Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat buntil daun talas isi kelapa pedas merupakan salah satu resep hidangan tradisional Indonesia yang tidak hanya kaya rasa, tetapi juga memiliki tempat istimewa di hati banyak penikmat kuliner. Kelezatan hidangan ini terletak pada perpaduan gurihnya isian kelapa berbumbu, aroma khas daun talas, serta kuah santan pedas yang meresap sempurna, menciptakan pengalaman kuliner yang autentik dan memuaskan.
Sebagai warisan kuliner Nusantara, buntil telah dikenal luas di berbagai daerah, khususnya di Jawa. Proses pembuatannya yang melibatkan pembungkusan isian dengan daun talas dan dimasak dalam kuah santan kental, menciptakan tekstur lembut dan cita rasa mendalam yang sulit dilupakan. Keunikan buntil menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang ingin menjelajahi kekayaan rasa masakan tradisional Indonesia.
Dengan mengikuti langkah-langkah yang disajikan, Anda dapat menghadirkan hidangan istimewa ini di dapur rumah, menyajikan pengalaman kuliner yang autentik dan memuaskan bagi keluarga. Berikut cara membuat buntil daun talas isi kelapa pedas yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Minggu (14/6/2026).
Mengenal Buntil Daun Talas
Buntil adalah hidangan tradisional Jawa yang dikenal luas, terutama di daerah seperti Temanggung, Banjarnegara, dan Magelang. Makanan ini terbuat dari parutan kelapa berbumbu yang dibungkus dengan daun talas atau lumbu, kemudian dimasak dalam kuah santan pedas.
Nama "buntil" sendiri berasal dari bahasa Jawa "until-untul" atau "diuntil-until", yang berarti "bungkusan yang diikat-ikat", merujuk pada cara pembungkusannya yang unik. Daun talas yang digunakan sebagai pembungkus dipipihkan dan dibentuk menjadi kantong, lalu diikat agar isian tidak terlepas saat dimasak.
Isian buntil umumnya terdiri dari kelapa parut, ikan teri, petai cina, atau jengkol, yang dicampur dengan berbagai rempah pilihan. Buntil daun talas memiliki tekstur yang lembut dan lumer di mulut, memberikan sensasi kunyus-kunyus saat dinikmati, menjadikannya hidangan yang tak terlupakan.
Persiapan Bahan-Bahan untuk Buntil Daun Talas Isi Kelapa
Untuk menciptakan kelezatan buntil pedas daun talas yang otentik, diperlukan bahan-bahan berkualitas dan segar, di mana persiapan yang cermat menjadi kunci keberhasilan hidangan ini. Berikut daftar lengkap bahan-bahan yang dibutuhkan:
Bahan Utama:
- Daun talas muda secukupnya, pilih yang segar dan tidak layu.
- Kelapa parut muda dari 1 butir kelapa, pastikan kelapa tidak terlalu tua agar isian lebih lembut.
Bahan Isian:
- 100 gram teri nasi, cuci bersih dan tiriskan.
- 3 papan petai, kupas dan belah dua jika terlalu besar (opsional, bisa diganti jengkol atau petai cina).
Bumbu Halus Isian:
- 4 siung bawang putih.
- 1 bungkus terasi, bakar sebentar untuk aroma lebih kuat.
- Cabai sesuai selera (cabai rawit merah atau cabai merah keriting).
- 1 ruas kencur.
- Garam secukupnya.
- Gula pasir secukupnya.
Bahan Kuah Santan:
- 1 liter santan dari 1 butir kelapa.
- 2 lembar daun salam.
- 2 batang serai, memarkan.
- Cabai rawit utuh sesuai selera.
Bumbu Halus Kuah:
- 7 siung bawang merah.
- 5 siung bawang putih.
- 5 butir kemiri.
- 1 sendok teh ketumbar.
- 1 ruas kunyit.
- Cabai merah keriting dan cabai merah besar sesuai selera.
- 1 ruas lengkuas, memarkan.
- Garam dan gula pasir secukupnya.
- Gula merah secukupnya.
- Penyedap rasa/kaldu bubuk secukupnya.
Langkah Demi Langkah Membuat Buntil Daun Talas
Proses pembuatan buntil daun talas memerlukan beberapa tahapan yang cermat untuk menghasilkan hidangan yang lezat dan tidak gatal. Setiap langkah memiliki peran penting dalam menciptakan cita rasa otentik yang diinginkan:
- Persiapan Daun Talas: Cuci bersih daun talas di bawah air mengalir, lalu tiriskan. Untuk menghilangkan getah penyebab gatal, daun talas dapat dijemur atau diangin-anginkan hingga sedikit layu. Alternatif lain adalah merebus daun talas dalam air mendidih yang sudah diberi sedikit garam atau asam (seperti asam jawa atau air cucian beras) selama beberapa menit, kemudian tiriskan dan bilas dengan air bersih mengalir.
- Membuat Isian Buntil: Haluskan bumbu isian (bawang putih, terasi, cabai, kencur, garam, gula). Campurkan kelapa parut muda, teri nasi, petai (jika menggunakan), dan bumbu halus isian hingga rata. Beberapa resep menyarankan untuk menumis sebentar isian tanpa minyak hingga harum sebelum dibungkus.
- Membungkus Buntil: Ambil beberapa lembar daun talas yang sudah disiapkan, tumpuk menjadi satu. Letakkan adonan isian di tengah daun talas, lalu lipat bagian pinggir daun ke dalam. Lipat membentuk kotak atau persegi, pastikan isian tertutup rapat. Ikat bungkusan buntil dengan benang kasur, tali rafia, atau serat dari batang daun kelapa/serai agar tidak terbuka saat dimasak.
- Mengukus Buntil: Kukus buntil yang sudah dibungkus selama sekitar 30 menit hingga matang sempurna.
- Membuat Kuah Santan: Haluskan bumbu kuah (bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, kunyit, cabai, lengkuas). Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan daun salam dan serai. Tuang santan, masukkan cabai rawit utuh, garam, gula pasir, gula merah, dan penyedap rasa/kaldu bubuk. Aduk rata dan masak hingga mendidih.
- Memasak Buntil dalam Kuah: Masukkan buntil yang sudah dikukus ke dalam kuah santan yang mendidih. Masak hingga kuah meresap dan mengental, serta bumbu meresap sempurna ke dalam buntil. Jangan lupa koreksi rasa sesuai selera sebelum disajikan.
Tips Penyajian untuk Pengalaman Kuliner Terbaik
Penyajian buntil daun talas yang tepat akan semakin menambah kenikmatan hidangan ini, menjadikannya lauk yang cocok untuk berbagai suasana makan. Untuk pengalaman kuliner terbaik, perhatikan tips berikut:
Sajikan buntil daun talas isi kelapa pedas selagi hangat, karena kehangatan akan memaksimalkan aroma dan cita rasanya. Hidangan ini sangat cocok disantap bersama nasi putih hangat, menciptakan kombinasi yang mengenyangkan dan memanjakan lidah.
Buntil dapat disajikan langsung dengan kuah santannya yang melimpah, atau kuah dapat disiramkan saat akan disantap, tergantung preferensi Anda. Pastikan kuah meresap sempurna ke dalam buntil untuk sensasi rasa yang lebih kaya.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Buntil Daun Talas
Mengapa daun talas bisa menyebabkan gatal dan bagaimana cara menghilangkannya?
Daun talas mengandung kalsium oksalat yang dapat menyebabkan rasa gatal. Untuk menghilangkannya, daun talas dapat dijemur atau diangin-anginkan hingga layu, atau direbus dalam air garam/asam.
Dari mana asal-usul buntil?
Buntil adalah makanan tradisional yang berasal dari Jawa Tengah, dikenal di daerah seperti Temanggung, Banjarnegara, dan Magelang.
Apakah ada daun lain yang bisa digunakan sebagai pembungkus buntil?
Ya, selain daun talas, buntil juga sering dibuat dengan daun singkong atau daun pepaya, meskipun tekstur daun talas dikenal paling lembut.
Bagaimana cara menyimpan buntil agar tahan lama?
Buntil yang sudah matang dapat disimpan di lemari es dalam wadah tertutup. Untuk menghangatkan kembali, bisa dikukus atau dipanaskan bersama kuahnya.
Apa saja variasi isian buntil yang umum?
Variasi isian buntil umumnya meliputi kelapa parut dicampur teri, petai cina, jengkol, atau bahkan daging cincang.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258842/original/067726400_1781416947-shutter-speed-BQ9usyzHx_w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258834/original/097786000_1781414370-Roti_Kukus_Ubi_Ungu.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258760/original/023986700_1781408198-000_A8Q44T3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258754/original/086616800_1781407931-Membuat_Siomay_Ayam_Udang_Pakai_Blender_yang_Lembut_dan_Gurih.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1706231/original/018057000_1505108758-lembang1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258633/original/069080400_1781394661-965713783240729834.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569473/original/061645700_1777443517-Bakmi_Jawa_Mas_Anto_-_Yulia_Teh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518082/original/031568600_1772460628-unnamed__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258724/original/011834600_1781405101-UN_Tourism_EC_126th.7.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258664/original/054480800_1781399766-063_2260329206.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258640/original/081869800_1781396863-063_2281452460.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258514/original/082077700_1781355223-20260612_143400.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258455/original/020935000_1781345483-Soto_seger_semarang_kota_lama_-_bernadette_dianes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258442/original/034423800_1781344804-Profil_0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258307/original/046773300_1781334626-6e1122f3-ab74-4cf7-87da-5e6e4480c504.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258276/original/071891100_1781332498-9102860243528241874.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258279/original/056489600_1781332543-Jen_0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471634/original/019314300_1768291607-Nugget_dari_Ayam_Goreng_Sisa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258216/original/083351700_1781327792-Jennifer_Coppen_0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8258163/original/026956800_1781323796-unnamed-2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507531/original/074154500_1771496622-Depositphotos_466976098_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508830/original/006980600_1771618006-IMG-20260221-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503188/original/062608200_1771115435-SnapInsta-Ai_3832035823202814280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5503180/original/032188300_1771113791-WhatsApp_Image_2026-02-13_at_21.24.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512483/original/085737900_1771981557-IMG-20260224-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4378255/original/070392100_1680235430-luisa-brimble-aFzg83dvnAI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)