Liputan6.com, Jakarta Aroma daging sapi yang dilumuri kecap dan rempah, lalu dipanggang di atas bara, punya cara sendiri untuk menghentikan langkah kaki di sepanjang koridor Jalan RS Fatmawati. Di sinilah pencarian rekomendasi tempat makan sate maranggi di Fatmawati menemukan jawabannya: deretan warung dan rumah makan yang menyajikan sate khas Purwakarta dengan bumbu meresap sampai ke serat daging. Tak perlu menembus tol menuju Cibungur, sebab poros Fatmawati, Cipete, hingga Cilandak sudah menyimpan banyak pilihan yang empuk, gurih, dan tetap ramah di kantong.
Kawasan ini memang punya karakter kuliner yang khas. Membentang dari Blok M dan Melawai di ujung utara sampai Pondok Indah serta Pasar Minggu di sisi selatan, jalur Fatmawati dilalui langsung oleh MRT Jakarta dengan stasiun-stasiun seperti Fatmawati, Cipete Raya, dan Haji Nawi. Perpaduan gedung perkantoran, kampus, dan permukiman lama membuat permintaan akan santapan cepat tetapi berkarakter selalu tinggi, dan sate maranggi, dengan daging medok plus acar segar, jadi salah satu primadonanya. Tak heran bila banyak warga yang menjadikannya menu makan siang andalan maupun jujugan kulineran akhir pekan bersama keluarga.
Berikut rekomendasi tempat makan sate maranggi di Fatmawati, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (2/7/2026).
Sekilas: Kenapa Sate Maranggi Terasa Berbeda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7138708/original/073469400_1779925568-Sate_Maranggi_Daging_Kurban.jpeg)
Perbesar
Sebelum menyusuri daftarnya, ada baiknya mengenal apa yang membuat sate ini istimewa. Mengacu pada jurnal Sate Maranggi, Kuliner Khas Kabupaten Purwakarta (2017) karya Irvan Setiawan, nama "maranggi" merujuk pada seorang penjual sate bernama Mak Anggi yang berdagang di daerah Cianting sekitar tahun 1960-an. Kata Maranggi merupakan nama panggilan yang ditujukan pada seorang penjual satai, yaitu Mak Anggi, yang berjualan satai daging domba menggunakan tenda di daerah Cianting sekitar 1960-an. Versi lain mengaitkannya dengan istilah Sunda untuk ahli pembuat sarung keris. Kamu bisa menelusuri dua versi sejarah sate maranggi ini bila penasaran dengan akar ceritanya.
Yang jelas, kunci rasanya bukan pada bumbu kacang, melainkan pada proses marinasi. Konon sate ini awalnya kreasi para pekerja di peternakan domba di Kecamatan Plered, yang mengolah daging sisa potongan dengan merendamnya dalam racikan rempah dan gula aren agar awet dan lezat. Daging dibaluri bawang, ketumbar, lengkuas, gula aren, dan kecap sebelum dibakar, lalu disandingkan sambal tomat atau sambal oncom, ditambah nasi timbel atau ketan bakar. Versi Purwakarta biasanya disajikan dengan acar sambal tomat serta pilihan ketan bakar atau nasi timbel dan menonjolkan kecap manis dipadu sambal tomat segar, sementara versi Cianjur lebih sering hadir bersama sambal oncom dan ketan bakar. Untuk memahami detail sajiannya, tersedia pula ulasan soal ciri khas sajian sate maranggi.
Daftar berikut sengaja dikelompokkan menurut suasana dan kebutuhan, supaya kamu bisa langsung menuju pilihan yang paling pas dengan momen makanmu:
- Autentik dan paling dekat - untuk yang ingin sate maranggi persis di poros Fatmawati-Cipete.
- Nyaman untuk keluarga dan rombongan - tempat lapang dengan porsi royal.
- Buka malam dan cocok untuk nongkrong - termasuk satu warung yang menyala 24 jam.
- Menepi ke Blok M dan Melawai - buat yang beraktivitas di ujung utara Fatmawati.
Autentik dan Paling Dekat: Sate Maranggi di Jantung Fatmawati
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8973638/original/018403200_1782982747-unnamed__25_.webp)
Perbesar
1. Sate Maranggi Mang Uddi - Rasa Purwakarta di Komplek Keuangan Fatmawati
Bagi yang benar-benar mencari maranggi berlokasi di Fatmawati, nama inilah yang paling sering disebut. Sate Maranggi Mang Uddi berpangkal di area Seafood 68, Komplek Keuangan, Jalan Raya Fatmawati, dan melayani pemesanan lewat WhatsApp maupun GoFood, GrabFood, serta ShopeeFood. Gerainya juga dikenal luas di kawasan Pondok Indah, sehingga aksesnya mudah baik dari sisi utara maupun selatan Fatmawati. Di Jalan Metro Pondok Indah, Mang Uddi menawarkan beberapa pilihan maranggi sesuai selera, mulai dari maranggi daging, kambing, campur, hingga ayam. Daging dipanggang sampai bagian luarnya sedikit berkerak, sementara di dalam tetap lembut, dengan sambal kecap dan potongan tomat yang menyegarkan tiap suapan.
Karakternya yang konsisten membuatnya jadi favorit lokal untuk santap siang maupun pesanan besar. Meski hanya warung makan sederhana, tempat ini sudah terkenal menyajikan sate maranggi lezat dengan daging empuk dan lemak yang lumer, nikmat dipadu potongan lontong atau nasi putih, plus sambal kecap dan tomat yang bikin makan siang terasa lebih mantap. Berdasarkan pengamatan redaksi, inilah pilihan paling aman kalau kamu ingin merasakan "rasa Purwakarta" tanpa jauh dari Fatmawati.
Menu Andalan
- Sate Maranggi Campur (sapi dan kambing) - Rp 40.000 - Rp 50.000 per porsi
- Sate Maranggi Daging Sapi
- Sop Janda - Rp 25.000
Info Penting
- Alamat: area Seafood 68, Komplek Keuangan, Jl. Raya Fatmawati; juga Jl. Metro Pondok Indah, Pondok Pinang, Jakarta Selatan
- Jam buka: sekitar 10.00 - 22.00 WIB (gerai Pondok Indah); konfirmasi dulu untuk gerai Fatmawati
- Harga: Rp 40.000 - Rp 50.000 per porsi
- IG: Instagram @maranggimanguddi
- Pesan-antar: GoFood, GrabFood, ShopeeFood
Tips Insider: untuk gathering kantor atau acara keluarga, pesan minimal beberapa hari sebelumnya karena warung ini kerap kebanjiran pesanan katering.
Baca juga: rekomendasi tempat makan enak di Jakarta Selatan yang masih eksis.
Nyaman untuk Keluarga dan Rombongan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974396/original/001370900_1782983095-unnamed__26_.webp)
Perbesar
2. Cerita Rasa Nusantara - Taman Luas untuk Kulineran Bareng Keluarga di Ampera
Kalau agenda makanmu melibatkan rombongan besar, tempat ini menjawab kebutuhan itu dengan lapang. Cerita Rasa Nusantara berada di Jl. Ampera Raya No. 9, Cilandak Timur, Pasar Minggu, dan bisa dijangkau dengan motor maupun mobil karena area parkirnya luas dan memadai. Suasananya bernuansa taman, cocok untuk anak-anak yang tak betah duduk diam, sekaligus nyaman bagi orang tua yang ingin makan tenang.
Meski menawarkan aneka hidangan Nusantara, sate marangginya tetap jadi bintang. Menu di Cerita Rasa Nusantara terkenal enak, mulai dari sate maranggi yang empuk, ketan bakar, tahu telor porsi besar, karedok, asem iga, hingga gurame bakar. Restorannya luas dan sering dipakai untuk acara penting seperti ulang tahun, pernikahan, atau kumpul keluarga, dengan pilihan menu khas Nusantara yang beragam. Untuk urusan budget, kisarannya menyesuaikan seberapa banyak lauk yang kamu pesan bersama.
Menu Andalan
- Sate Maranggi
- Gurame Bakar
- Ketan Bakar
Info Penting
- Alamat: Jl. Ampera Raya No. 9, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
- Jam buka: sekitar 10.00 - 22.00 WIB
- Harga: Rp 50.000 - Rp 200.000 per orang (tergantung pesanan)
- Fasilitas: area luas, parkir memadai, ramah rombongan dan acara
Tips Insider: untuk acara keluarga, telepon dulu agar bisa memesan area dan memastikan ketersediaan tempat pada akhir pekan.
Baca juga: rekomendasi restoran keluarga ramah anak di Jakarta Selatan.
Buka Malam dan Cocok untuk Nongkrong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974744/original/073597300_1782983267-unnamed__27_.webp)
Perbesar
3. Warung Sate Mase - Andalan Sate Larut Malam di Haji Nawi
Ini penyelamat para pekerja shift, komuter kemalaman, dan siapa pun yang lapar sate di jam-jam tak biasa. Di Warung Sate Mase, pilihannya lengkap mulai sate ayam, maranggi, kambing, sate jando, sampai tengkleng kambing yang kuahnya gurih ringan tanpa bau prengus, dengan daging empuk dan bakaran yang pas, dan yang paling aman: buka 24 jam, di Jl. Hj. Nawi Raya No. 42, Cilandak. Posisinya persis di jalur yang berdekatan dengan Stasiun MRT Haji Nawi, jadi mudah disambangi baik naik kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Buat yang doyan sate kambing tanpa aroma tajam, tempat ini layak dicoba. Marangginya bisa jadi pembuka sebelum menutup malam dengan semangkuk tengkleng hangat, sebuah kombinasi yang jarang ditemui di warung sate biasa.
Menu Andalan
- Sate Maranggi
- Sate Kambing
- Tengkleng Kambing
Info Penting
- Alamat: Jl. Hj. Nawi Raya No. 42, Cilandak, Jakarta Selatan
- Jam buka: 24 jam
- Harga: sebaiknya dikonfirmasi langsung saat memesan
- Kelebihan: dekat MRT Haji Nawi, buka nonstop
Tips Insider: jam paling nyaman justru lewat tengah malam saat antrean menipis; pesan tengkleng bila ingin sesuatu yang berkuah dan menghangatkan.
Baca juga: rekomendasi tempat makan murah di Jakarta Selatan.
4. Haote Sate Maranggi - Budget Bersahabat, Vibe Kekinian ala Senopati
Sedikit menepi ke Petogogan, Haote membuktikan bahwa sate maranggi enak tak harus mahal. Di kawasan Petogogan, Jakarta Selatan, Haote Sate Maranggi menyajikan maranggi dari daging sapi dan kambing, ada pula sop iga untuk yang ingin berkuah, serta gulai kambing dan pecel sayur yang menggoda. Dengan rating 4,6 dan lokasi kekinian dekat Senopati, tempat ini cocok untuk nongkrong sekaligus menyantap makanan tradisional, bahkan kerap dipesan untuk acara besar, dengan harga sangat terjangkau yakni Rp20 ribu per porsi untuk 5 tusuk.
Bumbunya termasuk yang medok, pas untuk penggemar rasa kuat. Potongan daging sapi has dalamnya cukup besar, dipanggang sempurna dengan kecap hingga garing di luar dan lembut di dalam, bumbu kecapnya meresap, ditambah sambal yang pedasnya pas serta acar rawit dan irisan tomat. Jadwal bukanya pun panjang, memberi keleluasaan datang dari pagi menjelang siang sampai malam.
Menu Andalan
- Sate Maranggi Sapi (5 tusuk) - Rp 20.000
- Sop Iga
- Gulai Kambing
Info Penting
- Alamat: Jl. Prof. Joko Sutono SH No. 2, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
- Jam buka: sekitar 08.30 - 21.00 WIB
- Harga: Rp 20.000 - Rp 45.000 per porsi
- Rating: 4,6
- Cocok untuk: budget, nongkrong, dekat Senopati
Tips Insider: karena tergolong paling murah, tempat ini ideal untuk gathering hemat; tambahkan nasi putih atau lontong agar lebih mengenyangkan.
Baca juga: rekomendasi tempat makan sate maranggi di Tebet.
Tabel Perbandingan Tempat Makan Sate Maranggi di Fatmawati dan Sekitarnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4916394/original/064924100_1723510592-Dua_piring_sate_maranggi.__Liputan6.comWikimedia_CommonsGunwan_Kartapranata_.jpg)
Perbesar
| Sate Maranggi Mang Uddi | Maranggi campur, sop janda | R p40.000 - Rp 50.000/porsi | Komplek Keuangan Fatmawati / Pondok Indah | 10.00 - 22.00 | Makan siang, pesanan acara |
| Sate Maranggi dan Soto Khas Purwakarta | Maranggi sapi, sop sapi | Mulai Rp 35.000 | Ruko Cipete Selatan, Pangeran Antasari | Konfirmasi langsung | Makan siang, dekat MRT Cipete Raya |
| Cerita Rasa Nusantara | Sate maranggi, gurame bakar | Rp 50.000 - Rp 200.000/orang | Ampera Raya, Cilandak Timur | 10.00 - 22.00 | Keluarga, rombongan, acara |
| Sate Maranggi Hj. Tati Sumiati | Maranggi 10 tusuk, iga bakar | Rp 38.000 - Rp 50.000 | Salihara, Pasar Minggu | 10.00 - 20.00 | Keluarga, porsi royal |
| Warung Sate Mase | Maranggi, kambing, tengkleng | Konfirmasi langsung | Haji Nawi Raya, Cilandak | 24 jam | Kuliner malam, dekat MRT Haji Nawi |
| Haote Sate Maranggi | Maranggi sapi (5 tusuk), sop iga | Rp 20.000 - Rp 45.000 | Prof. Joko Sutono, Petogogan | 08.30 - 21.00 | Budget, nongkrong, dekat Senopati |
| Telaga Biru Melawai | Maranggi sapi, ketan bakar oncom | Konfirmasi langsung | Melawai 9, Kebayoran Baru | Konfirmasi langsung | Aktivitas di Blok M, gaya Cianjur |
Catatan: harga dan jam operasional dapat berubah sewaktu-waktu. Disarankan mengonfirmasi langsung ke tempat makan atau melalui aplikasi sebelum berkunjung.
Menu Favorit dan Kisaran Harga di Kawasan Fatmawati
Di seluruh titik, bintang utamanya tetap sama: sate maranggi sapi dengan daging has dalam yang dimarinasi rempah. Sebagai sate khas Purwakarta, dagingnya dimarinasi sebelum dibakar sehingga rasanya kuat tanpa perlu saus kacang, dengan ciri gurih manis dari ketumbar, bawang, dan gula aren, lazim disajikan bersama sambal kecap, sambal oncom, serta nasi atau ketan bakar hangat. Versi campur (sapi ditambah kambing atau sandung lamur) menjadi pilihan populer bagi yang ingin sekaligus mencicipi tekstur berlemak yang juicy.
Soal budget, kawasan ini menawarkan rentang yang lega. Dari pengamatan redaksi, warung merakyat seperti Haote membuka harga di angka Rp 20.000 untuk lima tusuk, sementara porsi sepuluh tusuk lengkap dengan nasi di tempat seperti Hj. Tati atau Mang Uddi berada di kisaran Rp 38.000 - Rp 50.000. Untuk sekali makan yang cukup mengenyangkan, siapkan sekitar Rp 30.000 - Rp 60.000 per orang. Angka sekitar Rp 35.000 hingga Rp 60.000 sudah termasuk nasi atau lontong tergolong sangat wajar untuk hidangan daging sapi berkualitas di kawasan Jakarta Selatan.
Perbedaan value antar kategori cukup jelas: tempat budget mengutamakan harga per tusuk yang murah dan suasana santai, restoran keluarga menonjolkan kelapangan tempat serta variasi menu Nusantara, sedangkan gerai buka malam menjual kepraktisan waktu. Bila ingin mencoba meracik sendiri di rumah dengan sisa daging kurban, misalnya, kamu bisa mengikuti panduan resep sate maranggi khas Purwakarta.
Lokasi, Akses MRT, dan Fasilitas
Keunggulan berburu sate maranggi di Fatmawati terletak pada aksesnya. Jalur MRT Jakarta yang membelah kawasan ini menjadikan sebagian besar lokasi mudah dijangkau tanpa perlu pusing memikirkan kemacetan. Stasiun Fatmawati praktis untuk menuju sisi Pondok Indah, Cipete Raya paling dekat dengan gerai di sekitar Pangeran Antasari, sedangkan Haji Nawi berada selemparan batu dari warung yang buka 24 jam. Untuk titik di Melawai dan Petogogan, Stasiun Blok M BCA jadi pintu masuk yang nyaman.
Soal parkir, rumah makan berformat besar seperti Cerita Rasa Nusantara menyediakan lahan yang lapang untuk mobil dan motor, ideal bagi rombongan. Warung-warung yang lebih kecil di gang atau ruko sebaiknya didatangi dengan kendaraan roda dua atau transportasi umum, terutama saat jam sibuk. Jam paling ramai umumnya berlangsung pukul 12.00 - 13.00 dan 18.00 - 20.00, jadi datang di luar rentang itu akan terasa lebih santai. Untuk kunjungan rombongan atau acara, menelepon lebih dahulu adalah langkah bijak.
Dari sisi gaya hidup, sate maranggi sebenarnya pas dengan ritme warga urban yang serba cepat. Ia menyediakan protein hewani yang mengenyangkan, dan akan lebih seimbang bila dinikmati bersama acar, lalapan, serta porsi nasi secukupnya. Bagi keluarga, tradisi menyantap sate di akhir pekan juga menjadi momen sederhana yang mendekatkan, sebuah ritual yang bertahan di tengah gempuran tren kuliner baru.
Baca juga: rekomendasi tempat sarapan akhir pekan di Jakarta Selatan.
Baca juga: rekomendasi tempat makan soto Betawi di Jakarta Selatan.
Baca juga: tempat makan nasi ulam khas Betawi di Jakarta.
Tips Memaksimalkan Perburuan Sate Maranggi di Fatmawati
Agar sesi kulineranmu maksimal, ada beberapa hal yang berguna untuk diperhatikan. Sebagaimana diungkapkan dalam buku Wisata Kuliner Makanan Daerah Khas Bandung (2013) oleh Miftah Sanaji, sate maranggi memang termasuk kuliner khas yang identik dengan proses marinasi rempah, sehingga kekuatan rasanya sudah ada di dagingnya sendiri. Karena itu, jangan lewatkan sambal dan acar sebagai penyeimbang, bukan sekadar pelengkap.
- Pilih sesuai momen. Untuk keluarga dan rombongan, arahkan ke Cerita Rasa Nusantara atau Hj. Tati; untuk nongkrong hemat, Haote; untuk lapar tengah malam, Warung Sate Mase.
- Datang di jam sepi. Hindari puncak makan siang bila ingin sate langsung dari panggangan tanpa antre lama.
- Manfaatkan pesan-antar. Sebagian besar gerai tersedia di GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood, praktis saat malas keluar atau saat hujan menyapa Fatmawati.
- Pesan lebih awal untuk acara. Tempat seperti Mang Uddi dan Cerita Rasa terbiasa melayani pesanan besar, tetapi tetap perlu dihubungi beberapa hari sebelumnya.
- Racik di rumah saat rindu. Bila ingin bereksperimen, telusuri rahasia bumbu sate maranggi atau berbagai resep sate maranggi daging sapi dan kambing.
Sebagai itinerary singkat, kamu bisa memulai siang di Cipete Selatan untuk sate dan sop, sore hari mampir kopi di sekitar Melawai, lalu menutup malam dengan tengkleng di Haji Nawi. Kalau ingin membandingkan dengan kawasan lain, sempatkan menengok rekomendasi tempat makan viral di Tebet dan tempat makan murah meriah di Tebet yang juga kaya pilihan sate maranggi.
Bagi yang penasaran dengan sumber aslinya, tak ada salahnya sesekali menjelajah ke warung sate maranggi terenak di Purwakarta, atau mencari padanannya di kota lain lewat ulasan sate maranggi di Bandung.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Sate Maranggi di Fatmawati
Di mana tempat makan sate maranggi di Fatmawati yang buka sampai malam?
Untuk perburuan larut malam, Warung Sate Mase di Jl. Hj. Nawi Raya, Cilandak, adalah pilihan paling aman karena buka 24 jam dan menyediakan maranggi hingga tengkleng kambing. Haote di Petogogan dan Hj. Tati di Pasar Minggu juga melayani hingga malam, meski jamnya lebih terbatas, jadi sebaiknya konfirmasi terlebih dahulu.
Berapa kisaran harga sate maranggi di kawasan Fatmawati?
Harganya cukup fleksibel. Warung merakyat seperti Haote membuka angka Rp 20.000 untuk lima tusuk, sedangkan porsi sepuluh tusuk lengkap dengan nasi berada di kisaran Rp 38.000 - Rp 50.000. Secara umum, siapkan sekitar Rp 30.000 - Rp 60.000 per orang untuk sekali makan yang mengenyangkan.
Apakah sate maranggi di Fatmawati cocok untuk makan bersama keluarga?
Sangat cocok. Cerita Rasa Nusantara di Ampera menyediakan area luas dengan parkir memadai dan sering dipakai untuk acara keluarga.
Pada akhirnya, menyusuri sate maranggi di sepanjang Fatmawati adalah cara paling jujur untuk mengenal wajah Jakarta Selatan: sibuk, beragam, tetapi selalu menyisakan ruang untuk seporsi daging berbumbu yang menghangatkan. Simpan daftar ini di ponsel, pilih titik terdekat dengan rutinitasmu, dan biarkan asap panggangan yang menuntun langkah. Kalau masih ingin membandingkan lebih jauh, telusuri juga kedai sate maranggi langganan artis di Purwakarta serta kisah sate maranggi sebagai makanan berbumbu khas Purwakarta.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9004336/original/009489800_1782996022-WhatsApp_Image_2026-07-02_at_17.37.28.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9010766/original/074782400_1782998840-Sop_Daging_Iga_Samping_Javamall.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377998/original/059403000_1760175134-snapins-ai_3499365195502653790.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4192209/original/078217400_1665756863-IMG-20221014-WA0005.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8938718/original/051024900_1782964908-tD49k9hG3ChCmUJYe5pZmsyW4AzwohbPdOHpYhci.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/8923616/original/058855100_1782956185-WhatsApp_Image_2026-07-01_at_18.18.00.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8965966/original/093928700_1782978898-jadah_bakar_2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5262961/original/092508100_1750758591-side-view-woman-hair-slugging-night-routine.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8138476/original/085874000_1780990646-gudeg_permata_google_review.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8957552/original/015847700_1782974663-ChatGPT_Image_Jul_2__2026__01_43_25_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8961587/original/052160000_1782976559-perut_ayam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8956076/original/027308800_1782973672-soekapi__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8960623/original/053476400_1782976083-Screenshot_2026-07-02_135716.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8844909/original/007097100_1782921985-Putri_Thailand.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8952001/original/022537200_1782971507-unnamed__18_.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8667848/original/086670000_1782701965-26afbae2-cb2f-4603-b72c-9ebceae984e3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8942678/original/018002100_1782966634-selasar_malioboro_gmaps_Reza_Horisman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8945407/original/086678500_1782967794-b11593b9-b0df-4bea-bd91-3e0e2fe3a679.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538901/original/000694900_1774582895-AP26086004297933.jpg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527628/original/088045100_1773208952-taruna_idul_fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523071/original/048232900_1772787980-Deluxe_plus_Model.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4760147/original/069717400_1709453620-000_34KK8VE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516147/original/045962400_1772261219-ruam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4799575/original/075150300_1712765385-Screenshot__658_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529807/original/042591200_1773381736-unnamed__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521769/original/072254600_1772699881-kue_tepung_beras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524468/original/043796900_1772950171-unnamed-13.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529202/original/015343700_1773311512-3.Penyerahan_Donasi_oleh_Panasonic_Gobel_Group_ke_Palang_Merah_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535182/original/016607700_1773941635-Depositphotos_771715034_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500560/original/005975500_1770870262-Gemini_Generated_Image_7s2mqt7s2mqt7s2m.png)