam agar matang merata.
Langkah 5: Rebus Cenil
Didihkan air dalam panci besar. Masukkan cenil satu per satu agar tidak saling menempel. Rebus hingga cenil mengapung ke permukaan, lalu tunggu sekitar 2 menit lagi sebelum diangkat. Tiriskan dan celupkan ke dalam air dingin sebentar agar teksturnya lebih kenyal dan tidak saling lengket.
Langkah 6: Masak Kuah Gula Merah
Masukkan gula merah serut, air, dan daun pandan ke dalam panci kecil. Masak dengan api sedang sambil diaduk hingga gula larut sepenuhnya dan cairan sedikit mengental. Angkat dan saring agar tidak ada kotoran dari gula merah.
Langkah 7: Sajikan
Tata cenil dalam piring atau mangkuk. Siramkan kuah gula merah di atasnya, lalu taburi dengan kelapa parut yang sudah dikukus. Cenil singkong gula merah siap disajikan.
Tips Anti Gagal Membuat Cenil Singkong Gula Merah
Berikut tips yang sering luput dari perhatian, padahal justru menentukan hasil akhir cenil.
- Gunakan Air Mendidih, Bukan Air Panas Biasa: Air yang kurang panas membuat tepung tidak tergelatinisasi sempurna sehingga adonan akan retak saat dibentuk dan mudah hancur dalam air rebusan.
- Tambahkan Tepung Kanji Sedikit demi Sedikit Jika Adonan Masih Lengket: Kelembapan tepung berbeda-beda antarmerek, sehingga takaran air yang sama bisa menghasilkan adonan yang terlalu basah atau terlalu kering.
- Celup Cenil ke Air Dingin Segera Setelah Ditiriskan: Langkah ini menghentikan proses pemasakan dan membuat cenil lebih kenyal. Jika dibiarkan di udara terbuka, permukaan cenil akan saling menempel dan susah dipisahkan.
- Rebus Cenil dalam Air yang Sudah Benar-Benar Mendidih: Memasukkan cenil ke dalam air yang belum mendidih membuat adonan menjadi lembek dan tidak terbentuk dengan baik.
- Serut Gula Merah Semiring Mungkin agar Lebih Cepat Larut: Gula merah yang dimasukkan dalam potongan besar butuh waktu lebih lama untuk larut dan berisiko gosong di bagian luar sebelum bagian dalam meleleh.
- Ukuran Cenil Harus Seragam: Cenil yang ukurannya tidak sama akan matang tidak merata. Yang kecil sudah terlalu matang sementara yang besar masih mentah di dalam.
- Kuah Gula Merah Jangan Dimasak Terlalu Lama: Cukup hingga gula larut dan cairan sedikit mengental. Jika dimasak berlebihan, kuah akan mengeras seperti karamel saat mendingin dan susah disiramkan ke cenil.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Cenil Singkong Gula Merah
1. Apa perbedaan tepung kanji dan tepung tapioka untuk membuat cenil?
Tepung kanji dan tepung tapioka adalah produk yang sama, hanya berbeda penyebutan. Keduanya terbuat dari pati singkong dan menghasilkan tekstur kenyal yang menjadi ciri khas cenil. Tidak ada perbedaan fungsi maupun hasil dalam pembuatan cenil.
2. Mengapa cenil bubar atau hancur saat direbus?
Cenil hancur saat direbus biasanya karena adonan kurang kalis atau air rebusan belum mendidih saat cenil dimasukkan. Pastikan adonan sudah benar-benar tidak lengket di tangan dan air sudah bergolak sebelum cenil dimasukkan satu per satu.
3. Berapa lama cenil singkong gula merah bisa bertahan?
Cenil paling baik dikonsumsi di hari yang sama karena teksturnya akan mengeras jika disimpan di lemari pendingin. Jika harus disimpan, simpan cenil tanpa kuah dan taburan kelapa dalam wadah tertutup pada suhu ruang, dan konsumsi dalam waktu maksimal 8 jam.
4. Apakah cenil bisa dibuat tanpa pewarna makanan?
Bisa. Cenil tetap bisa dibuat tanpa pewarna dan akan berwarna putih bening setelah direbus. Sebagai alternatif alami, bisa menggunakan air pandan untuk warna hijau, air bit untuk warna merah muda, atau kunyit untuk warna kuning.
5. Apakah bisa mengganti gula merah dengan gula aren untuk kuah cenil?
Bisa. Gula aren menghasilkan aroma yang lebih kuat dan warna yang lebih gelap dibandingkan gula merah biasa. Takarannya sama, hanya perlu diperhatikan bahwa gula aren cenderung lebih manis sehingga jumlahnya bisa dikurangi sedikit sesuai selera.


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/8264098/original/080012200_1782091012-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_07.29.36.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8397748/original/042125800_1782279035-9932350143312498083.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518634/original/048686400_1772514269-unnamed__54_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8403255/original/085891800_1782285482-muhammad-arifin-nursalim-UcFkNQBPo4w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8404319/original/097912500_1782286823-cropped-ffbf128c-85a7-4544-87e7-136f7defe0dc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8405806/original/074765200_1782288615-ello-AEU9UZstCfs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8403081/original/028340000_1782285314-Untitlede.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4551845/original/081723400_1692959966-amir-hosseini-pITRdF0c6rg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396975/original/029573000_1782278102-Matchicha_HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396908/original/005946000_1782278056-cropped-36f22c0f-d315-4fdc-a265-e447ef87f543.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491798/original/032901900_1770106554-Acar_Timun_dan_Wortel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396531/original/034626400_1782277562-17715376420728250602.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2843652/original/051367500_1562145738-yayaya_oke.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8394616/original/093906900_1782275346-Nasi_Kikil_Gang_Gudang_Mbak_In.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8396333/original/077102200_1782277369-cropped-498d3360-f7cb-4aea-994d-20c4472fb32d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8393961/original/038317700_1782274587-dc3b5ec8-fb05-4b70-8f8a-ff61f7822442.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8395860/original/088672000_1782276827-cropped-d3dd7089-28eb-4694-acef-2e6427f711e3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474547/original/092592300_1768484569-WhatsApp_Image_2026-01-14_at_21.42.51.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8390798/original/068550500_1782271087-telur_pontianak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8388548/original/004201600_1782268405-cropped-f93d239e-34a7-4ac3-baaa-da7a407cb544.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512483/original/085737900_1771981557-IMG-20260224-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527628/original/088045100_1773208952-taruna_idul_fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4760147/original/069717400_1709453620-000_34KK8VE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507993/original/083490700_1771560402-Depositphotos_585713484_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523071/original/048232900_1772787980-Deluxe_plus_Model.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4977265/original/069671600_1729661059-OMRON_Complete_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4276088/original/087489800_1672296030-20221229-Revitalisasi-Pasar-Faizal-7.jpg)