7 Olahan Daging Kurban Selain Rendang, Inspirasi Menu Pasca Iduladha Anti Bosan

9 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Momen Iduladha identik dengan melimpahnya stok daging kurban di rumah. Selama ini, rendang sering menjadi pilihan utama untuk mengolah daging sapi maupun kambing karena rasanya gurih dan tahan lama. Namun jika diolah dengan menu yang itu-itu saja, banyak orang akhirnya merasa bosan dan ingin mencoba variasi masakan lain yang tidak kalah lezat serta lebih beragam.

Padahal, daging kurban bisa diolah menjadi berbagai hidangan menarik mulai dari yang berkuah, dibakar, hingga menu modern yang cocok disantap bersama keluarga. Dengan racikan bumbu dan teknik memasak yang tepat, daging kurban dapat berubah menjadi sajian empuk, kaya rasa, dan menggugah selera tanpa harus selalu dibuat rendang. Berikut olahan daging kurban selain rendang yang bisa menjadi inspirasi menu spesial saat Iduladha, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (4/6/2026). 

1. Sate Maranggi Daging Sapi

Sate maranggi menjadi salah satu olahan daging kurban yang selalu menggugah selera karena memiliki cita rasa manis gurih khas bumbu rempah. Potongan daging yang dimarinasi membuat teksturnya lebih empuk dan aroma bakarnya sangat menggoda saat disajikan hangat. Menu ini cocok disantap bersama nasi hangat, sambal, dan irisan bawang merah segar.

Selain praktis dibuat, sate maranggi juga menjadi pilihan favorit saat berkumpul bersama keluarga di momen Iduladha. Proses pembakarannya menciptakan aroma khas yang membuat suasana makan terasa lebih spesial. Dengan tambahan kecap dan jeruk limau, rasa daging menjadi semakin nikmat dan kaya.

Bahan-Bahan

  • 500 gram daging sapi, potong kotak
  • 4 sdm kecap manis
  • 2 sdm air asam jawa
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • 3 siung bawang putih
  • 5 butir bawang merah
  • 1 sdm gula merah
  • 1 sdt garam
  • Tusuk sate secukupnya

Cara Membuat

  1. Siapkan daging sapi segar lalu cuci bersih menggunakan air mengalir agar sisa darah dan kotorannya hilang. Setelah itu, potong daging berbentuk kotak dengan ukuran sedang supaya mudah ditusuk dan matang merata saat dibakar. Hindari memotong terlalu kecil karena daging bisa cepat kering ketika terkena panas bara api.
  2. Haluskan bawang merah, bawang putih, gula merah, garam, dan ketumbar hingga lembut. Campurkan bumbu halus dengan kecap manis dan air asam jawa di dalam wadah besar, lalu aduk rata sampai aroma rempah mulai keluar. Marinasi ini penting untuk membuat rasa sate lebih meresap dan tekstur daging menjadi lebih empuk.
  3. Masukkan potongan daging ke dalam bumbu marinasi lalu aduk hingga seluruh permukaan daging terbalut rata. Tutup wadah dan diamkan minimal selama 1 jam di kulkas agar bumbu meresap sempurna. Jika ingin hasil lebih nikmat, diamkan semalaman supaya rasa manis gurihnya semakin kuat.
  4. Setelah proses marinasi selesai, tusuk potongan daging menggunakan tusuk sate secukupnya. Susun daging agak rapat agar sate terlihat penuh dan juicy saat matang. Sambil menunggu, siapkan bara api atau alat pembakaran hingga panasnya stabil.
  5. Bakar sate sambil sesekali dibolak-balik agar matang merata. Olesi sate menggunakan sisa bumbu selama proses pembakaran supaya permukaannya lebih caramelized dan aromanya semakin harum. Panggang hingga bagian luar sedikit kecokelatan namun bagian dalam tetap empuk.
  6. Setelah matang, angkat sate lalu sajikan bersama sambal kecap, irisan bawang merah, cabai rawit, dan nasi hangat. Tambahkan sedikit perasan jeruk limau agar rasanya lebih segar dan menggugah selera.

2. Tongseng Daging Kurban

Tongseng menjadi menu favorit banyak orang karena kuahnya gurih dengan perpaduan rasa manis dan rempah yang kuat. Potongan daging sapi atau kambing yang dimasak bersama kol dan tomat menciptakan rasa segar sekaligus nikmat. Hidangan ini sangat cocok disantap hangat saat cuaca dingin atau malam hari bersama keluarga.

Kuah santan yang kaya rempah membuat aroma tongseng begitu menggoda sejak pertama dimasak. Selain lezat, menu ini juga cocok untuk mengolah bagian daging kurban yang sedikit berlemak agar teksturnya semakin gurih. Tambahan cabai rawit membuat rasanya semakin mantap dan menggugah selera.

Bahan-Bahan

  • 500 gram daging sapi atau kambing
  • 200 ml santan
  • 1/4 kol, iris
  • 2 buah tomat
  • 5 cabai rawit
  • 2 lembar daun salam
  • 2 batang serai

Bumbu Halus

  • 6 bawang merah
  • 4 bawang putih
  • 3 kemiri
  • 1 sdt merica
  • Garam secukupnya

Cara Membuat

  1. Cuci bersih daging lalu rebus hingga setengah empuk agar lebih mudah dipotong dan tidak terlalu alot saat dimasak nantinya. Setelah agak empuk, angkat dan potong kecil-kecil sesuai selera. Simpan air rebusannya karena dapat digunakan sebagai kaldu agar rasa kuah lebih gurih.
  2. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, merica, dan garam hingga lembut. Panaskan sedikit minyak lalu tumis bumbu bersama daun salam dan serai hingga benar-benar harum dan matang. Proses menumis ini penting agar aroma rempah keluar maksimal dan kuah tongseng tidak langu.
  3. Masukkan potongan daging ke dalam tumisan bumbu lalu aduk hingga semua bagian tercampur rata. Tambahkan sedikit kecap manis jika suka agar rasa kuah lebih kaya dan warna masakan lebih cantik. Masak beberapa menit sampai daging mulai menyerap aroma bumbu.
  4. Tuangkan air rebusan daging sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan. Setelah mendidih, masukkan santan lalu kecilkan api agar santan tidak pecah. Masak sambil sesekali diaduk supaya kuah tetap halus dan creamy.
  5. Masukkan irisan kol, tomat, dan cabai rawit menjelang akhir proses memasak agar sayuran tidak terlalu layu. Masak hingga semua bahan matang dan kuah sedikit mengental. Koreksi rasa dengan menambahkan garam atau gula sesuai selera.
  6. Sajikan tongseng selagi hangat bersama nasi putih dan taburan bawang goreng. Aroma santan dan rempah yang kuat membuat menu ini sangat cocok disantap saat momen Iduladha bersama keluarga.

3. Gulai Daging Sapi

Gulai daging sapi memiliki kuah santan kental dengan aroma rempah yang sangat khas. Rasa gurih dan sedikit pedas membuat menu ini selalu menjadi favorit saat momen Iduladha tiba. Potongan daging yang dimasak lama membuat teksturnya lembut dan mudah disantap.

Hidangan ini cocok disajikan bersama nasi hangat, kerupuk, atau sambal hijau agar rasanya semakin lengkap. Kombinasi rempah seperti kunyit, ketumbar, dan serai membuat gulai terasa kaya rasa dan sangat menggoda. Selain nikmat, gulai juga cocok dimasak dalam jumlah besar untuk acara keluarga.

Bahan-Bahan

  • 600 gram daging sapi
  • 500 ml santan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 batang serai
  • 3 daun jeruk

Bumbu Halus

  • 7 bawang merah
  • 5 bawang putih
  • 4 kemiri
  • 1 ruas kunyit
  • 1 ruas jahe
  • 1 sdt ketumbar

Cara Membuat

  1. Cuci bersih daging sapi lalu potong sesuai selera. Jika menggunakan bagian yang cukup keras, rebus terlebih dahulu beberapa menit agar teksturnya lebih cepat empuk saat dimasak bersama bumbu gulai.
  2. Haluskan semua bahan bumbu hingga benar-benar lembut. Panaskan minyak secukupnya lalu tumis bumbu bersama daun salam, serai, dan daun jeruk sampai harum dan matang. Aroma rempah yang keluar akan menjadi dasar rasa gurih khas gulai.
  3. Masukkan potongan daging lalu aduk hingga berubah warna dan tercampur rata dengan bumbu. Masak beberapa menit agar rempah mulai meresap ke dalam serat daging. Tambahkan sedikit air jika tumisan terlalu kering.
  4. Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk perlahan agar santan tidak pecah. Gunakan api kecil supaya kuah matang perlahan dan rasa rempah lebih menyatu dengan santan.
  5. Masak gulai hingga kuah mulai mengental dan daging menjadi empuk. Sesekali aduk bagian bawah panci agar santan tidak gosong. Koreksi rasa dengan garam dan gula sesuai selera.
  6. Setelah matang, sajikan gulai bersama nasi putih hangat, bawang goreng, dan kerupuk. Kuah santannya yang gurih membuat menu ini sangat cocok dinikmati saat berkumpul bersama keluarga besar.

4. Daging Sapi Lada Hitam

Menu lada hitam cocok bagi yang ingin menikmati olahan daging kurban dengan cita rasa modern. Perpaduan saus gurih dan aroma lada hitam membuat hidangan ini terasa lebih spesial namun tetap mudah dibuat di rumah. Tekstur daging yang empuk berpadu sempurna dengan sensasi pedas hangat dari lada.

Selain cocok untuk menu keluarga, daging lada hitam juga bisa menjadi sajian ala restoran yang menggugah selera. Hidangan ini paling nikmat disantap bersama nasi hangat dan sayuran tumis sederhana. Aroma bawang bombai dan mentega membuat rasa masakan semakin kaya dan lezat.

Bahan-Bahan

  • 400 gram daging sapi iris tipis
  • 1 buah bawang bombai
  • 2 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap manis
  • 1 sdt lada hitam kasar
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdm margarin
  • Garam secukupnya
  • Air secukupnya

Cara Membuat

  1. Cuci bersih daging sapi lalu iris tipis melawan arah serat agar teksturnya lebih empuk saat dimasak. Setelah itu, marinasi daging menggunakan sedikit garam dan lada hitam selama kurang lebih 15 menit supaya rasa lebih meresap dan aroma daging berkurang.
  2. Iris bawang bombai memanjang dan cincang bawang putih hingga halus. Panaskan margarin di atas wajan lalu tumis bawang putih sampai harum dan sedikit kecokelatan. Setelah itu, masukkan bawang bombai dan tumis hingga layu serta aromanya keluar.
  3. Masukkan irisan daging sapi ke dalam tumisan bawang lalu aduk cepat menggunakan api besar agar daging tidak mengeluarkan terlalu banyak air. Masak hingga warna daging berubah dan permukaannya mulai matang merata.
  4. Tambahkan saus tiram, kecap manis, dan lada hitam kasar lalu aduk hingga semua bumbu tercampur sempurna. Jika suka rasa lebih kuat, Anda bisa menambahkan lada hitam ekstra agar aroma pedas hangatnya semakin terasa.
  5. Tuangkan sedikit air lalu masak beberapa menit sampai bumbu meresap dan kuah sedikit mengental. Pastikan daging tidak dimasak terlalu lama agar teksturnya tetap juicy dan tidak keras.
  6. Setelah matang, angkat dan sajikan daging lada hitam selagi hangat bersama nasi putih. Tambahkan taburan bawang goreng atau irisan cabai jika ingin rasa lebih pedas dan menggugah selera.

5. Empal Goreng

Empal goreng memiliki rasa manis gurih dengan tekstur daging yang empuk dan sedikit kering di bagian luar. Menu ini cocok dijadikan lauk praktis karena dapat disimpan dan dipanaskan kembali kapan saja. Aroma rempah yang meresap membuat empal semakin nikmat disantap bersama sambal.

Selain cocok untuk lauk makan siang, empal goreng juga sering dijadikan stok lauk selama momen Iduladha. Proses perebusan yang lama membantu membuat daging lebih empuk dan bumbu meresap sempurna. Setelah digoreng, bagian luar empal terasa gurih sementara bagian dalam tetap juicy.

Bahan-Bahan

  • 500 gram daging sapi
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai
  • Air secukupnya

Bumbu Halus

  • 5 bawang merah
  • 4 bawang putih
  • 1 sdt ketumbar
  • 2 sdm gula merah
  • Garam secukupnya

Cara Membuat

  1. Cuci bersih daging sapi lalu rebus bersama daun salam dan serai hingga setengah empuk. Proses perebusan ini membantu mengurangi bau amis sekaligus membuat tekstur daging lebih mudah menyerap bumbu nantinya.
  2. Setelah daging agak empuk, angkat lalu iris tipis-tipis sesuai selera. Geprek perlahan menggunakan ulekan atau alat pemukul daging agar teksturnya lebih lembut dan bumbu lebih mudah meresap ke dalam serat daging.
  3. Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, gula merah, dan garam hingga lembut. Tumis bumbu halus sampai harum lalu tambahkan sedikit air agar bumbu tidak terlalu kental saat dimasak bersama daging.
  4. Masukkan irisan daging ke dalam tumisan bumbu lalu aduk hingga semua bagian terbalut rata. Masak menggunakan api kecil sambil sesekali dibalik agar bumbu benar-benar meresap dan air menyusut perlahan.
  5. Setelah bumbu meresap dan daging terlihat lebih kering, panaskan minyak secukupnya lalu goreng empal sebentar hingga bagian luar sedikit kecokelatan. Jangan menggoreng terlalu lama agar tekstur dalamnya tetap empuk dan juicy.
  6. Angkat empal goreng lalu tiriskan minyaknya. Sajikan bersama nasi hangat, sambal, dan lalapan agar rasanya semakin nikmat dan cocok disantap saat makan siang bersama keluarga.

6. Sop Daging Sapi

Sop daging sapi menjadi pilihan menu yang lebih ringan namun tetap kaya rasa untuk mengolah daging kurban. Kuah bening yang gurih dipadukan dengan wortel, kentang, dan taburan bawang goreng membuat hidangan ini terasa hangat dan menenangkan. Cocok disantap kapan saja, terutama saat ingin menikmati olahan daging yang tidak terlalu berat.

Selain mudah dibuat, sop daging juga disukai hampir semua anggota keluarga karena rasanya cenderung ringan dan segar. Aroma rempah sederhana seperti pala dan lada membantu menghilangkan bau amis pada daging. Dengan proses perebusan yang tepat, daging akan terasa empuk dan kuahnya semakin nikmat.

Bahan-Bahan

  • 500 gram daging sapi
  • 2 buah wortel
  • 2 buah kentang
  • 1 batang daun bawang
  • 1 batang seledri
  • Bawang goreng secukupnya

Bumbu

  • 4 siung bawang putih
  • 1 sdt merica
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • Garam secukupnya

Cara Membuat

  1. Rebus daging sapi menggunakan air secukupnya hingga empuk. Selama proses perebusan, buang busa atau kotoran yang muncul di permukaan agar kuah sop tetap jernih dan tidak berbau amis.
  2. Setelah daging empuk, angkat lalu potong-potong sesuai selera. Simpan air rebusannya sebagai kaldu utama karena rasa gurih alami dari daging akan membuat kuah sop lebih nikmat tanpa perlu banyak penyedap tambahan.
  3. Haluskan atau cincang bawang putih lalu tumis hingga harum. Masukkan tumisan bawang ke dalam kuah kaldu bersama merica dan pala bubuk agar aroma sop menjadi lebih sedap dan hangat.
  4. Masukkan wortel dan kentang yang sudah dipotong-potong ke dalam kuah. Masak menggunakan api sedang hingga sayuran mulai empuk namun tidak hancur. Tambahkan garam secukupnya lalu koreksi rasa sesuai selera.
  5. Setelah semua bahan matang, masukkan potongan daging kembali ke dalam panci lalu tambahkan daun bawang dan seledri. Aduk perlahan dan masak sebentar hingga aroma sayuran keluar.
  6. Sajikan sop daging sapi selagi hangat dengan taburan bawang goreng di atasnya. Menu ini sangat cocok disantap bersama nasi putih, sambal, dan kerupuk saat cuaca dingin atau makan malam keluarga.

7. Daging Bakar Kecap

Daging bakar kecap menjadi salah satu menu sederhana namun selalu berhasil menggugah selera saat Iduladha. Perpaduan kecap manis, bawang putih, dan aroma bakaran menciptakan rasa gurih manis yang sangat nikmat. Potongan daging yang dibakar hingga sedikit karamel membuat tampilannya semakin menggiurkan.

Menu ini cocok dijadikan hidangan santai bersama keluarga karena proses memasaknya cukup praktis. Selain dibakar di atas arang, daging juga bisa dimasak menggunakan teflon jika tidak memiliki alat bakar. Sajikan bersama sambal dan lalapan agar rasanya semakin lengkap.

Bahan-Bahan

  • 500 gram daging sapi
  • 5 sdm kecap manis
  • 3 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar
  • 1 sdm margarin
  • Garam secukupnya
  • Air jeruk limau secukupnya

Cara Membuat

  1. Cuci bersih daging sapi lalu potong tipis atau sesuai selera agar bumbu lebih mudah meresap. Jika menggunakan bagian daging yang cukup keras, Anda bisa memukulnya perlahan menggunakan alat pemukul daging supaya teksturnya lebih empuk saat dibakar.
  2. Haluskan bawang putih, ketumbar, dan garam hingga lembut. Campurkan bumbu halus dengan kecap manis dan margarin cair lalu aduk rata sampai membentuk bumbu marinasi yang kental dan harum.
  3. Lumuri seluruh permukaan daging menggunakan bumbu marinasi hingga rata. Diamkan minimal selama 30 menit agar rasa gurih manisnya meresap ke dalam serat daging. Jika ingin hasil lebih maksimal, simpan di kulkas selama beberapa jam.
  4. Panaskan alat pembakaran atau teflon lalu oles sedikit margarin agar daging tidak lengket. Bakar daging sambil sesekali dibolak-balik supaya matang merata dan permukaannya sedikit caramelized.
  5. Selama proses pembakaran, oleskan sisa bumbu marinasi agar aroma kecap semakin keluar dan warna daging menjadi lebih cantik. Masak hingga bagian luar agak kering namun bagian dalam tetap juicy.
  6. Setelah matang, angkat daging lalu sajikan bersama nasi hangat, sambal, dan lalapan segar. Tambahkan sedikit perasan jeruk limau sebelum disantap agar rasa bakaran menjadi lebih segar dan nikmat.

Pertanyaan dan Jawaban seputar Olahan Daging Kurban Selain Rendang

1. Bagaimana agar daging kurban cepat empuk saat dimasak?

Gunakan teknik perebusan perlahan dengan api kecil atau marinasi menggunakan bumbu agar tekstur daging lebih empuk.

2. Apakah daging kambing bisa diolah selain jadi sate?

Bisa. Daging kambing juga cocok diolah menjadi tongseng, gulai, sop, hingga daging lada hitam.

3. Bagaimana cara mengurangi bau prengus pada daging?

Gunakan rempah seperti jahe, serai, daun jeruk, dan jeruk limau untuk membantu mengurangi aroma prengus.

4. Apakah daging kurban sebaiknya langsung dimasak?

Tidak harus. Daging bisa disimpan terlebih dahulu di kulkas atau freezer agar lebih awet sebelum diolah.

5. Menu apa yang cocok untuk olahan daging kurban tanpa santan?

Sop daging, sate maranggi, dan daging lada hitam cocok menjadi pilihan olahan tanpa santan yang tetap lezat.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |