7 Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan dengan Bahan Sederhana di Rumah

13 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Bau amis pada ikan seringkali menjadi tantangan saat mengolah hidangan laut di dapur. Namun, masalah ini dapat diatasi dengan mudah menggunakan berbagai bahan sederhana yang umumnya tersedia di rumah. Pemahaman tentang senyawa penyebab bau amis menjadi kunci untuk memilih metode penetralan yang paling efektif.

Bau tak sedap yang khas pada ikan, terutama setelah ditangkap, disebabkan oleh senyawa trimetilamina (TMA). Senyawa ini terbentuk ketika bakteri mulai mengurai trimetilamina oksida (TMAO) yang secara alami ada dalam tubuh ikan setelah kematiannya. Proses penguraian inilah yang menghasilkan aroma kuat yang seringkali kurang disukai.

Beruntungnya, berbagai solusi praktis tersedia untuk menghilangkan atau setidaknya menyamarkan bau amis ini, mulai dari bahan-bahan asam hingga agen pengikat alami. Lantas bagaimana saja cara menghilangkan bau amis pada ikan dengan bahan sederhana di rumah? Melansir dari berbagai sumber, Jumat (19/6/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Gunakan Perasan Jeruk Nipis atau Lemon untuk Menetralisir Bau Amis

Jeruk nipis dan lemon menjadi salah satu bahan paling populer untuk menghilangkan bau amis pada ikan. Kandungan asam sitrat yang terdapat di dalamnya mampu membantu mengurangi aroma amis dengan cara bereaksi terhadap senyawa penyebab bau. Selain itu, aroma segar dari jeruk juga dapat memberikan wangi alami pada ikan sehingga lebih menggugah selera saat dimasak.

Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu dengan membersihkan ikan terlebih dahulu menggunakan air mengalir. Setelah sisik, kotoran, dan bagian dalam ikan dibersihkan, lumuri seluruh permukaan ikan dengan perasan jeruk nipis atau lemon. Pastikan bagian luar dan bagian dalam ikan terkena cairan tersebut agar aroma amis bisa berkurang secara merata.

Diamkan ikan selama kurang lebih 15–30 menit sebelum dibilas kembali dan diolah. Namun, jangan merendam ikan terlalu lama karena sifat asam dari jeruk dapat membuat tekstur daging ikan berubah menjadi lebih keras atau sedikit kering. Penggunaan jeruk nipis juga membantu menghilangkan lendir pada permukaan ikan sehingga ikan terasa lebih bersih dan segar.

2. Rendam Ikan dengan Air Garam untuk Mengurangi Aroma Tidak Sedap

Garam merupakan bahan dapur sederhana yang memiliki banyak manfaat dalam proses pengolahan ikan. Selain digunakan sebagai pemberi rasa, garam juga dapat membantu mengurangi bau amis karena mampu menarik keluar sebagian cairan yang membawa aroma tidak sedap dari permukaan ikan. Teknik ini sudah lama digunakan dalam berbagai cara pengolahan ikan tradisional.

Untuk menggunakannya, larutkan beberapa sendok garam ke dalam air bersih hingga terasa cukup asin. Masukkan ikan yang sudah dibersihkan ke dalam larutan tersebut, lalu diamkan selama sekitar 10–20 menit. Setelah proses perendaman selesai, bilas ikan dengan air bersih agar sisa garam tidak membuat rasa ikan terlalu asin saat dimasak.

Selain mengurangi bau amis, perendaman dengan air garam juga membantu memperbaiki tekstur ikan. Garam dapat membantu membuat daging ikan terasa lebih padat dan tidak mudah hancur saat dimasak. Cara ini cocok digunakan untuk berbagai jenis ikan, baik ikan laut maupun ikan air tawar.

3. Manfaatkan Jahe untuk Menghilangkan Bau Amis Sekaligus Memberi Aroma Segar

Jahe dikenal sebagai salah satu rempah yang memiliki aroma kuat dan khas. Kandungan minyak atsiri dalam jahe dapat membantu menutupi sekaligus mengurangi aroma amis pada ikan. Tidak hanya itu, jahe juga sering digunakan dalam masakan ikan karena mampu memberikan rasa hangat dan aroma yang lebih sedap.

Cara menggunakan jahe cukup praktis. Kupas beberapa ruas jahe, lalu memarkan atau parut hingga keluar sarinya. Oleskan jahe tersebut pada permukaan ikan yang sudah dibersihkan, kemudian diamkan selama beberapa menit sebelum dimasak. Jika ingin hasil lebih maksimal, jahe juga bisa dicampurkan bersama bahan lain seperti bawang putih atau jeruk nipis.

Penggunaan jahe sangat cocok untuk jenis ikan yang memiliki aroma cukup kuat, seperti ikan bandeng, ikan patin, atau ikan laut tertentu. Selain membantu menghilangkan bau amis, jahe juga dapat memperkaya rasa masakan sehingga ikan terasa lebih nikmat tanpa aroma yang mengganggu.

4. Gunakan Cuka sebagai Alternatif Penghilang Bau Amis

Cuka dapat menjadi pilihan lain untuk mengatasi bau amis pada ikan karena memiliki sifat asam yang mampu membantu menetralisir senyawa penyebab aroma tidak sedap. Bahan ini sering digunakan dalam berbagai resep masakan karena dapat memberikan rasa segar sekaligus membantu proses pembersihan bahan makanan.

Untuk menggunakannya, campurkan sedikit cuka dengan air bersih, kemudian rendam ikan selama beberapa menit. Jangan menggunakan cuka terlalu banyak atau merendam ikan terlalu lama karena tingkat keasamannya dapat memengaruhi rasa dan tekstur daging ikan. Setelah itu, bilas ikan hingga bersih sebelum dimasak.

Selain mengurangi bau amis, cuka juga dapat membantu membersihkan lendir yang menempel pada permukaan ikan. Dengan begitu, ikan menjadi lebih higienis dan siap diolah. Cara ini cocok digunakan ketika tidak memiliki jeruk nipis atau lemon di rumah.

5. Lumuri Ikan dengan Bawang Putih untuk Menutupi Aroma Amis

Bawang putih merupakan bumbu dapur yang hampir selalu tersedia di rumah dan memiliki aroma kuat yang mampu membantu mengurangi bau amis. Kandungan senyawa sulfur alami pada bawang putih menghasilkan aroma khas yang dapat memberikan keseimbangan terhadap aroma ikan.

Cara penggunaannya yaitu dengan menghaluskan beberapa siung bawang putih, kemudian mengoleskannya secara merata pada ikan. Diamkan selama kurang lebih 15 menit agar aroma bawang putih meresap. Setelah itu, ikan bisa langsung dimasak atau dibilas terlebih dahulu sesuai kebutuhan resep.

Selain membantu menghilangkan bau amis, bawang putih juga dapat memberikan rasa gurih alami pada ikan. Karena itu, banyak masakan ikan menggunakan bawang putih sebagai salah satu bumbu utama. Cara ini sangat cocok untuk ikan goreng, ikan bakar, maupun ikan yang akan dimasak dengan kuah.

6. Gunakan Susu untuk Mengurangi Bau Amis pada Ikan

Mungkin terdengar tidak biasa, tetapi susu dapat membantu mengurangi bau amis pada ikan. Protein dalam susu dapat berikatan dengan senyawa penyebab bau amis sehingga aroma tersebut menjadi lebih berkurang. Teknik ini sering digunakan terutama untuk ikan yang memiliki aroma cukup kuat.

Cara melakukannya yaitu dengan merendam ikan dalam susu cair selama sekitar 20–30 menit. Setelah itu, angkat ikan dan bilas menggunakan air bersih sebelum diberi bumbu. Meskipun menggunakan susu, rasa ikan tidak akan menjadi manis atau berubah drastis selama proses pembilasan dilakukan dengan benar.

Metode ini juga dapat membantu membuat tekstur ikan menjadi lebih lembut. Susu dapat memberikan efek melembapkan pada daging ikan sehingga hasil masakan terasa lebih empuk. Cara ini bisa dicoba untuk ikan yang akan dimasak dengan cara digoreng, dipanggang, atau dibuat menjadi hidangan berkuah.

7. Bersihkan Ikan dengan Benar Sebelum Disimpan atau Dimasak

Salah satu penyebab utama ikan memiliki bau amis kuat adalah proses pembersihan yang kurang tepat. Bagian dalam ikan, terutama insang dan isi perut, dapat menjadi sumber aroma tidak sedap karena mengandung sisa makanan dan cairan yang mudah menimbulkan bau. Oleh karena itu, membersihkan ikan dengan benar menjadi langkah penting sebelum menggunakan bahan tambahan apa pun.

Mulailah dengan membersihkan sisik ikan, membuang insang, serta mengeluarkan bagian dalam perut ikan. Setelah itu, cuci ikan menggunakan air mengalir hingga tidak ada sisa darah atau lendir yang menempel. Bagian tersebut perlu diperhatikan karena sering menjadi penyebab ikan terasa kurang segar saat dimasak.

Selain membersihkan sebelum dimasak, cara penyimpanan juga berpengaruh terhadap munculnya bau amis. Simpan ikan dalam wadah tertutup dan letakkan di suhu dingin jika belum langsung digunakan. Dengan kombinasi pembersihan yang tepat dan penggunaan bahan alami, ikan akan tetap segar, tidak berbau amis, dan menghasilkan masakan yang lebih lezat.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Menghilangkan Bau Amis pada Ikan

1. Apa penyebab ikan memiliki bau amis? Bau amis pada ikan umumnya disebabkan oleh senyawa alami bernama trimetilamina yang terbentuk setelah ikan mati dan mengalami perubahan kimia. Selain itu, bau amis juga bisa semakin kuat jika ikan tidak dibersihkan dengan benar, masih terdapat darah, lendir, bagian insang, atau isi perut yang belum dibuang.

2. Apakah ikan yang berbau amis berarti sudah tidak segar? Tidak selalu. Ikan segar tetap bisa memiliki aroma amis alami karena kandungan senyawa tertentu di dalam tubuhnya. Namun, jika bau ikan terasa sangat menyengat, busuk, teksturnya lembek, mata keruh, dan warnanya berubah, hal tersebut bisa menjadi tanda ikan sudah mengalami penurunan kualitas.

3. Berapa lama ikan harus direndam dengan jeruk nipis agar bau amis hilang? Ikan sebaiknya direndam atau dilumuri perasan jeruk nipis selama sekitar 15–30 menit. Hindari merendam terlalu lama karena kandungan asam pada jeruk nipis dapat membuat tekstur daging ikan berubah dan menjadi kurang lembut.

4. Apakah garam bisa menghilangkan bau amis ikan secara efektif? Ya, garam dapat membantu mengurangi bau amis dengan menarik cairan yang membawa aroma tidak sedap dari permukaan ikan. Selain itu, garam juga membantu membuat tekstur ikan lebih padat sehingga tidak mudah hancur saat dimasak.

5. Apakah harus mencuci ikan setelah diberi jeruk nipis atau cuka? Sebaiknya ikan dibilas kembali setelah diberi bahan asam seperti jeruk nipis atau cuka, terutama jika ikan akan dimasak dengan bumbu tertentu. Membilas ikan membantu menghilangkan sisa rasa asam agar cita rasa masakan tetap seimbang.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |