15 Camilan Tradisional Indonesia Terbaik Versi TasteAtlas 2026, Ada Favorit Anda?

1 day ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Camilan tradisional Indonesia terbaik selalu memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Dari jajanan pasar hingga kudapan kaki lima yang legendaris, Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang sulit ditandingi oleh negara lain. Beragam bahan lokal, teknik memasak turun-temurun, dan cita rasa khas daerah membuat setiap camilan memiliki karakter unik.

Tak heran jika berbagai makanan ringan khas Nusantara mulai mendapat perhatian dunia. Salah satu platform kuliner internasional yang kerap menjadi rujukan pecinta makanan global adalah TasteAtlas. Dalam pembaruan daftar makanan ringan Indonesia pada Mei 2026, sejumlah camilan tradisional berhasil menempati posisi teratas berkat popularitas dan kelezatannya.

Daftar ini menunjukkan betapa kayanya warisan kuliner Indonesia. Mulai dari olahan ikan, tempe, hingga jajanan berbahan tepung dan kelapa, semuanya mencerminkan keragaman budaya yang tersebar dari Sumatra hingga Papua. Berikut ulasan Liputan6.com, (11/6/2026).

1. Batagor

Batagor menjadi salah satu camilan Indonesia yang paling dikenal hingga mancanegara. Nama batagor merupakan singkatan dari bakso tahu goreng. Kudapan khas Bandung ini terinspirasi dari tradisi kuliner Tionghoa yang kemudian berkembang menjadi makanan khas Indonesia.

Batagor terbuat dari adonan ikan yang dicampur tepung tapioka lalu dimasukkan ke dalam tahu sebelum digoreng hingga renyah. Penyajiannya semakin istimewa dengan siraman saus kacang, kecap, sambal, dan perasan jeruk limau. Perpaduan gurih, manis, pedas, dan segar membuat camilan ini digemari berbagai kalangan.

2. Pisang Goreng

Pisang goreng merupakan camilan sederhana yang hampir bisa ditemukan di seluruh wilayah Indonesia. Meskipun terlihat sederhana, jajanan ini memiliki banyak variasi sesuai daerah masing-masing.

Ada yang menggoreng pisang secara langsung, ada pula yang melapisinya dengan adonan tepung sehingga menghasilkan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam. Saat ini pisang goreng juga sering disajikan dengan taburan gula, cokelat, keju, hingga es krim.

3. Pempek

Pempek merupakan ikon kuliner Palembang yang telah dikenal luas di seluruh Indonesia. Makanan ini dibuat dari campuran daging ikan giling dan tepung tapioka yang menghasilkan tekstur kenyal khas.

Keistimewaan pempek terletak pada kuah cuko yang memiliki rasa asam, manis, pedas, dan gurih. Berbagai jenis pempek seperti kapal selam, lenjer, adaan, dan kulit menjadi pilihan favorit masyarakat. Tak berlebihan jika pempek masuk dalam daftar camilan tradisional Indonesia terbaik versi TasteAtlas.

4. Gorengan

Gorengan sebenarnya merupakan kategori besar yang mencakup berbagai jenis makanan yang digoreng. Di Indonesia, gorengan sudah menjadi bagian dari budaya kuliner sehari-hari.

Mulai dari tahu goreng, tempe goreng, singkong goreng, ubi goreng, hingga pisang goreng, semuanya termasuk dalam kelompok gorengan. Kehadirannya yang mudah ditemukan dengan harga terjangkau membuat gorengan sangat populer.

5. Tempe Mendoan

Tempe mendoan berasal dari Purwokerto, Jawa Tengah. Berbeda dari tempe goreng biasa, mendoan hanya digoreng sebentar sehingga bagian luarnya tipis dan lembut sementara bagian dalamnya tetap empuk.

Adonan tepung yang digunakan biasanya dicampur bawang putih, ketumbar, dan daun bawang sehingga menghasilkan aroma khas. Tempe mendoan paling nikmat disantap saat masih hangat bersama sambal kecap.

6. Odading

Odading merupakan camilan khas Bandung yang terbuat dari adonan tepung beragi yang digoreng hingga mengembang sempurna. Bentuknya umumnya persegi atau persegi panjang dengan warna cokelat keemasan.

Tekstur odading sangat khas, yaitu lembut dan berongga di bagian dalam serta sedikit renyah di bagian luar. Rasanya yang manis membuat jajanan ini cocok disantap bersama teh atau kopi.

7. Serabi

Serabi adalah kue tradisional berbentuk bulat yang dibuat dari tepung beras dan santan. Jajanan ini banyak ditemukan di Jawa Barat maupun Jawa Tengah.

Serabi memiliki berbagai varian rasa, mulai dari manis hingga gurih. Beberapa daerah menyajikannya dengan kuah kinca berbahan gula merah dan santan, sementara versi modern hadir dengan aneka topping seperti cokelat, keju, hingga durian.

8. Bakwan

Bakwan menjadi salah satu gorengan favorit masyarakat Indonesia. Adonan tepung dicampur berbagai sayuran seperti kol, wortel, tauge, dan daun bawang sebelum digoreng hingga garing.

Tekstur renyah dan rasa gurih membuat bakwan cocok disantap kapan saja. Tidak sedikit orang yang menjadikan bakwan sebagai teman makan nasi maupun camilan sore hari.

9. Tempe Goreng

Tempe goreng merupakan bukti bahwa bahan sederhana dapat menghasilkan makanan yang luar biasa lezat. Tempe yang telah dibumbui dengan bawang putih, ketumbar, kunyit, dan garam kemudian digoreng hingga berwarna keemasan.

Rasa gurih alami dari proses fermentasi kedelai membuat tempe goreng memiliki cita rasa yang khas dan disukai banyak orang.

10. Otak-Otak

Otak-otak merupakan olahan ikan yang dibumbui rempah-rempah kemudian dibungkus daun pisang sebelum dibakar atau dikukus. Aroma daun pisang yang berpadu dengan daging ikan menciptakan cita rasa yang sangat menggugah selera.

Di Indonesia, otak-otak biasanya menggunakan ikan tenggiri dan memiliki rasa gurih dengan sentuhan rempah yang cukup kuat.

11. Kripik

Kripik atau keripik adalah camilan renyah yang dibuat dari berbagai bahan, mulai dari singkong, pisang, talas, nangka, hingga buah salak.

Keunggulan kripik Indonesia terletak pada keragaman bahan baku yang digunakan. Setiap daerah bahkan memiliki jenis keripik khas yang mencerminkan potensi pangan lokal masing-masing.

12. Krupuk

Krupuk telah menjadi pelengkap sekaligus camilan favorit masyarakat Indonesia. Produk ini dibuat dari campuran tepung pati dengan berbagai bahan tambahan seperti udang, ikan, atau bawang.

Salah satu jenis paling populer adalah kerupuk udang yang terkenal dengan rasa gurih dan aroma seafood yang kuat. Krupuk juga menjadi salah satu produk makanan Indonesia yang banyak diekspor ke luar negeri.

13. Risoles

Risoles merupakan camilan hasil perpaduan pengaruh Eropa dan Indonesia. Kulit tipis menyerupai crepe diisi campuran ayam, sayuran, dan saus putih yang gurih.

Setelah dibalut tepung roti, risoles digoreng hingga renyah. Saat digigit, bagian luar yang garing berpadu sempurna dengan isian yang lembut dan creamy.

14. Rujak

Rujak menawarkan sensasi rasa yang berbeda dibanding camilan lainnya. Hidangan ini terdiri dari berbagai buah segar yang disiram bumbu kacang, gula merah, cabai, dan asam.

Perpaduan rasa manis, pedas, asam, dan gurih membuat rujak menjadi salah satu jajanan tradisional paling unik di Indonesia. Banyak wisatawan mancanegara menganggap rujak sebagai representasi keberanian cita rasa Nusantara.

15. Lemper

Lemper merupakan jajanan tradisional berbahan beras ketan yang diisi abon atau suwiran ayam berbumbu. Setelah dibungkus daun pisang, lemper dikukus hingga matang.

Tekstur ketan yang pulen berpadu dengan isian gurih menjadikan lemper sangat mengenyangkan. Selain dijadikan camilan, lemper juga sering hadir dalam acara keluarga, hajatan, dan perayaan tradisional.

Mengapa Camilan Tradisional Indonesia Mendunia?

Keberhasilan berbagai camilan tradisional Indonesia terbaik masuk dalam daftar TasteAtlas menunjukkan bahwa kuliner Nusantara memiliki daya tarik global. Keunikan penggunaan rempah-rempah, bahan lokal berkualitas, serta teknik memasak yang diwariskan secara turun-temurun membuat camilan Indonesia memiliki identitas yang kuat.

Selain itu, banyak jajanan tradisional Indonesia menawarkan perpaduan rasa yang kompleks. Tidak hanya manis atau gurih, tetapi juga menghadirkan kombinasi pedas, asam, dan umami yang jarang ditemukan dalam camilan negara lain.

Tanya Jawab Seputar Camilan Tradisional Indonesia

1. Apa camilan tradisional Indonesia yang paling populer?

Batagor, pempek, pisang goreng, bakwan, dan tempe mendoan termasuk camilan tradisional yang sangat populer di Indonesia.

2. Mengapa pempek terkenal hingga mancanegara?

Pempek memiliki tekstur unik dari ikan dan tapioka serta kuah cuko khas yang memberikan perpaduan rasa manis, asam, dan pedas.

3. Apa perbedaan tempe goreng dan tempe mendoan?

Tempe goreng digoreng hingga kering dan renyah, sedangkan tempe mendoan hanya digoreng sebentar sehingga teksturnya lebih lembut.

4. Apakah semua camilan tradisional Indonesia digoreng?

Tidak. Beberapa camilan seperti lemper, serabi, dan rujak tidak melalui proses penggorengan.

5. Apa alasan camilan tradisional Indonesia disukai wisatawan asing?

Karena memiliki cita rasa khas, kaya rempah, menggunakan bahan lokal, serta menawarkan pengalaman kuliner yang autentik dan beragam.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |