12 Rekomendasi Nasi Ulam di Jakarta, Kuliner Legendaris Betawi yang Bikin Nagih di 2026

8 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Jakarta tidak pernah kehabisan cerita kalau bicara soal kuliner tradisional. Di tengah gempuran kafe modern dan makanan kekinian, hidangan legendaris khas Betawi tetap memiliki tempat spesial di hati para pencinta kuliner. Salah satu menu otentik yang kelezatannya tak lekang oleh waktu adalah nasi ulam, hidangan nasi kaya rempah yang menawarkan perpaduan rasa gurih, manis, dan segar yang sangat unik.

Bagi yang belum familier, nasi ulam merupakan nasi putih yang diaduk atau disajikan bersama aneka bumbu rempah, serundeng kelapa, kacang tanah tumbuk, serta daun kemangi segar. Aroma wangi yang keluar dari perpaduan bahan-bahan tersebut langsung menggugah selera sejak suapan pertama. Hidangan ini biasanya disajikan dengan berbagai pilihan lauk pauk pendamping yang menggoda seperti semur tahu, dendeng sapi, telur dadar, hingga perkedel.

Menariknya, kuliner khas ini terbagi menjadi dua versi populer di Jakarta, yaitu nasi ulam kering dan nasi ulam basah. Versi kering umumnya lebih populer di kawasan Jakarta Selatan, di mana nasinya ditaburi serundeng kering yang gurih. Sementara versi basah yang populer di kawasan Jakarta Barat dan sekitarnya disiram dengan kuah semur kental yang manis dan gurih, memberikan sensasi makan yang berbeda namun sama-sama nikmat.

Berikut adalah 12 rekomendasi nasi ulam di Jakarta yang siap memanjakan lidah Anda dengan cita rasa Betawi yang aslim yang dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (4/6/2026). 

1. Nasi Ulam & Nasi Uduk Ibu Yoyo

Nasi Ulam & Nasi Uduk Ibu Yoyo merupakan salah satu destinasi kuliner legendaris yang paling diburu di kawasan Jakarta Selatan. Meskipun lokasinya berada di area Kuningan yang padat, tempat makan ini tidak pernah sepi pengunjung, terutama saat jam makan siang tiba. Cita rasanya yang konsisten sejak puluhan tahun lalu menjadi alasan mengapa tempat ini selalu dirindukan oleh pelanggannya.

Sajian utama di sini menggunakan konsep nasi ulam kering khas Betawi sejati. Nasi putihnya yang pulen diaduk merata dengan serundeng kelapa yang wangi dan gurih, lalu disajikan bersama daun kemangi segar, irisan mentimun, dan sambal pedas. Pilihan lauk pendampingnya sangat beragam, mulai dari empal daging yang empuk, semur jengkol yang legit, hingga tahu dan telur bumbu semur.

Suasana bersantap di tempat ini sangat sederhana namun tetap terasa nyaman dan homey seperti makan di rumah sendiri. Bagi Anda yang ingin berkunjung, disarankan untuk datang lebih awal sebelum jam makan siang agar tidak kehabisan lauk favorit. Tempat ini juga sangat mudah ditemukan di aplikasi navigasi digital kesayangan Anda karena titiknya yang sangat akurat.

Alamat: Jl. Karet Pedurenan Jl. Dogol No.3, RT.3/RW.4, Kuningan, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12940

2. Nasi Ulam Misjaya

Jika Anda mencari pelopor nasi ulam basah yang legendaris di Jakarta Barat, Nasi Ulam Misjaya adalah jawabannya. Berlokasi di kawasan pecinan Glodok, tempat makan berupa gerobak sederhana ini telah memanjakan lidah pelanggannya sejak tahun 1960-an. Keaslian rasa yang dipertahankan dari generasi ke generasi membuat tempat ini selalu ramai antrean.

Keunikan dari hidangan di sini terletak pada siraman kuah semur kental yang rasanya manis gurih pas di lidah. Di atas nasinya ditaburi kacang tanah tumbuk, kemangi, bihun goreng, serta rajangan mentimun segar yang memberikan tekstur renyah. Pilihan lauk utamanya yang paling juara adalah dendeng sapi kering, cumi asin, dan telur dadar tipis.

Beroperasi mulai sore hari menjelang malam, menikmati sepiring hidangan di pinggir jalan Glodok memberikan nuansa nostalgia Jakarta tempo dulu. Pelayanannya yang cepat membuat antrean panjang di sini terasa tidak terlalu menjemukan. Pastikan Anda menyempatkan diri mampir jika sedang mencari kuliner malam yang otentik di sekitar kawasan Jakarta Barat.

Alamat: Jl. Kemenangan III No.37, RT.10/RW.2, Glodok, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11120

3. Nasi Ulam Berkat

Menyeberang ke arah Kembangan, Nasi Ulam Berkat menjadi salah satu permata kuliner tersembunyi yang wajib masuk daftar kunjungan Anda. Tempat ini dikenal luas oleh warga lokal karena konsistensinya dalam menyajikan nasi ulam dengan kualitas bahan premium namun tetap mempertahankan resep tradisional Betawi yang otentik.

Hidangan nasi ulam di sini memiliki karakteristik butiran nasi yang terurai sempurna, berpadu pas dengan racikan serundeng kelapa yang kaya rempah. Lauk pendampingnya tidak kalah menggoda, mulai dari perkedel kentang yang super lembut hingga dendeng manis yang bumbunya meresap sampai ke serat daging terdalam. Tambahan kerupuk dan emping di atasnya melengkapi tekstur renyah di setiap suapan.

Area makannya tertata cukup rapi dan bersih, memberikan kenyamanan lebih bagi pelanggan yang ingin makan langsung di tempat bersama keluarga. Lokasinya yang berada di kawasan Kembangan Utara membuatnya sangat mudah diakses baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat melalui panduan Google Maps.

Alamat: Blok E1 No.59, Jl. Pulau Pelangi I Blok E. 1 No.57, RT.4/RW.9, Kembangan Utara, Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610

4. Nasi Ulam Alung

Masih di sekitaran kawasan legendaris Taman Sari, Nasi Ulam Alung menjadi rekomendasi berikutnya yang tidak boleh Anda lewatkan begitu saja. Tempat ini menyajikan perpaduan rasa yang begitu kaya dan medok, menjadikannya andalan para pemburu kuliner yang mencari hidangan berat yang memuaskan di wilayah Krukut.

Every porsi makanan di sini disajikan dengan taburan serundeng dan kacang tanah yang sangat royal, memberikan rasa gurih yang dominan. Lauk andalan yang wajib Anda coba di sini adalah empal dan dendeng sapinya yang dipotong dengan ketebalan pas, memiliki tekstur yang sangat empuk. Selain itu, siraman sedikit kuah semur hangat di atasnya membuat hidangan semakin sempurna.

Meskipun areanya tidak terlalu luas, warung ini selalu terjaga kebersihannya sehingga membuat para pelanggan betah. Harganya yang relatif terjangkau untuk porsi yang mengenyangkan membuatnya selalu mendapat ulasan positif di berbagai platform digital. Anda bisa langsung mengetikkan namanya di kolom pencarian navigasi untuk rute tercepat.

Alamat: Jl. Gajah Mada No.51 2, RT.1/RW.8, Krukut, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11140

5. Nasi Ulam dan Laksa Mindo Senayan

Bagi Anda yang sedang berada di pusat kota atau sedang beraktivitas di sekitar kompleks olahraga Gelora Bung Karno, Nasi Ulam dan Laksa Mindo Senayan adalah opsi kuliner terbaik. Tempat ini menawarkan keunikan tersendiri karena tidak hanya menyajikan nasi ulam, tetapi juga laksa otentik yang kaya rasa.

Sajian nasi ulam di sini disajikan dengan tampilan yang bersih dan modern namun tidak menghilangkan esensi rasa aslinya. Serundengnya memiliki aroma daun jeruk dan ketumbar yang segar, sangat serasi saat dipadukan dengan lauk seperti ayam goreng bumbu rempah atau telur balado. Jika ingin variasi, Anda juga bisa memesan semangkuk laksa hangat sebagai pendamping bersantap.

Lokasinya yang berada di dalam Kantin Serbaguna GBK membuat tempat ini menjadi spot favorit para pekerja kantoran dan masyarakat yang selesai berolahraga. Fasilitas parkir yang luas dan area makan yang teratur rapi menjadi nilai tambah yang membuat pengalaman kulineran Anda semakin menyenangkan tanpa ribet.

Alamat: Kantin Serbaguna GBK, RT.1/RW.3, Senayan, Jakarta, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10270

6. Nasi Ulam, Nasi Uduk & Nasi Kebuli "ALA BETAWI" Kampung Baru

Warung makan yang berlokasi di daerah Kebon Jeruk ini bisa dibilang sebagai surga bagi pencinta nasi khas Betawi. Di sini, Anda tidak hanya disuguhkan satu varian saja, melainkan tiga menu legendaris sekaligus, yaitu nasi ulam, nasi uduk, hingga nasi kebuli yang semuanya dimasak dengan bumbu melimpah.

Nasi ulam kering di tempat ini menonjolkan kekuatan rasa pada taburan bubuk kacang dan kelapa sangrai yang gurih manis. Pendampingnya yang paling laris adalah semur tahu kentang dengan kuah hitam pekat yang meresap sempurna serta gorengan tempe yang selalu disajikan hangat. Kombinasi rasa rempah yang berani di setiap menunya dijamin akan memuaskan selera makan Anda.

Tempatnya mengusung konsep warung makan komunal yang hangat khas masyarakat Kampung Baru. Akses jalan menuju lokasi cukup mudah dijangkau dan papan namanya terpampang jelas di area Sukabumi Selatan, memastikan Anda dapat menemukannya dengan mudah di Google Maps.

Alamat: Jl. H. Soleh II Ujung No.75 4, RT.4/RW.3, Sukabumi Sel., Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11560

7. Nasi Ulam Mpo Titi

Bergeser ke wilayah Jakarta Timur, Nasi Ulam Mpo Titi di kawasan Jatinegara merupakan salah satu destinasi kuliner legendaris yang memegang teguh resep asli Betawi. Warung ini sudah menjadi langganan lintas generasi berkat konsistensi rasa gurih ulamnya yang tidak pernah berubah sejak dulu.

Racikan serundeng kelapanya dibuat dengan tekstur yang halus dan kering, memberikan aroma wangi yang langsung tercium begitu piring disajikan. Pilihan lauknya sangat lengkap, mulai dari semur jengkol yang empuk dan tidak bau, dendeng sapi renyah, hingga cumi asin pedas yang menggugah selera. Kuncinya ada pada kesegaran kemangi dan mentimun yang dipotong dadakan.

Lokasinya yang berada di pinggir jalan utama Otto Iskandardinata membuatnya sangat strategis dan mudah ditemukan. Meskipun lalu lintas di sekitar Jatinegara cukup padat, warung Mpo Titi selalu berhasil menarik perhatian para pengguna jalan untuk mampir dan menikmati hidangan lezat ini.

Alamat: Jl. otto iskandardinata jatinegara jakarta timur no 90, Jl. Otto Iskandardinata No.90 1, RT.11/RW.7, Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13330

8. Nasi Ulam H. Nana

Kembali ke area Jakarta Barat, tepatnya di kawasan bersejarah Pinangsia, Nasi Ulam H. Nana menawarkan sensasi sarapan dan makan siang tradisional dengan cita rasa yang sangat berani. Tempat ini menjadi andalan para pekerja dan pelancong yang merindukan kuliner lokal yang mengenyangkan di tengah sibuknya kota.

Nasi putih yang digunakan di sini selalu disajikan dalam keadaan hangat, membuat bumbu ulam dan serundeng kelapanya melekat dengan sempurna. Lauk andalan di warung H. Nana adalah empal daging bumbu basah yang manis gurih serta telur dadar tipis khas Betawi. Tambahan sambal koreknya yang pedas berpadu harmonis dengan kesegaran daun kemangi.

Akses menuju lokasi di Pinangsia ini terbilang sangat mudah karena dekat dengan berbagai pusat kegiatan ekonomi di Taman Sari. Titik koordinat pada aplikasi navigasi Anda sudah dipastikan sangat akurat, mengarahkan Anda langsung tepat di depan kedai.

Alamat: 2, RT.2/RW.6, Pinangsia, Kec. Taman Sari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11120

9. Nasi Ulam Jakarta Citra 1

Bagi Anda yang tinggal atau sedang beraktivitas di ujung barat Jakarta, tepatnya di Kalideres, Nasi Ulam Jakarta Citra 1 menghadirkan pilihan kuliner tradisional di lingkungan yang modern. Tempat ini sangat populer sebagai opsi makan siang bagi para profesional di kawasan bisnis tersebut.

Meskipun berada di area ruko modern, cita rasa nasi ulam yang disajikan tetap mempertahankan keaslian rasa komunal Betawi. Porsinya terbilang cukup besar dengan susunan lauk yang rapi, seperti bihun goreng, irisan telur, serta pilihan daging empal yang empuk. Siraman kuah semurnya memiliki kekentalan yang pas, tidak terlalu manis sehingga tidak membuat enek.

Berada di dalam kompleks Ruko Citra Business Park membuat tempat makan ini memiliki keunggulan tersendiri dalam hal kenyamanan dan kebersihan. Area parkir yang luas dan teratur membuat Anda tidak perlu pusing memikirkan tempat memarkir kendaraan saat berkunjung.

Alamat: Ruko Citra Business Park, Jl. Peta Barat No.32 1, RT.1/RW.7, Kalideres, Kec. Kalideres, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11840

10. Nasi Ulam Ahmad

Nasi Ulam Ahmad yang terletak di kawasan Roa Malaka, Tambora, merupakan salah satu bukti kekayaan kuliner legendaris Jakarta Barat. Warung ini menawarkan atmosfer tempo dulu yang kental, berpadu sempurna dengan kehangatan sepiring nasi ulam otentik.

Keistimewaan dari racikan bumbu di sini adalah perpaduan rasa asin, gurih, dan sedikit sentuhan manis yang seimbang pada serundengnya. Lauk pendamping seperti semur tahu, perkedel, dan ikan asin goreng menjadi kombinasi yang sangat dicari oleh para pelanggan setianya. Setiap komponen di atas piring dimasak dengan teliti menggunakan bumbu segar harian.

Kawasan Petokangan di Roa Malaka memang dikenal memiliki banyak bangunan bersejarah, dan menikmati makanan di sini memberikan pengalaman kuliner yang unik. Lokasinya sangat mudah dicari di peta digital, cukup ikuti rute menuju jalan Petokangan untuk sampai di lokasi.

Alamat: Jl. Petokangan No.26, RT.7/RW.1, Roa Malaka, Kec. Tambora, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11230

11. Nasi Ulam Mpo Titi Cabang Otista Raya Jakarta Timur

Untuk mengakomodasi tingginya permintaan para pencinta kuliner di wilayah Duren Sawit, Nasi Ulam Mpo Titi membuka cabang di Jalan Pendidikan Raya. Cabang ini membawa seluruh resep rahasia dan kualitas rasa yang sama persis dengan warung utamanya di Otista Jatinegara.

Menu andalan di cabang ini tetap berfokus pada kekuatan rasa ulam keringnya yang melimpah dengan taburan kelapa sangrai wangi. Lauk pelengkap seperti telur balado, semur daging sapi, serta bakwan jagung yang renyah selalu siap memanjakan lidah Anda. Keuntungan makan di cabang ini adalah areanya yang cenderung lebih santai dan nyaman untuk makan di tempat.

Akses jalannya sangat bersahabat bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi karena terletak di jalur perumahan dan pendidikan yang strategis di Duren Sawit. Pencarian di Google Maps untuk tempat ini juga sudah terverifikasi dengan sangat baik.

Alamat: Jl. Pendidikan Raya No.1, RT.5/RW.14, Duren Sawit, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13440

12. Nasi Ulam "Bang Arip"

Rekomendasi terakhir ditutup oleh Nasi Ulam "Bang Arip" yang berlokasi di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Tempat ini menjadi pembuktian bahwa kelezatan nasi ulam khas Betawi juga tumbuh subur dan sangat dicintai di kawasan pesisir utara Jakarta.

Bang Arip menyajikan nasi ulam dengan karakter rasa yang kuat dan berani, menyesuaikan dengan selera lokal yang menyukai rasa makanan yang mantap. Dendeng sapinya yang tipis dan garing serta kuah semur tahu yang gurih menjadi pasangan wajib yang membuat porsi makan Anda semakin lahap. Jangan lupa untuk menambahkan kerupuk mie kuning di atasnya untuk sensasi makan yang lebih meriah.

Warung ini berada di sekitar daerah Jembatan Gambang, Pejagalan, sebuah kawasan yang sangat dinamis. Titik lokasinya di peta digital sudah sangat akurat, memudahkan para pemburu kuliner dari luar daerah untuk langsung menuju lokasi tanpa takut tersesat.

Alamat: Jl. Jemb. Gambang 1 No.9, RT.9/RW.5, Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14450 

Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan

Apa perbedaan utama antara nasi ulam basah dan nasi ulam kering?

Nasi ulam kering menggunakan taburan serundeng kelapa kering sebagai perasa utamanya (populer di Jakarta Selatan), sedangkan nasi ulam basah disiram dengan kuah semur kental (populer di Jakarta Barat).

Apakah nasi ulam sama dengan nasi uduk?

Berbeda. Nasi uduk dimasak langsung bersama santan dan daun salam sehingga nasinya sudah gurih dari awal. Sementara nasi ulam adalah nasi putih biasa yang rasa gurihnya didapat dari campuran serundeng rempah atau kuah semur setelah matang.

Lauk apa yang wajib ada dalam seporsi nasi ulam Betawi?

Lauk wajib yang menjadi ciri khasnya adalah daun kemangi segar, mentimun, bihun goreng, kerupuk, serta lauk utama seperti dendeng sapi, semur jengkol, semur tahu, atau telur dadar.

Apakah kuliner nasi ulam ini dijamin halal?

Secara umum, nasi ulam Betawi asli menggunakan bahan-bahan tradisional yang halal seperti daging sapi, ayam, telur, dan tahu. Namun, untuk warung di kawasan tertentu, sebaiknya pastikan kembali logo atau konfirmasi langsung ke penjualnya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |