Cara Masak Daging Kambing Cabe Ijo yang Tidak Bau Prengus, Dijamin Empuk dan Lezat

7 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Daging kambing termasuk bahan masakan populer pada berbagai hidangan tradisional Nusantara yang menawarkan cita rasa kuat dan menggugah selera makan. Olahan berbumbu cabai hijau menghadirkan perpaduan pedas segar yang cocok untuk santapan keluarga di rumah. Pembahasan ini mengulas cara masak daging kambing cabe ijo yang tidak bau prengus, sebagai panduan memasak praktis.

Perpaduan cabai hijau, bawang dan aneka rempah tradisional menciptakan karakter rasa kuat serta aroma sedap pada hidangan berbasis kambing. Setiap tahap pengolahan memiliki peran penting dalam membentuk hasil akhir masakan agar lebih seimbang antara rasa pedas, gurih dan segar. Hal ini menjadikan cara masak daging kambing cabe ijo yang tidak bau prengus sebagai kunci keberhasilan resep.

Pengolahan daging kambing berbumbu cabe ijo juga bisa disesuaikan tingkat kepedasan sesuai selera, tanpa mengurangi kualitas cita rasa utama. Pemilihan bahan segar dan teknik memasak bertahap memberi hasil akhir lebih maksimal pada hidangan. Panduan cara masak daging kambing cabe ijo yang tidak bau prengus membantu menciptakan sajian empuk, lezat dan aromanya lebih bersih.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (28/5/2026).

Pilih Daging Kambing yang Masih Segar

Langkah awal yang sangat menentukan kualitas hasil masakan terletak pada pemilihan bahan utama berupa daging kambing yang masih berada dalam kondisi segar terbaik. Ciri daging segar umumnya terlihat dari warna merah cerah yang merata, tekstur kenyal saat ditekan, serta tidak mengeluarkan lendir yang menandakan penurunan kualitas. Hindari penggunaan daging yang tampak terlalu pucat, lembek, atau mengeluarkan aroma menyengat berlebihan, sebab kondisi tersebut dapat memengaruhi cita rasa akhir masakan secara signifikan.

Daging kambing muda umumnya memiliki karakter aroma yang lebih ringan dibandingkan daging kambing yang telah berusia tua. Selain itu, bagian lemak berlebih pada permukaan daging juga dapat memperkuat aroma prengus apabila tidak dibersihkan secara tepat, sehingga sebaiknya dilakukan trimming atau pemotongan lemak secukupnya sebelum proses pengolahan dimulai.

Jangan Mencuci Daging Terlalu Lama

Kesalahan umum yang sering terjadi saat mengolah daging kambing adalah mencucinya dalam waktu yang terlalu lama dengan harapan aroma prengus akan hilang sepenuhnya. Padahal, metode tersebut justru dapat membuat aroma khas kambing semakin menyebar ke seluruh bagian daging. Cukup lakukan pembilasan singkat di bawah air mengalir untuk mengangkat kotoran permukaan tanpa merusak struktur alami daging.

Setelah proses pembilasan selesai, tiriskan daging hingga benar-benar tidak menyisakan air berlebih. Kondisi daging yang terlalu basah dapat menghambat proses penumisan dan membuat aroma tidak sedap lebih sulit berkurang saat proses pemasakan berlangsung.

Gunakan Jeruk Nipis dan Rempah-rempah

Untuk membantu menekan aroma prengus pada daging kambing, penggunaan perasan jeruk nipis atau jeruk limau menjadi salah satu langkah yang sangat efektif. Daging perlu dilumuri secara merata, kemudian didiamkan selama kurang lebih 15 hingga 20 menit agar proses netralisasi aroma dapat bekerja secara optimal sebelum memasuki tahap memasak.

Selain penggunaan jeruk, berbagai jenis rempah seperti jahe, serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas juga memiliki peran penting dalam menciptakan aroma masakan yang lebih harum dan seimbang. Kombinasi rempah tersebut mampu memberikan karakter rasa yang lebih kaya sekaligus membantu mengurangi dominasi aroma khas kambing.

Rebus Daging dengan Teknik yang Tepat

Proses perebusan daging kambing perlu dilakukan menggunakan teknik yang benar agar menghasilkan tekstur yang empuk sekaligus mengurangi aroma tidak sedap. Penambahan jahe yang digeprek bersama daun salam ke dalam air rebusan menjadi langkah penting dalam membantu menetralisir bau prengus sejak awal proses pemasakan.

Selama proses perebusan berlangsung, buih atau kotoran yang muncul di permukaan air sebaiknya dibuang secara berkala agar tidak kembali terserap ke dalam daging. Hindari merebus terlalu lama terutama pada daging kambing muda, sebab hal tersebut dapat membuat tekstur menjadi terlalu lembek dan kurang nikmat saat diolah kembali.

Siapkan Bumbu Cabe Ijo yang Harum

Bumbu cabe ijo merupakan elemen utama yang menentukan karakter rasa dari hidangan ini, sehingga perlu dipersiapkan secara tepat agar hasil akhir lebih maksimal. Penggunaan cabe hijau besar dan cabe rawit hijau dapat disesuaikan tingkat kepedasan sesuai selera, kemudian dipadukan dengan bawang merah, bawang putih, serta tomat hijau untuk menciptakan rasa segar dan gurih.

Sebelum diulek, bahan-bahan tersebut sebaiknya direbus atau dikukus terlebih dahulu agar teksturnya lebih lunak dan aroma mentahnya berkurang. Setelah diulek kasar, bumbu perlu ditumis menggunakan minyak panas hingga benar-benar matang dan mengeluarkan aroma harum yang kuat agar tidak meninggalkan rasa langu pada masakan.

Masak Daging Bersama Bumbu hingga Meresap

Daging kambing yang telah melalui proses perebusan kemudian dimasukkan ke dalam tumisan bumbu cabe ijo yang sudah matang. Proses pengadukan perlu dilakukan secara perlahan namun merata agar seluruh permukaan daging dapat terlapisi bumbu secara sempurna dan meresap ke dalam seratnya.

Penambahan sedikit air kaldu hasil rebusan daging akan membantu memperkaya cita rasa sekaligus menjaga kelembutan tekstur masakan. Selanjutnya, proses pemasakan dilakukan menggunakan api sedang hingga kuah berangsur menyusut dan bumbu mulai mengental, menandakan rasa telah menyatu dengan sempurna dan aroma prengus berkurang secara signifikan.    

Resep Daging Kambing Cabe Ijo Pedas Gurih

Bahan-bahan:

  • 500 gram daging kambing
  • 15 cabe hijau besar
  • 10 cabe rawit hijau
  • 6 bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 tomat hijau
  • 2 lembar daun salam
  • 2 batang serai geprek
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 sendok makan air jeruk nipis
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • Kaldu bubuk secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya

Cara membuat:

  1. Lumuri daging kambing menggunakan air perasan jeruk nipis secara merata pada seluruh permukaan daging, kemudian diamkan kurang lebih selama 15 menit agar aroma khas kambing dapat berkurang secara signifikan dan tekstur mulai lebih segar sebelum masuk ke proses pengolahan berikutnya.
  2. Rebus daging kambing bersama jahe yang telah digeprek serta daun salam hingga daging mencapai tingkat kematangan empuk yang diinginkan, kemudian angkat dan tiriskan, lalu potong-potong sesuai selera agar lebih mudah saat dicampurkan dengan bumbu cabe ijo nantinya.
  3. Rebus cabe hijau besar, cabe rawit hijau, bawang merah, bawang putih, serta tomat hijau hingga seluruh bahan tersebut terlihat layu sempurna, kemudian haluskan atau ulek secara kasar agar tekstur bumbu tetap terasa dan tidak terlalu lembut.
  4. Tumis bumbu yang telah diulek kasar bersama serai yang sudah digeprek, lengkuas, daun salam, serta daun jeruk menggunakan minyak goreng secukupnya hingga seluruh aroma rempah keluar dengan harum yang kuat dan menggugah selera.
  5. Masukkan potongan daging kambing yang telah direbus ke dalam tumisan bumbu tersebut, kemudian aduk secara perlahan namun merata agar seluruh bagian daging terlapisi bumbu cabe ijo secara sempurna.
  6. Tambahkan sedikit air kaldu dari hasil rebusan daging sebelumnya agar rasa semakin gurih dan meresap, lalu lanjutkan proses memasak hingga seluruh bumbu benar-benar menyatu dengan daging.
  7. Koreksi rasa menggunakan garam, gula, serta kaldu bubuk sesuai kebutuhan hingga menghasilkan perpaduan rasa pedas, gurih, dan sedikit manis yang seimbang, kemudian masak kembali hingga kuah mulai menyusut dan mengental.
  8. Sajikan daging kambing cabe ijo dalam keadaan hangat bersama nasi putih pulen agar cita rasa pedas gurihnya semakin terasa dan memberikan pengalaman makan yang lebih nikmat.

Daging kambing cabe ijo yang dimasak menggunakan teknik yang tepat akan menghasilkan hidangan dengan tekstur empuk, cita rasa kaya rempah, serta aroma yang jauh lebih bersih dan minim bau prengus. Penggunaan berbagai rempah segar ditambah proses memasak bertahap menjadi faktor penting yang membuat rasa daging semakin gurih, lezat, dan menggugah selera.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut secara teliti, sajian kambing di rumah dapat berubah menjadi hidangan istimewa yang cocok dinikmati bersama keluarga pada berbagai kesempatan.

Pertanyaan Seputar Cara Masak Daging Kambing Cabe Ijo yang Tidak Bau Prengus

Mengapa daging kambing tidak boleh dicuci berlebihan sebelum dimasak?

Mencuci daging kambing berlebihan justru dapat memperparah bau prengus dan membuat tekstur daging menjadi lebih alot, karena air dapat membuka pori-pori daging dan menyebarkan aroma.

Bahan alami apa saja yang efektif menghilangkan bau prengus daging kambing?

Bahan alami yang efektif meliputi jeruk nipis, lemon, nanas parut, garam, daun pepaya, jahe, ketumbar, dan bawang putih.

Bagaimana teknik merebus daging kambing agar cepat empuk dan tidak bau prengus?

Rebus daging sebentar dengan rempah aromatik seperti jahe, daun salam, dan serai, lalu buang air rebusan pertama dan bilas daging dengan air bersih.

Apa peran lemak pada daging kambing terhadap bau prengus?

Aroma prengus pada daging kambing umumnya berasal dari lapisan lemak, terutama pada kambing jantan dewasa, sehingga membuang lemak berlebih dapat meminimalkan bau.

Berapa lama waktu marinasi yang ideal untuk menghilangkan bau prengus dengan jeruk nipis atau nanas?

Marinasi dengan jeruk nipis atau lemon cukup 10-30 menit, sedangkan dengan nanas parut sekitar 20 menit agar daging tidak hancur.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |