10 Rekomendasi Gudeg di Solo, Ada yang Buka Dini Hari

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Rekomendasi gudeg di Solo patut masuk daftar kuliner wajib bagi siapa pun yang berkunjung ke Kota Bengawan. Gudeg di Solo memiliki ciri khas rasa yang berbeda dari Yogyakarta, cenderung lebih kering dan gurih, dengan paduan lauk yang beragam. Keberadaan warung gudeg di berbagai sudut kota menjadi bukti bahwa hidangan berbahan dasar nangka muda ini sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Solo.

Berbeda dari anggapan bahwa gudeg hanya identik dengan Yogyakarta, Solo justru menyimpan deretan warung gudeg yang sudah berdiri puluhan tahun. Sebagian warung bahkan buka dini hari hingga subuh, melayani warga yang mencari sarapan atau makan malam larut. Pilihan menu pun beragam, mulai dari gudeg dengan koyor sapi hingga ceker ayam yang menjadi favorit pelanggan tetap.

Jika saat ini sedang mencari rekomendasi gudeg yang enak di Solo, berikut Liputan6.com hadirkan 10 daftar tempatnya yang bisa dicoba. Simak selengkapnya, Kamis (18/6).

1. Gudeg Plengkung Solo

Gudeg Plengkung Solo berlokasi di kawasan Plengkung, Solo, tidak jauh dari area Keraton Kasunanan Surakarta. Warung ini menempati bangunan sederhana dengan meja dan kursi kayu yang menghadap ke jalan, sehingga pengunjung dapat menikmati suasana kota sambil makan. Tempat ini cocok bagi mereka yang ingin merasakan gudeg di lingkungan yang tenang dan tidak ramai.

Menu yang tersedia meliputi gudeg dengan lauk ayam kampung, telur pindang, tahu, dan tempe. Kuah areh atau santan kental disajikan terpisah sehingga pembeli dapat mengatur sendiri kadar kekayaan rasanya. Nasi gudeg di sini disajikan dalam porsi yang mengenyangkan dan dapat disesuaikan dengan selera.

Gudeg Plengkung Solo beroperasi pada pagi hingga sore hari, umumnya mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB atau hingga porsi habis. Rating di Google Maps menunjukkan angka 5,0. Warung ini termasuk dalam rekomendasi gudeg di Solo yang layak dikunjungi saat pagi hari sebelum beraktivitas.

2. Gudeg Klangenan Solo

Gudeg Klangenan Solo berada di wilayah Honggowongso, Solo, tepatnya di area yang mudah dijangkau dari pusat kota. Nama "Klangenan" dalam bahasa Jawa berarti sesuatu yang digemari atau dirindukan, mencerminkan kesan yang ingin disampaikan kepada pelanggan. Suasana warung ini cukup homey dengan dekorasi sederhana bernuansa Jawa.

Gudeg Klangenan menyajikan gudeg kering dengan lauk pilihan berupa ayam opor, telur bacem, dan sambal goreng krecek. Cita rasa gudeg di sini cenderung manis dengan sentuhan gurih yang khas dari masakan Solo. Pengunjung juga dapat memesan dalam kemasan untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Warung ini buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 22.00 WIB. Rating Google Maps Gudeg Klangenan Solo berada di angka 5,0. Kehadirannya memperkuat daftar rekomendasi gudeg di Solo yang bisa menjadi tujuan makan siang.

3. Gudeg Pojok Mbak Maya, Gajahan

Gudeg Pojok Mbak Maya, Gajahan terletak di kawasan Gajahan, Pasar Kliwon, Solo, di sudut jalan yang cukup mudah ditemukan. Warung ini dikenal oleh warga sekitar karena letaknya di pojok gang dengan tampilan warung terbuka yang langsung menghadap jalan raya. Pengunjung yang datang pada pagi hari akan mendapati antrean pembeli yang sudah berjejer sejak awal warung buka.

Menu andalan di sini adalah gudeg dengan lauk ayam, telur, tahu, dan tempe bacem yang dimasak dengan bumbu khas Jawa Tengah. Gudeg disajikan dengan nasi putih panas dan areh putih kental sebagai pelengkap. Rasa manis yang seimbang dengan gurih menjadi daya tarik utama warung ini di antara berbagai rekomendasi gudeg di Solo.

Gudeg Pojok Mbak Maya beroperasi mulai pukul 08.00 atau 14.00 WIB. Rating di Google Maps tercatat 5,0. Waktu terbaik untuk datang adalah pagi hari agar pilihan lauk masih lengkap.

4. Gudeg Selera Solo

Gudeg Selera Solo berlokasi di Danukusuman, Serengan, Solo, tidak jauh dari kawasan permukiman padat. Warung ini menempati ruko dengan ruangan yang cukup luas untuk menampung pengunjung dalam jumlah banyak. Tata letak meja dan kursi yang rapi membuat pengunjung merasa nyaman meski datang pada jam sibuk.

Menu yang tersedia di Gudeg Selera Solo cukup lengkap, mulai dari gudeg nangka, ayam kampung, telur pindang, hingga sambal goreng krecek. Warung ini cocok dikunjungi bersama keluarga karena ruangannya yang memadai.

Gudeg Selera Solo buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB. Rating Google Maps warung ini berada di angka 4,9. Keberadaannya di wilayah selatan Solo menjadikannya pilihan rekomendasi gudeg di Solo bagi pengunjung yang menginap di area tersebut.

5. Gudeg Coyudan

Gudeg Coyudan terletak di kawasan Coyudan, salah satu area perbelanjaan dan kuliner yang cukup dikenal di pusat Kota Solo. Warung ini berada di pinggir jalan dengan tampilan sederhana namun selalu dipenuhi pembeli terutama pada jam makan pagi. Lokasi strategisnya membuatnya mudah dijangkau dari berbagai titik di pusat kota.

Menu yang disajikan meliputi gudeg kering dengan pilihan lauk ayam, telur bacem, dan krecek yang dimasak dengan kuah santan. Ciri khas Gudeg Coyudan terletak pada tekstur gudegnya yang lebih kering dibandingkan gudeg basah pada umumnya. Rasa manis berpadu gurih menjadi karakter utama yang membuat pelanggan kembali lagi.

Gudeg Coyudan beroperasi mulai pukul 06.00 pagi hingga porsi habis, biasanya tidak melewati pukul 11.00 WIB. Rating di Google Maps tercatat 4,9. Warung ini sering masuk dalam berbagai rekomendasi gudeg di Solo karena lokasinya yang mudah ditemukan.

6. Gudeg Mbak Tutik, Lojiwetan

Gudeg Mbak Tutik berlokasi di kawasan Kapten Mulyadi, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Solo. Warung ini beroperasi dengan konsep warung lesehan yang membuka lapak di pinggir jalan pada sore hingga malam hari. Suasana makan di sini terasa akrab karena pengunjung duduk di tikar dengan penerangan lampu seadanya yang justru menambah kesan khas warung malam Solo.

Gudeg Mbak Tutik menyajikan gudeg dengan pilihan lauk yang cukup lengkap seperti ayam kampung, telur, tahu, dan tempe. Kuah areh yang kental menjadi pelengkap wajib dalam setiap penyajian. Warung ini cocok bagi pencinta kuliner malam yang ingin merasakan suasana makan di tepi jalan dengan menu tradisional.

Warung ini memiliki rating di Google Maps tercatat 4,8. Gudeg Mbak Tutik menjadi bagian dari rekomendasi gudeg di Solo yang cocok dinikmati saat malam tiba.

7. Gudeg Solo Mbak Sulandari

Gudeg Solo Mbak Sulandari berada di wilayah utara Solo, tepatnya di kawasan yang berjarak tidak jauh dari Pasar Gede. Warung ini beroperasi di rumah yang difungsikan sebagai tempat makan, sehingga suasananya terasa seperti makan di rumah sendiri. Pengunjung biasanya datang dari kalangan warga sekitar dan pegawai yang mencari sarapan sebelum jam kerja.

Menu utama yang dijual meliputi gudeg nangka dengan lauk ayam, telur pindang, dan krecek. Tekstur gudeg di sini tergolong semi-kering dengan rasa yang lebih gurih dibandingkan gudeg manis khas Yogyakarta. Porsi yang disajikan cukup mengenyangkan dengan harga yang terjangkau.

Gudeg Solo Mbak Sulandari buka mulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIB. Rating di Google Maps berada di angka 4,7. Warung ini masuk sebagai rekomendasi gudeg di Solo yang cocok untuk sarapan pagi.

8. Gudeg Koyor Mbah So

Gudeg Koyor Mbah So berlokasi di wilayah Mangkubumen, Banjarsari, Solo. Koyor adalah urat atau tendon sapi yang dimasak dalam waktu lama hingga lunak, dan menjadi ciri khas yang membedakan warung ini dari penjual gudeg lainnya di Solo. Warung ini tergolong kecil dengan kapasitas terbatas, sehingga pengunjung perlu datang lebih awal.

Menu yang tersedia adalah kombinasi gudeg nangka dengan koyor sapi sebagai lauk unggulan, dilengkapi dengan telur dan tahu bacem. Rasa koyor yang gurih dan teksturnya yang kenyal menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar jeroan dan bagian-bagian sapi yang tidak umum. 

Gudeg Koyor Mbah So umumnya buka mulai dini hari sekitar pukul 14.00 hingga 19.00 WIB. Rating di Google Maps tercatat 4,7. 

9. Gudeg Ujung Keprabon Tempo Dulu

Gudeg Ujung Keprabon Tempo Dulu terletak di kawasan Yos Sudarso, Gajahan, Pasar Kliwon, Solo. Nama "Tempo Dulu" mencerminkan konsep warung yang mempertahankan cara memasak dan penyajian dengan gaya lama. Suasana warung ini membawa kesan nostalgia, karena berada di pinggir jalan.

Menu utama yang disajikan adalah gudeg dengan lauk ayam kampung, telur pindang, dan sambal goreng krecek, disajikan dengan nasi putih dan areh. Warung ini juga menawarkan pilihan untuk membungkus gudeg dalam besek atau wadah anyaman bambu yang menambah kesan tradisional.

Kombinasi suasana dan menu menjadikan warung ini salah satu rekomendasi gudeg di Solo yang sering dikunjungi wisatawan. Gudeg Ujung Keprabon Tempo Dulu buka mulai pukul 18.00 hingga 14.00 WIB setiap hari. Rating di Google Maps berada di angka 4,7. 

10. Gudeg Ceker Margoyudan Bu Kasno

Gudeg Ceker Margoyudan Bu Kasno berlokasi di Jalan Monginsidi, kawasan Margoyudan, Solo Utara. Warung ini sudah berdiri sejak lama dan dikenal luas oleh warga Solo maupun wisatawan sebagai warung gudeg ceker yang beroperasi dini hari.

Menu utama yang menjadi daya tarik warung ini adalah kombinasi gudeg nangka dengan ceker ayam yang dimasak dalam bumbu bacem hingga lunak. Ceker di sini disajikan dalam porsi yang pas dengan bumbu yang meresap hingga ke tulangnya.

Gudeg Ceker Bu Kasno sering disebut sebagai rekomendasi gudeg di Solo yang wajib dicoba setidaknya sekali seumur hidup bagi pencinta kuliner otentik. Rating di Google Maps berada di angka 4,5.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Rekomendasi Gudeg di Solo

1. Apa perbedaan gudeg Solo dan gudeg Jogja?

Gudeg Solo umumnya lebih kering dan gurih, sementara gudeg Jogja cenderung lebih basah dan manis. Perbedaan ini terletak pada proses memasak dan komposisi bumbu yang digunakan.

2. Di mana tempat makan gudeg di Solo yang buka dini hari?

Gudeg Ceker Margoyudan Bu Kasno dan Gudeg Koyor Mbah So adalah dua warung yang buka mulai dini hari, bahkan sebelum pukul 05.00 WIB.

3. Berapa harga rata-rata gudeg di Solo?

Harga gudeg di Solo berkisar antara Rp10.000 hingga Rp30.000 per porsi, tergantung pilihan lauk dan lokasi warung.

4. Apakah gudeg di Solo bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh?

Ya, beberapa warung seperti Gudeg Klangenan Solo menyediakan kemasan untuk dibawa pulang. Gudeg kering bertahan lebih lama dan cocok dijadikan oleh-oleh.

5. Apa lauk yang paling umum disajikan bersama gudeg di Solo?

Lauk yang paling umum adalah ayam kampung, telur pindang, tahu dan tempe bacem, serta sambal goreng krecek. Beberapa warung juga menawarkan koyor sapi atau ceker ayam sebagai lauk khas.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |