Resep Kue Cucur Tanpa Gula Merah, 5 Pemanis Sehat dan Rasio Tepatnya

9 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Resep Kue Cucur tanpa gula merah bisa dicoba bagi siapapun yang ingin membuatnya dengan rasa berbeda dan lebih sehat. Perubahan bahan pemanis sebenarnya tidak mengubah cara dasar pembuatan selama perbandingan bahan tetap sesuai. Namun, takarannya juga harus tepat sehingga hasil adonan akan memiliki bentuk yang tetap menyerupai kue cucur pada umumnya.

Banyak orang mengira gula merah menjadi bahan yang tidak dapat diganti dalam pembuatan kue cucur. Padahal, terdapat beberapa pilihan pemanis lain yang dapat digunakan seperti stevia, gula kelapa cair sampai madu. Perhatikan juga setiap pemanis yang digunakan, karena memiliki tingkat kemanisan yang berbeda sehingga perlu diatur jumlah penggunaannya.

Sebagai gambaran, berikut Liputan6 hadirkan resep kue cucur tanpa gula merah yang bisa dicoba di rumah, dengan tekstur yang tetap lembut, kenyal dan nikmat, dirangkum, Selasa (7/7).

Bahan Utama dan Pengganti Gula Merah

Meski namanya kucur tanpa gula merah, namun tetap menggunakan bahan dasar yang hampir sama dengan resep kue cucur pada umumnya, yaitu tepung, air, garam, dan pemanis pengganti dengan jumlah yang disesuaikan agar adonan tetap menyatu serta menghasilkan bentuk yang sesuai ketika digoreng.

Bahan utama:

  • 250 gram tepung beras
  • 50 gram tepung terigu protein sedang
  • 250 ml santan atau air
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan (opsional)
  • Minyak goreng secukupnya

Pilihan pemanis pengganti gula merah:

  • Gula pasir 90 gram.
  • Sirup gula aren 100 ml.
  • Madu 80 ml.
  • Gula kelapa cair 90 ml.
  • Pisang matang 150 gram yang dihaluskan.
  • Apabila menggunakan stevia, gunakan sekitar 1 hingga 2 sendok teh atau sesuaikan dengan petunjuk pada kemasan karena tingkat kemanisannya berbeda dibandingkan pemanis lain.

Langkah Demi Langkah Membuat Kue Cucur Tanpa Gula Merah

Adonan kue cucur akan mudah goreng apabila prosesnya dilakukan secara berurutan mulai dari mencampurkan bahan, mengaduk adonan, mendiamkan adonan, hingga menggoreng menggunakan minyak yang sudah mencapai suhu yang sesuai.

Cara membuat:

  1. Campurkan tepung beras, tepung terigu, dan garam.
  2. Panaskan santan atau air bersama pemanis yang dipilih hingga larut, lalu biarkan hingga tidak panas.
  3. Tuang cairan sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil diaduk.
  4. Aduk hingga adonan tidak bergerindil.
  5. Diamkan adonan sekitar 30 menit.
  6. Panaskan minyak dalam wajan kecil dengan api sedang.
  7. Tuang satu sendok sayur adonan ke tengah wajan.
  8. Siram bagian tengah menggunakan minyak panas secara perlahan.
  9. Biarkan hingga bagian pinggir mulai terbentuk.
  10. Balik satu kali setelah bagian bawah berubah warna.
  11. Angkat setelah kedua sisi matang.
  12. Tiriskan sebelum disajikan.

Tips Agar Tekstur Kenyal dan Mekar Ala Kue Cucur Tradisional

Cara membuatnya memang memerlukan beberapa langkah sederhana agar adonan dapat mengembang saat digoreng sehingga bentuk bagian tengah dan pinggir dapat terbentuk tanpa perlu menggunakan bahan tambahan.

Tips yang dapat dilakukan:

  1. Aduk adonan hingga benar-benar tercampur.
  2. Diamkan adonan sekitar 30 hingga 60 menit.
  3. Gunakan adonan dengan suhu ruang.
  4. Pastikan minyak sudah panas sebelum adonan dituangkan.
  5. Gunakan api sedang selama proses menggoreng.
  6. Tuang adonan tepat di tengah wajan.
  7. Siram bagian tengah memakai minyak dari dalam wajan.
  8. Jangan terlalu sering membalik kue.
  9. Gunakan wajan berukuran kecil agar bentuk tetap terjaga.

Variasi Rasa dan Topping yang Cocok Meski Tanpa Gula Merah

Resep kue cucur sendiri dapat dikembangkan dengan menambahkan bahan lain yang memberi rasa berbeda tanpa mengubah proses dasar pembuatan sehingga hasil akhirnya tetap mudah dibuat di rumah.

Pilihan variasi:

  1. Tambahkan 1 sendok teh vanila.
  2. Gunakan 1 sendok makan pasta pandan.
  3. Tambahkan 1 sendok makan bubuk kakao.
  4. Campurkan 100 gram pisang matang yang dihaluskan.
  5. Tambahkan 100 gram ubi kukus yang dihaluskan.
  6. Beri taburan kelapa parut setelah matang.
  7. Tambahkan biji wijen sebelum disajikan.
  8. Buat versi panggang menggunakan cetakan dengan suhu sekitar 180 derajat Celsius selama kurang lebih 20 menit.

Penggantian Pemanis Sehat dan Perbandingan Rasa Cucurnya

Kue ini juga dapat disesuaikan dengan jenis pemanis yang digunakan karena setiap bahan memiliki tingkat kemanisan dan bentuk yang berbeda sehingga jumlah pemakaiannya perlu diatur agar hasil adonan tetap seimbang.

Perbandingan pemanis:

  • Gula pasir: 90 gram setara sekitar 100 gram gula merah.
  • Madu: 80 ml untuk tingkat manis yang hampir sama.
  • Sirup agave: 70 ml karena tingkat manis lebih tinggi.
  • Gula kelapa cair: 90 ml sebagai pengganti langsung.
  • Pemanis nonkalori: ikuti takaran pada kemasan karena setiap produk memiliki konversi yang berbeda.
  • Jika menggunakan pemanis cair, kurangi santan atau air sekitar 20 hingga 30 ml agar adonan tidak terlalu encer.

Cara Menyimpan, Menghangatkan Ulang, dan Berapa Lama untuk Disimpan

Setelah matang, kue cucur dapat disimpan untuk dikonsumsi pada waktu berikutnya selama menggunakan cara penyimpanan yang sesuai sehingga bentuk dan rasa tetap terjaga ketika akan disajikan kembali.

Cara penyimpanan:

  • Simpan pada suhu ruang hingga 1 hari dalam wadah tertutup.
  • Simpan di kulkas hingga 3 hari.
  • Simpan di dalam freezer hingga 1 bulan menggunakan wadah kedap udara.
  • Beri pembatas antarkue menggunakan kertas roti bila disimpan bertumpuk.

Cara menghangatkan:

  • Panaskan menggunakan wajan tanpa minyak selama beberapa menit.
  • Gunakan oven sekitar 5 hingga 8 menit.
  • Gunakan air fryer sekitar 3 hingga 5 menit.
  • Hindari memanaskan terlalu lama agar bagian luar tidak cepat berubah.

Masalah Umum saat Membuat Kue Cucur dan Cara Mengatasinya

Kue cucur dapat menghasilkan bentuk yang berbeda apabila perbandingan bahan atau langkah pembuatannya berubah sehingga mengenali penyebab setiap masalah akan membantu memperoleh hasil yang lebih sesuai pada percobaan berikutnya.

Solusi yang dapat dicoba:

  1. Adonan terlalu cair: Tambahkan sedikit tepung beras.
  2. Adonan terlalu kental: Tambahkan santan atau air sedikit demi sedikit.
  3. Kue tidak mekar: Pastikan minyak sudah panas dan adonan sudah didiamkan.
  4. Bagian tengah masih basah: Gunakan api sedang dan goreng lebih lama.
  5. Kue menjadi keras setelah dingin: Kurangi penggunaan tepung dan jangan menggoreng terlalu lama.
  6. Muncul bau minyak: Gunakan minyak baru dan saring minyak setelah digunakan beberapa kali.

Dengan memahami penyebab setiap kendala, proses membuat Resep Kue Cucur dapat dilakukan kembali dengan penyesuaian sederhana sehingga hasil berikutnya menjadi lebih sesuai dengan yang diharapkan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Kue Cucur Tanpa Gula Merah

1. Apakah kue cucur bisa dibuat tanpa gula merah?

Bisa. Gula merah dapat diganti dengan gula pasir, madu, sirup gula aren, gula kelapa cair, stevia, atau pisang matang dengan takaran yang disesuaikan.

2. Berapa lama adonan kue cucur sebaiknya didiamkan?

Adonan umumnya didiamkan selama 30 hingga 60 menit sebelum digoreng agar campuran bahan menyatu.

3. Mengapa kue cucur tidak mekar saat digoreng?

Penyebabnya dapat berasal dari minyak yang belum panas, adonan belum didiamkan, atau perbandingan bahan yang kurang sesuai.

4. Bagaimana cara menyimpan kue cucur agar masih bisa dimakan keesokan hari?

Simpan dalam wadah tertutup pada suhu ruang hingga satu hari atau di kulkas hingga tiga hari, lalu hangatkan kembali sebelum disajikan.

5. Apa pengganti gula merah yang paling sering digunakan untuk kue cucur?

Gula pasir menjadi pilihan yang paling banyak digunakan karena mudah diperoleh dan takarannya mudah disesuaikan dengan resep.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |