Liputan6.com, Jakarta - Buntut sapi, bagian daging yang digemari untuk berbagai olahan seperti sup, dikenal kaya akan kolagen yang bermanfaat bagi elastisitas kulit dan kekuatan tulang. Namun, tantangan utama dalam menyajikannya adalah mencapai tekstur yang empuk, terutama bagi mereka yang tidak memiliki panci presto. Banyak pencinta kuliner mencari cara cepat merebus buntut sapi tanpa presto agar dagingnya lembut dan mudah terlepas dari tulang.
Proses perebusan yang tepat menjadi kunci untuk menghasilkan hidangan buntut sapi yang tidak alot dan kaya rasa. Dengan menerapkan beberapa teknik khusus, Anda dapat mempersingkat waktu masak secara signifikan tanpa mengorbankan kualitas akhir hidangan. Ini memungkinkan Anda menikmati sajian istimewa di rumah dengan lebih praktis.
Panduan ini akan menguraikan berbagai metode efektif untuk melunakkan buntut sapi tanpa bantuan panci presto. Dari pemilihan bahan baku hingga teknik perebusan yang inovatif, setiap langkah dirancang untuk membantu Anda menciptakan hidangan buntut sapi yang sempurna dan menggugah selera. Berikut langkah-langkahnya yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (4/6/2026).
1. Pemilihan Buntut Sapi Segar
Langkah awal untuk mendapatkan hasil masakan buntut sapi yang empuk dan lezat dimulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas. Buntut sapi segar memiliki karakteristik tertentu yang perlu diperhatikan untuk memastikan kesegaran dan kualitasnya.
Pilih buntut sapi dengan warna merah cerah, bukan pucat, dan saat ditekan dagingnya terasa kenyal, tidak lembek. Bagian tengah buntut sapi umumnya memiliki porsi daging yang lebih tebal dan banyak. Pastikan juga buntut memiliki aroma segar dan tidak menunjukkan bau busuk.
2. Pembersihan Awal Buntut Sapi
Pembersihan buntut sapi yang menyeluruh adalah tahap krusial untuk menghilangkan kotoran serta mengurangi bau tidak sedap. Proses ini juga berkontribusi pada kejernihan kaldu yang akan dihasilkan.
Cuci buntut sapi di bawah air mengalir untuk membersihkan kotoran dan sisa darah. Untuk buntut sapi beku, rendam terlebih dahulu dalam air hangat yang ditaburi garam agar esnya mencair. Setelah itu, buang bagian lemak berlebih dengan menggosoknya di bawah air mengalir atau menggunakan pisau.
3. Teknik Perebusan Ganda
Metode perebusan ganda terbukti efektif untuk menghilangkan bau amis dan kotoran yang menempel pada buntut sapi. Teknik ini juga berperan penting dalam menghasilkan kaldu yang lebih bersih dan jernih.
Mulailah dengan memasukkan buntut sapi ke dalam air dingin, lalu rebus hingga mendidih. Setelah air mendidih, buang busa dan kotoran yang mengapung di permukaan.
Buang air rebusan pertama setelah 5–10 menit, kemudian bilas buntut sapi dengan air bersih. Perebusan awal ini berfungsi membuang kotoran dan bau prengus. Selanjutnya, rebus kembali buntut sapi dengan air bersih yang baru untuk melunakkan serat daging secara perlahan.
4. Metode 5-30-7 yang Efisien
Metode 5-30-7 merupakan teknik perebusan yang dapat menghemat penggunaan gas sekaligus menghasilkan daging yang empuk tanpa perlu panci presto. Teknik ini melibatkan tiga tahapan waktu yang terukur.
Rebus buntut sapi selama 5 menit dalam air yang sudah mendidih. Setelah itu, matikan kompor dan tutup panci rapat selama 30 menit, pastikan tidak ada uap yang keluar.
Kemudian, nyalakan kembali api dan lanjutkan merebus buntut sapi selama 7 menit. Penggunaan panci berbahan tebal dengan tutup yang berat sangat disarankan untuk metode ini agar panas tetap terjaga.
5. Pemanfaatan Bahan Pengempuk Alami
Beberapa bahan alami dapat dimanfaatkan untuk membantu mengempukkan buntut sapi. Bahan-bahan ini bekerja dengan memecah serat-serat daging sehingga teksturnya menjadi lebih lembut.
Nanas muda atau daun pepaya, misalnya, mengandung enzim papain yang berfungsi sebagai pengempuk daging alami. Masukkan beberapa lembar daun pepaya atau potongan nanas muda saat merebus, namun hindari penggunaan berlebihan agar rasa sup tidak berubah. Baking soda juga dapat digunakan, taburkan sedikit pada buntut yang sudah bersih, diamkan 30 menit, lalu cuci bersih sebelum dimasak.
6. Perebusan dengan Api Kecil
Perebusan dengan api kecil dalam waktu yang cukup lama adalah cara tradisional untuk mengempukkan buntut sapi, sering disebut sebagai slow cooking. Metode ini memungkinkan daging melunak secara bertahap tanpa kehilangan bentuknya.
Rebus buntut sapi dengan api kecil selama 2–3 jam, atau bahkan hingga 5 jam untuk mencapai keempukan yang optimal. Beberapa referensi bahkan menyebutkan waktu perebusan bisa mencapai 8 jam dengan api kecil untuk hasil yang sangat empuk. Proses ini memastikan daging empuk tanpa menciut atau hancur.
7. Penambahan Rempah Aromatik
Penambahan rempah-rempah tidak hanya berfungsi untuk mengurangi bau amis pada buntut sapi, tetapi juga berperan penting dalam memperkaya cita rasa kaldu. Rempah-rempah ini dapat ditambahkan pada tahap perebusan kedua.
Sertakan rempah seperti jahe, daun salam, dan serai saat merebus buntut sapi untuk mengurangi aroma tidak sedap dan memberikan keharuman pada kaldu. Bawang putih geprek, cengkeh, atau kayu manis juga dapat digunakan untuk memperkaya kedalaman rasa. Irisan jahe dan biji pala parut juga efektif untuk menghilangkan bau amis saat direbus bersama buntut.
Resep Sop Buntut Sapi
Dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan langkah pembuatan yang sederhana, Anda dapat menghadirkan semangkuk sop buntut sapi yang lezat di rumah. Berikut resep lengkap yang bisa Anda coba.
Bahan-Bahan Utama:
- 1 kg buntut sapi, potong sesuai ruas
- 2 liter air
- 2 buah wortel, potong-potong
- 2 buah kentang, potong dadu besar
- 2 batang daun bawang, iris kasar
- 2 batang seledri, ikat simpul
- 2 lembar daun salam
- 3 cm jahe, memarkan
- 1 buah tomat, potong-potong
- 1 sendok makan garam
- 1 sendok teh gula pasir
- 1 sendok teh kaldu sapi bubuk
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 2 sendok makan minyak goreng untuk menumis
Bumbu Halus:
- 6 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 1/2 sendok teh pala bubuk
Bahan Pelengkap:
- Bawang goreng secukupnya
- Jeruk limau secukupnya
- Sambal rawit secukupnya
- Emping melinjo secukupnya
Cara Membuat Sop Buntut Sapi:
- Cuci bersih buntut sapi, lalu rebus dalam air mendidih selama 10 menit. Buang air rebusan pertama untuk mengurangi kotoran dan aroma amis.
- Didihkan kembali 2 liter air, lalu masukkan buntut sapi. Tambahkan daun salam dan jahe yang telah dimemarkan.
- Rebus buntut sapi hingga empuk. Gunakan metode 5-30-7 atau rebus selama 1,5-2 jam dengan api kecil hingga teksturnya lunak.
- Panaskan minyak goreng, lalu tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
- Masukkan bumbu tumis ke dalam panci berisi buntut sapi. Aduk hingga tercampur rata.
- Tambahkan garam, gula pasir, kaldu sapi bubuk, dan merica bubuk. Koreksi rasa sesuai selera.
- Masukkan wortel dan kentang, lalu masak hingga sayuran empuk.
- Tambahkan daun bawang, seledri, dan tomat menjelang akhir proses memasak agar tetap segar.
- Masak sekitar 5 menit hingga semua bahan matang sempurna dan kuah terasa gurih.
- Angkat dan sajikan sop buntut sapi selagi hangat bersama bawang goreng, jeruk limau, sambal, dan emping melinjo.
Pertanyaan dan Jawaban Cara Merebus Buntut Sapi Tanpa Presto
Berapa lama merebus buntut sapi agar empuk tanpa presto?
Rata-rata waktu yang dibutuhkan adalah sekitar dua sampai tiga jam, namun bisa mencapai 5 hingga 8 jam dengan api kecil untuk hasil yang sangat empuk.
Apa fungsi merebus buntut sapi dua kali?
Merebus buntut sapi dua kali berfungsi untuk menghilangkan kotoran, darah, dan bau prengus atau amis pada rebusan pertama, sehingga menghasilkan kaldu yang lebih jernih dan bersih pada rebusan kedua.
Bumbu apa yang bisa menghilangkan bau amis buntut sapi?
Bumbu seperti jahe, daun salam, serai, perasan jeruk nipis, cuka, dan biji pala dapat membantu menghilangkan bau amis pada buntut sapi.
Apakah nanas bisa mengempukkan buntut sapi?
Ya, nanas muda dapat mengempukkan buntut sapi karena mengandung enzim papain yang berfungsi sebagai pengempuk daging alami.
Bagaimana cara memilih buntut sapi yang bagus?
Pilih buntut sapi yang segar dengan warna merah cerah, tidak pucat, dan memiliki aroma segar. Dagingnya terasa kenyal saat ditekan dan tidak lembek.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7586370/original/077612900_1780368025-markus-winkler-DXVG6Rld_dQ-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7743338/original/045202300_1780550571-f05f3280-6a4f-4c2b-a4b4-11ca80b1f55f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6490805/original/071485000_1779348803-unnamed_-_2026-05-21T143128.549.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4866424/original/009699600_1718687989-WhatsApp_Image_2024-06-18_at_12.11.16_1bf0923c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7757433/original/024594100_1780566666-curing_daging.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7739764/original/078842100_1780546470-bcdec3fa-08b9-48ac-9373-4273ef4d9a8c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7686752/original/087888000_1780483218-063_2279533295.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2384515/original/066579500_1539673228-bakpao_deluxtrade.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5624439/original/097808000_1778216582-Gemini_Generated_Image_ldehocldehocldeh.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7753579/original/027076200_1780562334-9520315272863094671.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7739961/original/048529900_1780546868-987210954778274337.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7752789/original/046571000_1780561371-3063785221171197188.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422170/original/010814700_1763972207-unnamed__98_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1251571/original/062286200_1464779906-halhalal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7594259/original/022335800_1780377051-IMG-20260602-WA0016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4802010/original/004623100_1713173463-IMG_2018.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7745815/original/070180100_1780553256-41795ca0-f40a-487e-ab7c-3a741a10c501.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479912/original/051677600_1768995551-Kue_Mendut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7735706/original/043960100_1780541720-cropped-eaeba4dc-349f-4e6a-968d-490d88a05477.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498890/original/093027800_1770725754-image__57_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488195/original/057422900_1769740878-Kelelawar_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494624/original/004797900_1770301548-000_33YZ6V9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500323/original/022128900_1770860747-cumi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496896/original/057677100_1770609023-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496077/original/078576300_1770463228-042749200_1609160437-agto-nugroho-NYMRvWePmn8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5255810/original/088495200_1750217573-7562353d-49c2-431a-8e3d-ddbe88078888.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5011743/original/058200900_1731999276-IMG-20241119-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1788667/original/039933600_1512278961-IMG-20171202-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491919/original/015759500_1770110370-gambar__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4993874/original/056837800_1730895197-fotor-ai-2024110619038.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3258137/original/033595800_1601883890-food-3232549_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502159/original/000958200_1770970294-1500_x_845.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499684/original/060708600_1770792542-Gemini_Generated_Image_fhmnxyfhmnxyfhmn.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5113396/original/015916200_1738223131-bowl-with-rice-bottle-homemade-rice-water-wooden-table-diy-skincare-product_1048944-1520705.jpg)