15 Kondimen Terbaik di Dunia Menurut Taste Atlas, Indonesia Peringkat Atas

15 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Kondimen terbaik di dunia menjadi salah satu topik yang menarik perhatian para pencinta kuliner karena mampu menunjukkan bagaimana bumbu pelengkap sederhana dapat memberikan perubahan rasa yang sangat signifikan pada sebuah hidangan. Melalui pemeringkatan yang dirilis Taste Atlas, berbagai negara berhasil menempatkan kondimen khas mereka sebagai pelengkap makanan yang paling dihargai oleh masyarakat internasional berkat cita rasa, kualitas bahan, dan sejarah panjang yang dimiliki.

Daftar kondimen terbaik di dunia menurut Taste Atlas tidak hanya didominasi oleh saus atau bumbu cair, tetapi juga mencakup bumbu fermentasi, acar, garam berkualitas tinggi, hingga bawang goreng yang berasal dari Indonesia. Keberagaman tersebut membuktikan bahwa setiap budaya memiliki cara tersendiri dalam menyempurnakan hidangan, sehingga daftar ini menjadi referensi menarik bagi siapa saja yang ingin mengenal kekayaan kuliner dari berbagai penjuru dunia.

1. Bawang Goreng

Bawang goreng asal Indonesia berhasil menempati posisi pertama berkat aroma harum, tekstur renyah, serta rasa gurih yang mampu meningkatkan cita rasa berbagai jenis makanan. Mulai dari nasi goreng, soto, bakso, bubur ayam, hingga aneka tumisan, taburan bawang goreng selalu memberikan sentuhan akhir yang membuat hidangan terasa lebih nikmat tanpa mengubah karakter rasa utamanya.

Masuknya bawang goreng dalam daftar kondimen terbaik di dunia juga menjadi bukti bahwa bahan sederhana dapat memperoleh pengakuan internasional apabila memiliki kualitas dan kegunaan yang tinggi. Proses pembuatannya memang terlihat mudah, tetapi menghasilkan bawang goreng yang renyah, tidak pahit, dan tahan lama membutuhkan pemilihan bahan baku serta teknik penggorengan yang tepat.

2. Aceto Balsamico di Modena

Aceto Balsamico di Modena merupakan cuka balsamik khas Italia yang dibuat melalui proses pematangan sehingga menghasilkan rasa manis, asam, dan sedikit kompleks. Kondimen ini sering digunakan sebagai pelengkap salad, keju, daging panggang, hingga berbagai hidangan khas Mediterania karena mampu memberikan keseimbangan rasa yang elegan.

Popularitasnya di dunia kuliner tidak lepas dari standar produksi yang ketat dan penggunaan bahan baku berkualitas tinggi. Kehadirannya dalam daftar ini menunjukkan bahwa sebuah kondimen tidak hanya dinilai dari rasa, tetapi juga tradisi serta proses pembuatannya yang diwariskan selama bertahun-tahun.

3. Aceto Balsamico Tradizionale di Modena

Berbeda dengan versi reguler, Aceto Balsamico Tradizionale di Modena dibuat menggunakan metode tradisional dengan waktu pematangan yang jauh lebih lama. Hasilnya adalah cuka balsamik dengan tekstur lebih kental, aroma lebih kompleks, serta rasa yang kaya sehingga sering digunakan dalam sajian premium.

Kondimen ini biasanya dinikmati dalam jumlah kecil sebagai pelengkap keju tua, daging, atau buah segar. Nilai historis dan kualitas produksinya menjadikan produk ini sebagai salah satu ikon gastronomi Italia yang sangat dihormati di tingkat internasional.

4. Shèng Chóu (Light Soy Sauce)

Shèng Chóu merupakan kecap asin terang atau light soy sauce khas Tiongkok yang dihasilkan melalui proses fermentasi kedelai, gandum, garam, dan air hingga menghasilkan rasa gurih yang seimbang dengan aroma khas. Meski disebut sebagai light soy sauce, istilah tersebut mengacu pada warna dan karakter kecap yang lebih ringan dibanding kecap hitam, bukan berarti kandungan rasanya lebih lemah. Justru, Shèng Chóu menjadi salah satu bumbu utama dalam berbagai masakan Tiongkok karena mampu memperkuat cita rasa tanpa membuat warna hidangan menjadi terlalu gelap.

Masuknya Shèng Chóu ke dalam daftar kondimen terbaik di dunia menunjukkan pentingnya peran kecap fermentasi dalam tradisi kuliner Asia. Kondimen ini banyak digunakan untuk menumis, membuat marinasi, menyajikan saus cocolan, hingga membumbui aneka mi, nasi, dan hidangan laut. Berkat rasa umami yang kaya serta penggunaannya yang sangat fleksibel, Shèng Chóu telah menjadi salah satu bumbu pelengkap yang paling berpengaruh dalam dunia kuliner dan terus digunakan oleh koki profesional maupun rumahan di berbagai negara.

5. Düsseldorfer Mostert

Düsseldorfer Mostert merupakan mustard khas Jerman yang memiliki cita rasa tajam namun tetap seimbang. Mustard ini dibuat menggunakan biji mustard berkualitas sehingga menghasilkan aroma yang kuat dan cocok dipadukan dengan sosis, daging asap, maupun sandwich.

Selain menjadi pelengkap hidangan tradisional Jerman, Düsseldorfer Mostert juga banyak digunakan dalam berbagai resep modern. Perpaduan rasa pedas ringan dan asam yang khas membuatnya digemari oleh pencinta mustard dari berbagai negara.

6. Doubanjiang (Chili Bean Paste)

Doubanjiang atau chili bean paste merupakan pasta cabai fermentasi khas Tiongkok yang berasal dari Provinsi Sichuan dan dikenal sebagai salah satu bumbu terpenting dalam masakan daerah tersebut. Kondimen ini dibuat dari perpaduan cabai, kacang fava atau kedelai, garam, serta proses fermentasi yang berlangsung dalam waktu cukup lama sehingga menghasilkan rasa pedas, gurih, asin, dan umami yang sangat kaya serta memiliki aroma yang khas.

Masuknya Doubanjiang ke dalam daftar kondimen terbaik di dunia menunjukkan betapa besarnya pengaruh teknik fermentasi dalam menciptakan cita rasa yang kompleks. Pasta cabai ini banyak digunakan sebagai bahan utama hidangan terkenal seperti mapo tofu, kung pao chicken, maupun aneka tumisan khas Sichuan karena mampu memberikan kedalaman rasa yang sulit digantikan oleh bumbu lainnya.

7. Maldon Sea Salt

Maldon Sea Salt merupakan garam laut premium yang diproduksi di kota Maldon, Essex, Inggris, dan telah dikenal oleh para koki profesional maupun pencinta kuliner selama puluhan tahun. Garam ini memiliki bentuk kristal yang tipis, renyah, serta mudah larut di lidah sehingga mampu memberikan sensasi asin yang lembut tanpa mendominasi rasa asli makanan.

Keunikan tekstur dan kualitasnya membuat Maldon Sea Salt sering digunakan sebagai finishing salt pada steak, ikan, sayuran panggang, salad, hingga aneka hidangan penutup tertentu. Kehadirannya dalam daftar ini membuktikan bahwa bahan sederhana seperti garam dapat memperoleh pengakuan internasional apabila diproduksi dengan standar tinggi dan mampu meningkatkan kualitas rasa berbagai jenis masakan.

8. Lyutenitsa

Lyutenitsa adalah saus atau olesan khas Bulgaria yang dibuat dari paprika merah, tomat, serta berbagai bumbu alami, kemudian dimasak hingga menghasilkan tekstur yang lembut dan rasa yang kaya. Perpaduan rasa manis alami dari paprika dengan sedikit sentuhan asam dari tomat menjadikan Lyutenitsa sangat cocok dinikmati bersama roti, daging panggang, sosis, maupun sebagai pelengkap berbagai hidangan rumahan.

Sebagai salah satu kondimen terbaik di dunia, Lyutenitsa mencerminkan kekayaan tradisi kuliner Bulgaria yang mengutamakan penggunaan bahan-bahan segar berkualitas. Banyak keluarga di Bulgaria masih membuat Lyutenitsa secara tradisional saat musim panen paprika tiba, sehingga cita rasa autentiknya tetap terjaga dan terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

9. Jiàng Yóu

Jiàng Yóu merupakan istilah dalam bahasa Mandarin yang merujuk pada kecap hasil fermentasi kedelai. Rasa gurihnya yang seimbang menjadikannya sebagai pelengkap penting dalam berbagai hidangan khas Tiongkok, baik untuk memasak maupun sebagai saus pendamping.

Keberadaan Jiàng Yóu menunjukkan bahwa teknik fermentasi memiliki peranan besar dalam membentuk identitas kuliner suatu negara. Tidak mengherankan apabila produk ini tetap bertahan sebagai salah satu bumbu yang paling banyak digunakan hingga saat ini.

10. Ajvar

Ajvar berasal dari kawasan Balkan dan dibuat dari paprika merah panggang yang dipadukan dengan bahan-bahan sederhana lainnya. Hasilnya adalah saus bertekstur lembut dengan rasa manis, gurih, dan sedikit berasap sehingga cocok dipadukan dengan roti maupun daging panggang.

Popularitas Ajvar terus meningkat karena rasanya mudah diterima oleh berbagai lidah. Selain menjadi pelengkap hidangan tradisional, Ajvar kini juga banyak digunakan dalam menu modern sebagai olesan maupun saus pendamping.

11. Lǎo Chōu

Lǎo Chōu merupakan kecap hitam khas Tiongkok yang memiliki warna lebih pekat dan rasa sedikit manis dibanding kecap asin biasa. Penggunaannya lebih banyak ditujukan untuk memberikan warna menarik sekaligus memperkaya rasa pada berbagai hidangan tumis dan semur.

Masuknya Lǎo Chōu ke dalam daftar kondimen terbaik di dunia membuktikan bahwa variasi kecap memiliki peranan yang sangat penting dalam kuliner Asia. Kombinasi warna dan rasa yang dihasilkannya membuat banyak masakan tampil lebih menggugah selera.

12. Sel de Guérande

Sel de Guérande merupakan garam laut premium asal Prancis yang dipanen secara tradisional dari tambak garam. Kristalnya memiliki tekstur unik dan kandungan mineral alami yang membuat cita rasanya berbeda dibanding garam meja biasa.

Kualitasnya yang tinggi membuat Sel de Guérande sering digunakan sebagai finishing salt pada steak, salad, maupun makanan laut. Sedikit taburan garam ini mampu memberikan sensasi rasa yang lebih kompleks tanpa perlu digunakan dalam jumlah banyak.

13. Leskovački Domaći Ajvar

Leskovački Domaći Ajvar adalah variasi Ajvar khas Serbia yang terkenal memiliki rasa paprika panggang lebih kuat. Proses pembuatannya masih mempertahankan cara tradisional sehingga menghasilkan tekstur lembut dengan aroma yang sangat khas.

Banyak keluarga di Serbia membuat Ajvar sendiri saat musim panen paprika tiba sebagai bagian dari tradisi kuliner yang diwariskan secara turun-temurun. Hal tersebut membuat kondimen ini memiliki nilai budaya sekaligus cita rasa yang autentik.

14. Gochujang

Gochujang merupakan pasta cabai fermentasi asal Korea Selatan yang menghadirkan perpaduan rasa pedas, manis, gurih, dan umami dalam satu bahan. Kondimen ini menjadi elemen penting dalam berbagai hidangan Korea seperti bibimbap, tteokbokki, hingga aneka daging panggang.

Masuknya gochujang ke daftar kondimen terbaik di dunia menunjukkan semakin besarnya pengaruh kuliner Korea di tingkat global. Berkat karakter rasanya yang khas, gochujang kini banyak digunakan dalam berbagai kreasi masakan internasional.

15. Pinđur

Pinđur merupakan saus sayuran khas Makedonia Utara yang dibuat dari paprika, tomat, terong, dan berbagai bumbu alami. Rasanya segar dengan sedikit sentuhan manis serta gurih sehingga cocok dijadikan pendamping daging panggang maupun roti.

Sebagai penutup daftar kondimen terbaik di dunia, Pinđur membuktikan bahwa resep tradisional berbahan sederhana mampu memperoleh pengakuan internasional apabila memiliki cita rasa yang khas. Kehadirannya juga memperlihatkan kekayaan kuliner kawasan Balkan yang semakin dikenal oleh masyarakat dunia.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kondimen Terbaik di Dunia

1. Apa itu kondimen?

Kondimen adalah bahan pelengkap makanan yang berfungsi menambah rasa, aroma, atau tekstur pada hidangan.

2. Mengapa bawang goreng menjadi nomor satu menurut Taste Atlas?

Karena dinilai memiliki rasa gurih, aroma khas, dan cocok dipadukan dengan banyak jenis masakan.

3. Apa saja negara yang paling banyak masuk daftar?

Italia dan Tiongkok menjadi dua negara yang paling banyak menyumbangkan kondimen dalam peringkat atas.

4. Apakah semua kondimen tersebut mudah ditemukan di Indonesia?

Sebagian besar dapat ditemukan di supermarket besar atau toko bahan makanan impor.

5. Mengapa Taste Atlas sering dijadikan referensi kuliner?

Karena platform tersebut mengumpulkan penilaian dan informasi kuliner dari berbagai negara sehingga menjadi salah satu referensi yang banyak digunakan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |