9 Tempat Wisata Anak Murah di Jakarta, Solusi Liburan Hemat tanpa Bikin Kantong Bolong

8 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Mengajak anak berlibur sering kali identik dengan biaya yang membengkak, padahal di tengah hiruk pikuk Jakarta sebenarnya tersedia banyak sekali pilihan tempat bermain dan belajar yang ramah di kantong, mulai dari kebun binatang tua yang sudah jadi langganan keluarga lintas generasi, museum-museum yang dikemas lebih interaktif, sampai taman kota yang bahkan tidak memungut biaya masuk sama sekali.

Orang tua tidak perlu lagi merasa bersalah karena tidak bisa membawa anak ke wahana mahal, sebab pengalaman seru dan momen kebersamaan yang berkesan justru sering muncul dari hal-hal sederhana seperti melihat gajah berjalan di kebun binatang, mencoba membuat layangan sendiri, atau sekadar berlarian di rerumputan taman kota yang teduh.

Artikel ini merangkum sejumlah destinasi yang sudah terbukti ramai dikunjungi keluarga dan tetap konsisten menjaga harga tiket di kisaran yang sangat terjangkau, bahkan beberapa di antaranya gratis tanpa syarat apa pun. Setiap tempat dilengkapi dengan informasi alamat, jam operasional, dan jenis aktivitas yang bisa dinikmati anak, sehingga orang tua tinggal memilih sesuai usia anak, lokasi terdekat, dan suasana liburan yang diinginkan, entah itu petualangan mengenal satwa, wisata edukasi budaya, atau sekadar bermain bebas di ruang terbuka hijau.

1. Kebun Binatang Ragunan

Kebun Binatang Ragunan yang beralamat di Jalan Harsono RM Nomor 1, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, selalu menjadi pilihan utama keluarga yang ingin mengenalkan anak pada dunia satwa tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam, apalagi kawasan konservasi seluas hampir seratus hektare ini sudah berdiri puluhan tahun dan tetap terawat hingga sekarang.

Tempat ini tutup setiap hari Senin, sementara pada hari Selasa hingga Jumat buka pukul 08.00 sampai 16.00 WIB, dan pada akhir pekan jam bukanya dimajukan menjadi pukul 07.00 WIB sehingga keluarga bisa datang lebih pagi untuk menghindari teriknya cuaca siang hari di Jakarta.

Dengan tiket masuk yang hanya berkisar beberapa ribu rupiah saja, pengunjung sudah bisa berkeliling melihat ratusan koleksi satwa mulai dari gajah, harimau sumatra, komodo, hingga aneka primata yang dirawat di pusat konservasi khusus, dan anak-anak biasanya paling antusias ketika melewati area reptil serta kandang burung yang letaknya tidak jauh dari pintu masuk utara.

Supaya tidak terlalu lelah berjalan kaki mengingat luasnya kawasan, banyak keluarga memilih menyewa sepeda atau menaiki kereta wisata yang tersedia di dalam area, sambil sesekali berhenti untuk menggelar tikar piknik di bawah pepohonan rindang yang tersebar di berbagai sudut taman.

2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Berlokasi di Jalan Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, taman wisata budaya seluas ratusan hektare ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WIB, menjadikannya salah satu destinasi yang fleksibel dikunjungi baik pagi maupun sore hari setelah jam pulang sekolah. Setelah melalui revitalisasi besar beberapa tahun terakhir, kawasan ini kini mengusung konsep ruang hijau yang lebih luas sehingga anak-anak bisa berlarian dengan nyaman di antara anjungan-anjungan rumah adat dari berbagai provinsi.

Dengan tiket masuk yang hanya sekitar dua puluh ribu rupiah, anak bisa diajak berkeliling melihat miniatur rumah adat dari puluhan provinsi, menjajal naik kereta gantung untuk melihat replika kepulauan Indonesia dari ketinggian, hingga mampir ke berbagai museum tematik seperti museum serangga dan museum transportasi yang tiketnya dijual terpisah dengan harga yang masih sangat terjangkau. Suasana taman yang rindang dan banyaknya spot foto unik di tiap anjungan membuat kunjungan ke TMII terasa seperti berwisata keliling Indonesia hanya dalam satu hari saja.

3. Museum Nasional Indonesia

Museum yang akrab disebut Museum Gajah ini beralamat di Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 12, Gambir, Jakarta Pusat, dan buka setiap hari kecuali Senin, dengan jam operasional pukul 08.00 hingga 18.00 WIB pada hari Selasa sampai Kamis, lalu diperpanjang hingga pukul 20.00 WIB pada akhir pekan ketika kunjungan keluarga biasanya lebih ramai. Lokasinya yang berada tepat di pusat kota dan dekat dengan kawasan Monas membuatnya mudah dijangkau menggunakan transportasi umum tanpa perlu khawatir soal kemacetan parkir.

Untuk tiketnya, anak-anak usia 0-3 tahun bisa masuk tanpa biaya alias gratis, dan untuk orang dewasa dikenai biaya 50.000 rupiah. Dengan harga tersebut, kita bisa menjelajahi ribuan koleksi artefak bersejarah mulai dari fosil purba, arca peninggalan Hindu-Buddha, hingga keramik kuno yang disusun rapi di berbagai lantai galeri yang ber-AC sehingga nyaman dikunjungi meski cuaca di luar sedang panas. Sejak direnovasi, museum ini juga menambahkan area bermain khusus anak serta ruang pamer interaktif yang membuat proses belajar sejarah dan budaya Indonesia terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan dibandingkan kunjungan museum konvensional pada umumnya.

4. Museum Wayang

Terletak di Jalan Pintu Besar Utara, tepatnya di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, museum bersejarah ini buka setiap hari kecuali Senin, dengan jam kunjungan pukul 09.00 sampai 15.00 WIB pada hari Selasa hingga Kamis, dan diperpanjang hingga malam pada akhir pekan saat kawasan Kota Tua biasanya dipadati pengunjung yang juga ingin berfoto di sekitar Taman Fatahillah. Bangunan museum ini sendiri merupakan bekas gereja peninggalan kolonial Belanda yang menyimpan banyak nilai sejarah di setiap sudutnya.

Dengan tiket masuk yang hanya sekitar lima belas ribu rupiah, anak-anak bisa melihat koleksi ratusan wayang dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari negara lain, mencoba memainkan gamelan yang dipajang di ruang pamer, hingga mengikuti sesi interaktif untuk merasakan sensasi menjadi dalang melalui layar yang disediakan pengelola. Setelah puas berkeliling museum, keluarga biasanya melanjutkan jalan-jalan santai ke lapangan terbuka di depan Museum Fatahillah yang lokasinya hanya beberapa langkah saja, sehingga satu kunjungan ke Kota Tua bisa mencakup beberapa destinasi sekaligus.

5. Museum Layang-Layang Indonesia

Museum unik ini berada di Jalan H. Kamang Nomor 38, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, dengan jam operasional setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, menjadikannya pilihan yang cocok untuk kunjungan setengah hari di akhir pekan. Bangunan museum yang dikelilingi halaman luas ini dimiliki secara pribadi oleh seorang pencinta layangan, sehingga suasananya terasa lebih personal dan hangat dibandingkan museum pemerintah pada umumnya.

Dengan tiket masuk sekitar dua puluh lima ribu rupiah, kunjungan diawali dengan menonton video singkat tentang sejarah layangan sebelum diajak berkeliling melihat koleksi layangan unik dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara bersama pemandu yang menjelaskan setiap koleksi dengan ramah. Bagian paling dinanti anak-anak biasanya ada di akhir kunjungan, yaitu kesempatan mewarnai dan membuat layangan sendiri sebagai oleh-oleh, sebuah aktivitas yang sekaligus melatih kreativitas dan kesabaran si kecil.

6. Magic Art 3D Museum Jakarta

Museum seni interaktif ini beralamat di Jalan Kali Besar Timur Nomor 9, masih dalam kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, dengan jam buka setiap hari pukul 10.00 hingga 18.00 WIB pada hari biasa dan diperpanjang hingga pukul 19.00 WIB saat akhir pekan. Lokasinya yang berdekatan dengan Museum Wayang dan Taman Fatahillah membuat tempat ini sering dijadikan satu rangkaian wisata sekaligus saat berkunjung ke kawasan Kota Tua bersama keluarga.

Dengan tiket masuk sekitar tiga puluh lima ribu rupiah, anak-anak diajak menjelajahi lukisan-lukisan tiga dimensi yang dirancang agar pengunjung bisa berinteraksi dan berfoto seolah benar-benar masuk ke dalam gambar, mulai dari tema dinosaurus, ruang ilusi optik, hingga area cermin yang menantang anak memecahkan teka-teki sederhana. Sensasi berfoto dengan latar lukisan yang seolah hidup ini biasanya menjadi daya tarik utama yang membuat anak-anak betah berlama-lama mencoba berbagai sudut pengambilan gambar di setiap ruangan.

7. Dunia Air Tawar TMII (Jagat Satwa Nusantara)

Wahana edukasi satwa air ini berlokasi di area parkir kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, dengan jam operasional pukul 09.00 hingga 17.00 WIB pada hari kerja, lalu dibuka lebih awal mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB pada akhir pekan saat jumlah pengunjung biasanya meningkat. Karena masih berada dalam kompleks TMII, tempat ini bisa dijadikan tambahan aktivitas setelah berkeliling anjungan-anjungan budaya.

Dengan satu tiket terusan seharga sekitar tiga puluh lima ribu rupiah, pengunjung sudah bisa menikmati dua wahana sekaligus, yaitu koleksi ikan air tawar dari berbagai daerah di Indonesia yang dipajang dalam akuarium berukuran besar, serta taman serangga yang menampilkan beragam spesies kupu-kupu dan serangga lain dalam kandang terbuka. Anak-anak biasanya senang berlama-lama mengamati ikan-ikan unik yang jarang ditemui di akuarium rumahan, sambil belajar mengenal ekosistem air tawar Nusantara secara langsung dan menyenangkan.

8. Ancol Taman Impian

Kawasan wisata terpadu ini beralamat di Jalan Lodan Timur Nomor 7, Ancol, Jakarta Utara, dan buka setiap hari hampir dua puluh empat jam, tepatnya mulai pukul 06.00 hingga 23.00 WIB, sehingga keluarga punya banyak fleksibilitas waktu untuk berkunjung baik pagi, siang, maupun menjelang malam hari. Sebagai kawasan terbesar di Jakarta Utara, Ancol menggabungkan area pantai, taman terbuka, dan berbagai wahana hiburan dalam satu kompleks yang sangat luas.

Dengan tiket gerbang kawasan yang hanya sekitar dua puluh lima ribu rupiah, anak-anak sudah bisa menikmati area pantai dan taman hijau secara bebas tanpa biaya tambahan, bermain pasir, melihat matahari terbenam, atau sekadar berlarian di ruang terbuka yang luas bersama keluarga. Bagi yang ingin pengalaman lebih, tersedia wahana berbayar terpisah seperti Dunia Fantasi, Sea World, atau gondola yang melintasi kawasan pantai, sehingga orang tua bisa menyesuaikan pengeluaran sesuai bujet liburan yang sudah direncanakan sebelumnya.

9. Taman Walikota Jakarta Barat

Taman bermain umum ini berada di kawasan Kembangan, tepatnya di lingkungan kantor Wali Kota Jakarta Barat, dan dapat dikunjungi setiap hari sepanjang pagi hingga sore tanpa dipungut biaya masuk sama sekali. Letaknya yang menyatu dengan area perkantoran pemerintah membuat taman ini relatif tenang dan tidak terlalu ramai dibandingkan taman bermain komersial, sehingga cocok untuk keluarga yang ingin suasana lebih santai.

Fasilitas yang tersedia cukup lengkap untuk ukuran taman gratis, mulai dari area bermain dengan perosotan dan ayunan, rumput sintetis yang nyaman untuk anak duduk dan bermain tanpa khawatir kotor, hingga jalur jalan kaki yang ramah untuk kereta dorong bayi sekaligus bisa digunakan orang tua untuk berolahraga ringan sambil mengawasi anak bermain. Karena tidak ada tiket masuk maupun biaya parkir tambahan yang signifikan, taman ini menjadi pilihan favorit keluarga yang ingin mengisi akhir pekan tanpa mengeluarkan biaya sama sekali.

Pertanyaan dan Jawaban

Apa wisata anak termurah di Jakarta?

Kebun Binatang Ragunan dan Taman Satwa Anak menjadi yang termurah karena tiket masuknya hanya berkisar beberapa ribu rupiah saja.

Apakah Kebun Binatang Ragunan buka setiap hari?

Ragunan tutup setiap hari Senin dan baru buka kembali pada hari Selasa sampai Minggu.

Berapa kisaran harga tiket masuk Taman Mini Indonesia Indah?

Tiket masuk utama TMII berkisar dua puluh ribu rupiah, belum termasuk wahana dan museum tambahan di dalamnya.

Apakah ada wisata anak yang benar-benar gratis di Jakarta?

Taman Walikota Jakarta Barat menjadi salah satu contoh taman bermain anak yang bisa dikunjungi tanpa biaya masuk sama sekali.

Apakah Ancol cocok untuk liburan anak dengan bujet terbatas?

Ancol tetap bisa dinikmati dengan bujet hemat karena area pantai dan tamannya bisa diakses hanya dengan tiket gerbang tanpa wahana berbayar.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |