Tips Memilih Jam Tangan Perdana, Jangan Hanya Pertimbangkan Harga

16 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Saat ini, jam tangan bukan sekadar alat penunjuk waktu belaka. Tapi juga penunjang penampilan yang bisa mengatrol citra diri. Hanya saja, memiilih jam tangan pertama mungkin menjadi salah satu hal yang membingungkan untuk pemula. 

Model seperti apakah yang harus dipilih? Fitur apa yang mesti dipertimbangkan? Apakah banderol harga yang lebih tinggi menjadi jaminan kualitas?

Hal pertama yang harus diperhatikan, justru adalah mengenal lebih dekat diri sendiri. Dari sini, petunjuk mengenai kegiatan sehari-hari, ketelatenan, hingga rentang anggaran yang bersedia dikeluarkan berpengaruh besar terhadap pemilihan jam tangan. Termasuk dalam hal paling mendasar, yaitu menentukan pilihan antara jam tangan quartz atau kuarsa atau automatic

Dilansir dari Vogue pada Minggu (5/7/2026), perbedaan antara keduanya adalah dari segi penggerak dalam komponen jam tangan. 

Mesin jam tangan kuarsa berasal dari tahun 1969, di mana jam tangan mengandalkan tenaga baterai yang mengirimkan sinyal listrik melalui kristal kuarsa kecil yang tertanam dalam rangkaian sirkuit. Harganya bisa jauh lebih murah dari jam tangan automatic.

Hal ini pun dibenarkan oleh Sales & Marketing Manager MIDO Indonesia, Jay Robert Davies. "Untuk (MIDO) koleksi quartz harganya bisa di bawah automatic... Ada yang di bawah 30-20, bahkan ada yang di bawah 10 (juta rupiah)," tuturnya. 

Automatic atau Kuarsa?

Di sisi lain, penggemar jam secara umumnya memilih model automatic, yang pergerakannya mengandalkan komponen rumit dalam mesinnya, tanpa menggunakan baterai. Apalagi, memang ada nilai tersendiri dari tradisi pembuatan jam tangan automatic yang dipertahankan dari generasi ke generasi. 

Masing-masing jam automatic memiliki kemampuan untuk menyimpan daya atau power reserve, sesuai dengan kapasitas mesin. "Ada beberapa calibre, ada 80, 60, atau 72, nah itu kembali lagi ke power reserve-nya. Misalnya ada yang hingga 80 jam," kata Jay.

Gaya pemakaian pun bisa menjadi pertimbangan sendiri dalam pemilihan power reserve sebuah jam tangan. "Misal, jam ini hanya dipakai untuk weekend saja, misalnya untuk acara tertentu, mungkin tidak diperlukan power reserve yang bisa sampai 80 jam. Tergantung pemakaian masing-masing pemakai," tutur Jay.

Kebutuhan Saat Memakai Jam Tangan

Hal lain yang perlu dipertimbangkan, adalah tujuan pengguna memakai jam tangan. Untuk kalangan pekerja yang berniat membeli jam tangan perdananya, bisa dipertimbangkan arloji yang cocok dalam beragam gaya busana. 

"Untuk itu biasanya kami rekomendasikan yang lebih classic sports. Karena dipasangkan dengan baju formal bisa, untuk santai juga secara desain masih masuk," kata Adima, Sales Associate MIDO. 

Ada pula pengguna yang membutuhkan fitur khusus, seperti para penyelam. "Untuk penyelam misalnya, MIDO memiliki koleksi Ocean Star dengan kemampuan water resistance yang bisa digunakan untuk menyelam di kedalaman laut," ia menambahkan. 

Sementara untuk strap jam, pengguna juga mesti mengetahui potensi alergi yang diidap. Untuk yang rentan dengan stainless steel tapi ingin mengenakan jam dengan rantai ini, misalnya, tentunya mesti memilih bahan yang dipastikan hipoalergenik. 

"Sementara kalau misalnya penggunaan sehari-harinya biasa kena air, mungkin bisa memilih yang silikon dibanding yang kulit. Karena kalau yang kulit kan lama-lama bisa rusak," kata Jay. 

Ketelatenan Mengurus Jam

Pertimbangan lain untuk memilih jam tangan kuarsa atau automatic, bukan semata karena anggaran atau gaya hidup saja. Namun juga ketelatenan dalam merawat jam tangan. Untuk jam kuarsa, pengguna dapat menyimpannya begitu saja saat tidak digunakan. Namun untuk jam automatic, pengguna mesti melakukan langkah khusus, termasuk dalam winding atau memutar mekanisme dalam jam.

"Jadi memang ada hal-hal yang harus diperhatikan bila dibandingkan dengan jam tangan baterai. Misalnya jam tangan automatic itu diputarnya tidak boleh dibalik, jangan anti-clockwise. Karena melawan alurnya, komponen di dalamnya bisa rusak," kata Jay. 

Di luar semua alasan ini, hal terakhir yang mesti dipertimbangkan adalah faktor personal. Apalagi mengingat jam tangan adalah salah satu hal yang mencerminkan kepribadian diri. "Karena untuk style, itu kembali ke selera masing-masing," kata Jay.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |